Holla...

Sebulan belakangan ini, aku merasa kulitku lebih kering dari biasanya. Kalau pakai make up itu rasanya lebih flat dan complexionnya kurang oke. Sembari melakukan pertolongan pertama terhadap kulit kering, dengan bantuan skincare for dry skin. Aku butuh sesuatu yang bisa membuat hasil makeupku lebih berkilau dan tidak terlihat "tandus". Hiks. 

Selain menggunakan face serum sebelum dandan. Saat ini aku juga pakai highlighter untuk tampilan ala-ala glass skin make up. 

Produk higlighter dari brand apa yang aku gunakan saat ini?

Iyes. Masih dari brand lokal. Dan ini salah satu local brand terfavorit aku. Mizzu Alter Ego Contour Highligh Kit, dan punyaku yang shade Banana Palette.

Kenapa aku pilih produk ini? Kenapa shade ini? Fungsinya untuk apa aja? Dan seperti apa performanya? 

Yuk markibas, cus maricus, cuusss.

Tentang Produk


"Sculpt and define with this kit to contour & highlight the face"

Seperti isi klaimnya, ini adalah produk untuk mengkontur dan highlight wajah dalam satu kemasaan. Palette ini merupakan seri contouring pertama dan (masih) satu-satu-nya yang dikeluarkan oleh Mizzu. Untuk pilihan shadenya ada dua varian. Banana Palette dan Rose Pallete. Bedanya dimana? Dan kenapa aku pilih yang Banana ini? Itu adalah alasan kenapa kamu harus baca review ini terus bok. Hehe.

Brand lokal yang berada di bawah naungan PT. Astoria Prima ini sudah mengantongi izin BPOM ya.

Website: www.mizzucosmetics.com
Instagram: @mizzucosmetics

Netto: 13,5g @ 4,5g
Harga: 110.000 IDR
Where To Buy: Counter Mizzu | Guardian | Lunadorii | Sociolla | atau silahkan cek online shop aku ya beb IG: @beautycase_mdn 

Packaging

Kalau bahas kemasaan produk-produk dari Mizzu, susah deh rasanya kalau hanya satu atau dua paragraf. Karena brand ini selalu maksimal dalam mempersiapkan produknya untuk diedarkan. Dan aku sangaaat, mengapresiasi hal tersebut.

Seperti contouring kit ini contohnya. Tidak hanya box dan palettenya yang menarik untuk diulas. Namun, dalam keseluruhan kemasaan juga terdapat cover pan, dan brosur how tu use lengkap dengan ilustrasi dan step by step penggunaan yang detail.


Box-nya masih dengan design khas Mizzu. Geometric pattern, monochrome, and little bit touch of pink coral. 

Pada bagian depan box hampir 90% permukaanya diisi dengan geometric pattern berwarna hitam dan putih. Lalu terdapat nama brand dengan font berwarna pink coral dan nama produk berwarna putih.


Bagian belakangnya memuat lebih banyak info lagi. Nama brand, nama produk, klaim atau deskripsi produk dengan dua bahasa, ingredients, biodata perusahaan yang memproduksi, barcode, nama shade, sampai kode produksi dan tanggal expired.


Terdapat segel berupa stiker hologram pada kedua sisi sampingnya, yang merupakan akses keluar produk. Ingat ya bok! Kalau beli produk ini, jangan diterima jika segelnya tidak ada atau tidak dalam keadaan yang baik.

Palette-nya berwarna hitam dove, berbentuk persegi. Ukurannya cukup mungil untuk kategori palette dengan tiga jenis pan bulat didalamnya. Panjangnya 6 cm, lebarnya 12 cm dan dengan ketebalan 1 cm. Termasuk travel size bukan?

Desain palettenya ini benar-benar simpel dan minimalis. Bagian depannya terdapat embos Nama brand dan jenis produk yang juga berwarna hitam dan glossy. Sedangkan nama produknya berwarna putih glossy.


Bagian belakang palette, terukir nama brand, nama produk, shade, netto, no produksi, tanggal expired dan biodata perusahaan berwarna putih.

Di bagian dalam tutup palettenya, dipenuhi oleh cermin panjang. Dan terdapat pan cover dengan motif yang cantik. Kayak dibawah ini nih.


