Sabtu pagi, 9 Juli 2016 aku menyusuri jalanan kota kelahiranku, cukup lengang hari ni, Palembang bisa dibilang bebas dari kemacetan, momen yang cukup langka. Mungkin karena masih suasana lebaran, sebagian orang masih bermalas-malasan untuk keluar rumah, karena masih kangen kumpul bareng keluarga.
"Apapun warnamu sekarang, dulu kita hanya putih abu-abu" adalah tema yang diusung panitia Reuni Akbar SMU Negeri 15 Palembang class of 1993-2015 (ni dari angkatan pertama loh... bisa bayangin kan dah berapa lama mereka kagak jumpa, he he...).
Aq antusias banget untuk bisa hadir di acara ini, selaen berharap bisa temu kangen sama teman-teman šŸ˜Š, jg penasaran pengen jumpa dengan guru-guru terkasih, apa kabar mereka?
Ternyata harapanku tidak sepenuhnya terwujud, tak banyak teman-teman satu angkatan yang bisa hadir, walaupun sebelumnya di group kami sibuk membahas masalah reuni. Ada beberapa kendala, mulai dari yang udah terlanjur beli ticket kembali ke tempat perantauan, ada yang masih kumpul keluarga, ada yang silaturahmi dengan teman-teman kuliah, dan berbagai alasan lainnya. Belakangan Aq baru mengetahui pasca acara digelar, ada alasan yg mungkin tidak terfikirkan oleh pihak penyelenggara, bahwa kemampuan financial alumni berbeda-beda, mungkin sebagian yg berkecukupan ataupun yg sukses perjalanan karirnya, bukan masalah penting jika harus merogoh sejumlah uang, tapi gimana dgn teman-teman yang keuangannya pas-pasan?
So, menurutku beberapa hal yang perlu diperhatikan kalo kita ditunjuk sebagai panitia reuni antara lain :

  • Tujuan reuni adalah untuk silaturahmi, jadi ga perlu mentargetkan diadakan d ballroom hotel ternama dengan anggaran biaya yg cukup tinggi, sehingga semacam ada pembatasan siapa yg bisa hadir siapa yang ga.
  • reuni pun bisa diadakan disekolah, mungkin kenangan-kenangan lama akan berlompatan keluar lg dalam ingatan, tentang apa saja yang kita lakukan semasa masih anak sekolahan
  • reuni juga bisa dijadikan ajang bakti sosial, ga semua org setelah lulus sekolah kehidupannya sukses seperti apa yg menjadi impiannya semasa sekolah, nah...lewat reunian Dana yg terkumpul bisa sebagian digunakan untuk mereka yg membutuhkan, bisa saja sebagao modal usaha buat mereka menjadi lebih baik lg kedepannya.
Bang UmaĀ sendiri ada tips yang no dibagi seputar reuni?


With Genta, ketua OSIS angkatan kamiĀ 

Ticket Reuni Akbar

Narsis dulu buat kenang-kenangan

With Bunda Nurhayati, guru matematika

Foto bersamaĀ