Menteri Pariwisata Puji Capaian Kunjungan Wisatawan ke Lampung

Pariwisata Lampung 2017 – Menteri Pariwisata Arief Yahya beri pujian perolehan pariwisata Lampung, dengan kenaikan jumlah pelancong luar negeri dan pelancong nusantara rerata 30% /tahun. Tahun 2015, Wisman: 114.907, Wisnus: 5.530.803. Tahun 2016, Wisman: 155.053, Wisnus: 7.296.721.

Menpar beri pujian Gubernur Lampung yang jadikan Pariwisata sebagai bidang favorit, selainnya Pertanian dan Pemrosesan. Hal itu diutarakan pada acara rilis Lampung Krakatau Festival 2017 di Balairung Soesilo Soedarman Kementerian Pariwisata Jakarta, Senin (07/08/2017).

Menpar memperjelas, menjadi Tujuan Rekreasi kelas dunia, harus mempunyai Akses Lapangan terbang Internasional. Di Lapangan terbang Raden Inten II Lampung dilaksanakan peluasan dan pengaturan terminal, ekstensi runway dari 2.500 m jadi 3.000 m.

Dalam peningkatan Amenitas, penting untuk dibuat KEK Pariwisata. Sulitnya birokrasi masih jadi permasalahan sulit Indonesia. Ease of Doing Busines Indonesia, rangking 91 (World Bank 2017), Business Environment, rangking 60 (WEF 2017).

Pariwisata Lampung 2017

Dengan KEK, semakin lebih cepat dan mudah dibuat infrastruktur dan utilitas dasar karena Menpar dapat menyarankan langsung ke Pemerintahan Pusat, investasi semakin lebih gampang tiba karena ada stimulan pajak dan PTSP (Servis Terintegrasi Satu Pintu).

KEK itu sebagai wujud quick win, untuk tingkatkan self confidence. Supaya menang, konsentrasi pada satu KEK. Sekarang ini teritori yang siap di Lampung ialah Kalianda Lampung Selatan, dengan luas tanah 325 ha.

Rilis Lampung Krakatau Festival 2017

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo sudah rilis Lampung Krakatau Festival 2017 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Daya tarik Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Senin (07/08/2017) tadi siang.

Mengusung topik ‘The Glory of Lampung Crown’, Lampung Krakatau Festival ke-27 akan diadakan di Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan pada 25-27 Agustus 2017.

Penyelenggaraan festival sebagai fasilitas efisien dalam mempromokan dan tingkatkan lawatan pelancong ke Propinsi Lampung. Sekalian perkuat menegaskan kehadiran Gunung Krakatau yang ada di Propinsi Lampung.

Pariwisata Lampung 2017

Bagaimana menurutmu perolehan pariwisata Lampung. Apa kamu sepakat dengan opini Menpar? Catat pendapatmu di kotak kometar ya 🙂

Pelancong ke Lampung Diprediksikan Bertambah Tahun 2018

Jumlah pelancong Nusantara ke Lampung diprediksikan akan bertambah di 2018. Kepala Dinas Pariwisata Lampung Budiharto, sebagai wakil Gubernur Muhammad Ridho Ficardo menjelaskan, tahun 2017, lawatan rekreasi ke Lampung capai 8 juta. Angka itu melebih sasaran yang diputuskan, yaitu 7 juta. “Dengan hasil ini, kami percaya di 2018 pelancong ke Lampung akan bertambah pada tahun ini,” katanya.

Budiharto menerangkan sasaran lawatan rekreasi Lampung terus alami peningkatan, bahkan juga over sasaran. Pada 2016, sasaran 5 juta lawatan rekreasi tembus sampai 6 juta. Tahun 2017 sasaran lawatan rekreasi 7 juta rupanya capai 8 juta. “Yang melaunching angka 8 juta lawatan rekreasi Lampung itu kan Kementerian Pariwisata dan Telkom. Hingga, keluarlah informasi jika lawatan rekreasi Lampung menaklukkan Bali di saat itu,” katanya.

Awalnya, Propinsi Lampung tempati status ke sembilan untuk lawatan pelancong Nusantara pada Oktober 2017. Status itu menaklukkan Bali, yaitu di status sebelas. Data itu dihitung memakai tehnik jalan raya gerakan pelancong lewat handphone oleh Kementerian Pariwisata dan PT Telkom.

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo

menjelaskan perolehan itu semakin banyak didukung oleh beberapa acara yang diadakan di Lampung. Salah satunya Hari Keluarga Nasional, Hari Kopi Internasional, dan beberapa acara nasional yang lain yang mulai terus-menerus pilih Lampung sebagai tuan-rumah. “Ini tidak terlepas dari semakin gampangnya akses ke Lampung, baik lewat darat atau lewat Lapangan terbang Radin Intan II,” katanya.

Pada Oktober 2017 lalu, lawatan pelancong Nusantara di Lampung capai 8,delapan juta. Dan Bali capai 8,lima juta pengunjung. Lawatan ke Lampung itu dikuasai oleh pelancong dari Jakarta, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Jambi.

Ridho menambah, walau tidak terhitung dalam program Bali Baru yang ditargetkan pemerintahan pusat, Lampung terus alami kenaikan lawatan pelancong. Bahkan juga pada 2016, lawatan pelancong luar negeri di Lampung capai 155.053 pengunjung. Perolehan itu bertambah sekitaran 40 ribu dari tahun 2015, yaitu 114.907 pelancong.

“Ini prestasi semua aktor pariwisata, mulai pengurus hotel, restaurant, pengurus tempat rekreasi, dan transportasi. Beberapa sektor ini yang punyai dampak double untuk kenaikan kesejahteraan warga,” kata Ridho.

Perkembangan hotel di Lampung sendiri naik. Beberapa salah satunya bahkan juga didukung dengan lokasi yang tidak jauh dari tujuan rekreasi. “Beberapa dekat sama Pulau Pahawang dan beberapa pulau disekitaran Teluk Lampung, hingga dapat dibungkus jadi one day tur,” kata Gubernur.

Lihat Juga:

daihatsu lampung
sewa mobil lampung
rental mobil lampung
honda lampung
sewa mobil lampung