Ah.. Kusuka sekali keseluruhan packagingnya.

Fungsi Produk

Apa aja sih isi dan fungsi dari produk ini? 

Jadi, dalam satu palette, terdapat tiga pan dengan warna dan fungsi berbeda. Produk ini tersedia dalam dua pilihan shade. Punyaku yang Banana Palette ini, memang ditujukan untuk yang memiliki skintone medium to tan dan warm undertone. Yang satunya lagi adalah, Rose Palette. Ditujukan untuk light to medium light skintone dan cool undertone.


Yang pertama berwarna paling gelap, ashy brown. Berguna untuk contouring. Seperti membentuk tulang hidung, menegaskan dan meniruskan rahang.

Bagian tengah atau yang kedua, berwarna yellow beige. Diklaim sebagai highlight. Aku lebih suka menyebutnya banana powder. Ini sering aku gunakan untuk baking bagian di bawah mata dan area T-Zone. 

Di pan terakhir juga berwarna sama dengan yang di tengah tadi. Namun terdapat shimmer, yang dapat digunakan untuk membuat ilusi pada wajah. Seperti menonjolkan tulang pipi, membuat tulang hidung lebih menonjol, dan membuat wajah terlihat lebih glowing.

How To Use

Dalam kemasaannya sudah ada semacam brosur kecil petunjuk cara penggunaanya. Tapi aku mau share sedikit cara penggunaanku secara personal.


Untuk sehari-hari, aku biasanya pakai contouring powdernya setelah complexion. Cukup aku tap-tap dengan jari pada bagian tulang hidung agar lebih ramping. Untuk riasan yang lebih serius lagi, seperti kondangan. Aku pakai juga di bagian-bagian seperti yang ada di ilustrasi cara penggunaannya di atas, dengan menggunakan brush.

Banana powdernya selalu aku pakai untuk baking dan mengcover bagian bawah mataku. Aku menggunakannya dengan bantuan beauty sponge.

Shimmernya adalah yang paling "peucah" di palette ini. Wkwk. Aku selalu pakai ini di bagian pipi atas dan tulang hidung. Walaupun less make up, tapi belakangan aku suka pakai shimmer ini. Agar apa? Agar glowing dan bercahaya dong. Wkwk. Ya kayak tujuan awal aku beli ini. 

Pigmentasi

Ketika di swatch dengan jari, pigmentasi ketiganya sangat keluar dan kelihatan ya. Tapi ada perbedaan ketika di swatch ke tangan. 


Yang swatch di tangan, bisa kalian lihat. Pigment dari si contouring powder tetap oke. Namun untuk highlighting dan shimmer mengalami penurunan. 

Aku menyimpulkan, itu disebabkan oleh kulit tanganku yang kering. Jadi powdernya tidak menempel maksimal. Karena ketika di aplikasikan ke wajah yang sudah menggunakan foundation, pigmentasinya kembali oke dan pigmented. 

Tekstur

Teksturnya sekilas kelihatan sama. Tapi kalau di sentuh dengan jari dan diperhatikan lebih detail. Teksturnya jelas beda. Masih dalam kategori powder. Tapi ada sensasi berbeda dari ketiganya. 

Contouring memiliki tekstur yang sedikit buttery, dan super smooth jika disentuh. Finishnya adalah matte. Ketika diaplikasikan juga sangat mudah. Tidak membuat pori-pori terlihat semakin besar. 

Kalau si highlighting atau banana powder. Teksturnya seperti pressed powder, ringan dan tipis. Tapi walaupun tergolong lite, dia tidak powdery dan tidak mudah fallout. Hanya saja, ketika diaplikasikan harus perlahan dan tipis-tipis aja. Jika tidak, akan menyebabkan complexion kamu cracking lho. Yang ini juga matte finish.

Sedangkan shimmernya, teksturnya juga pressed powder dengan micro glitter yang super halus. Tapi yang ini lebih heavy dibandingkan banana powder tadi. Mungkin karena ada butiran glitternya kali ya. Cukup powdery dan fallout sih. Tapi mengingat fungsinya yang memang untuk menebar kemilau di wajah. Kayaknya kedua hal tersebut  cukup beralasan.

