Tarawih di Masjid An-Najah
Borbondong laki-laki dan perempuan melangkah menuju sumber suara, baik tua maupun muda hingga anak-anak pun tak ketinggalan turut serta memenuhi panggilan yang menggemakan adzan isya. Semuanya bergegas hendak mengambil tempat di barisan shaf yang tersedia, mengingat telah banyaknya jamaah mengisi ruang dalam masjid hingga sajadah lainnya digelar di teras masjid.

Tergambar jelas antusiasme masih tinggi dari raut mereka yang berseri dan sumringah, meski berkali harus mengibas-ngibas ujung mukena untuk menghilangkan hawa panas yang menyerang, tetap tidak menyurutkan keinginan tarawih di masjid. Para jamaah berhasil bertahan sampai akhir witir dan menyudahinya dengan bersalaman. Barangkali moment bersalaman inilah salah satu hal yang dirindukan, bisa saling mengenal jamaah lain dan mempererat silturahim.

Betapa Ramadhan membawa berkah yang tiada terkira, di mana masjid menjadi hidup dengan suara lantunan ayat suci yang diperdengarkan, jamaah shalat bertambah banyak, sehingga baik kualitas hidup maupun ibadah nampak ditingkatkan.

Alangkah indahnya jika di bulan Ramadhan ini kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik, dapat meninggalkan dosa dan maksiat hingga memiliki kesungguhan dalam beribadah. Dan akan lebih baik lagi jika segala pencapaian selama Ramadhan, membawa pada kemenangan yang sebenarnya, tetap istiqomah walau Ramadhan nanti berselang.