Perbedaan teksturnya paling kelihatan ketika sudah digunakan lho. Yuk cek foto dibawah ini ya.


Yang paling atas, si contouring. Karena dia buttery, jadi permukaannya tetap mulus, halus dan rata walaupun sudah beberapa kali dicocol dengan brush dan tangan.

Highlighting powder, setelah digunakan. Pada teksturnya seperti ada butiran-butiran scrub gitu. Namun ketika di sentuh dengan brush butirannya tetap melebur jadi powder yang halus kok. Itu hanya penampakannya di pan aja. 

Sedangkan shimmernya, karena cukup powdery. Dia lebih mudah keangkat dan di pan kelihatan bolong-bolong gitu. 

Nah, cukup terlihat perbedaan teksturnya bukan?

Lasting Power

Untuk lasting powernya tidak sama. Jika simpulkan secara keseluruhan, masuk dalam level medium. Dipakai dalam waktu 4-6 jam wajah kita masih ter-kontur dengan baik tapi contouring powdernya terlihat lebih mudah samar. Jika berkeringat tidak langsung luntur beleberan gitu sih, tapi lebih cepat pudar dibandingkan yang lain. Lasting power shimmernya lebih strong, dibandingkan kedua temannya yang lain. 

Performa

Untuk melihat performa dari produk ini, aku akan langsung ajak kalian melihat foto berikut ini aja ya.


Ini adalah hasil dandan aku menggunakan si Alter Ego-nya Mizzu ini. Mungkin, jika kalian melihat foto di atas. Tidak menangkap kesan atau perbedaan apapun kali ya?

Maka dari itu, berikut ini bagian dimana aku akan membandingkan penampakan make up aku. Tanpa dan dengan contouring kit Mizzu ini.

Without Mizzu Alter Ego


Di foto tanpa menggunakan produk ini. Wajahku tampak flat dan beberapa bagian wajah tampak ashy. Kulit wajah terlihat kering dan kusamnya. Tulang hidung juga tidak menonjol. Bagian pipi, jelas terlihat sangat berisi. 

With Mizzu Alter Ego


Pada foto ketika aku menggunakan contour kit di atas ini, tulang hidupku terlihat berbentuk. Menjadi lebih memanjang dan ramping. Bagian rahang juga terkesan lebih tirus. Efek shimmernya mampu membuat kulit terkesan sehat dan glowing. Banana powdernya mampu menutupi area gelap di bawah mataku.

Btw, ini bisa jadi produk multi fungsi juga. Dapat digunakan sebagai eye shadow juga, kayak yang aku gunakan di bawah ini. 


Sebagai eye shadow nggak begitu pigmented sih, karena memang pigmentasi contouring tidak se-super eye shadow. Tapi kalau hanya untuk memberi ilusi mata yang lebih deep dan natural sih, menurutku pas ya.

Conclusion

Produk ini cukup praktis dan mudah untuk digunakan. Walaupun palette tapi travel size. Mudah digunakan, cocok juga untuk yang sering terburu-buru namun ingin berdandan lebih full. Juga sangat cocok bagi yang baru memulai belajar dandan. Kualitas dan harga sangat sesuai lho ini.

Menurutku, ini adalah produk contouring lokal yang recommended.

Pros

+ Packaging menarik
+ Multifungsi
+ Brand lokal
+ Harga terjangkau
+ Pigmentasi good
+ Tekstur nyaman (walaupun konsistensi berbeda)
+ Banana powdernya mampu menutupi area gelap di bawah mata
+ Contouring powder mudah digunakan dan natural
+ Shimmer pigmented dan natural
+ Memberikan efek fresh 
+ Travel size
+ Ada pilihan shade 

Cons

- Lasting powernya berbeda-beda
- Banana powder cenderung untuk cracking 

Repurchase?

80% YES! Mungkin nanti bisa aja aku berubah pikiran. Karena anaknya memang suka eksplor produk make up lain. Apalagi brand lokal yang semakin hari semakin jago.

Rate:
(4/5)
****


Baiklah yah, ini review udah ngalahin skripsi panjangnya jadi kita akhiri aja oke. Wkwk. Jika ada hal yang ingin kamu ketahui dan belum aku bahas di postingan ini. Cus, tulis di kolom komentar ya. 

XOXO

Madamabi___