Beberapa minggu belakang (iya memang hebohnya udah lama tapi baru diulas sekarang), timelineInstagram saya banyak banget berseliweran tutorial make up yang simpel, ya maksudnya semacam make up daily look gitu. Nah yang lebih bikin tertariknya lagi adalah kebanyakan beauty blogger ini ngasih tutorial pakai liquid eyeshadow.

Tertarik? Iya banget. Ya gimana nggak, selama ini saya pribadi lebih sering (dan pakai) eyeshadow yang bentuknya padat. Penasaran usut punya usut, Sariayu Martha Tilaar lah yang mengeluarkan inovasi eyeshadowberbentuk cair ini. Yup! Ini brand lokal pertama yang ngeluarin eyeshadow cair lho.

Sekilas tentang Koleksi Terbaru Sariayu
Si liquid eyeshadow ini masuk dalam tren warna Sariayu tahun 2017 yang mengangkat tema “Inspirasi Gili Lombok”. Sariayu sendiri memang sering menggunakan nama-nama daerah di Indonesia sebagai koleksinya. Nah di tahun ini, Lombok lah yang menjadi pilihan Sariayu karena menyimpan banyak keindahan alam dan kekayaan budaya.
Source: Instagram Sariayu_MT

Warna-warna yang diangkat pun seperti warna sintheca alias warna coral dengan sentuhan peach, galeri (gradasi hijau), legacy (warna alam dan ungu), dan embellishment (warna terang dengan tone lebih dalam).

Dalam seri ini, Sariayu mengeluarkan 6 pilihan liquid eyeshadow dengan kombinasi warna metalik. Lebih menyenangkannya, dalam satu wadah, kita bisa dapetin dua warna sekaligus dengan kombinasi warna yang memang cucok alias pasangannya.

Packaging
Dari kardusnya aja, udah Indonesia banget dengan sedikit sentuhan tenun sasak Lombok. Paduan warnanya juga menarik. Selain itu, di kardusnya ini juga terdapat informasi bahwa si liquid eyeshadow ini mengandung ekstrak tanaman flamboyant, amethyst powder, vitamin E, bisabolol dan tabir surya, yang bisa merawat kulit kelopak mata sekaligus membantu melindungi dari iritasi dan pengaruh buruk sinar matahari. Asikan :3

Nah ternyata, si motif tenun sasak ini nggak hanya di kardusnya aja, tetapi juga ada di kemasan eyeshadow-nya ini. Ukurannya kecil dan sungguh genggam-able. Di tiap ujungnya ada dua warna, terang dan gelap. Kuasnya ada di sambungan dua cup liquid eyeshadow ini. Cara membukanya cukup diputar aja. Meskipun hanya diputar puter gini, tapi dia cukup kencang kok jadi kemungkinan ‘nyecer’ sangatlah minim.

Dan yang paling penting, baik di kardus ataupun di kemasan tabungnya, terdapat informasi expired date-nya. Penting bukan :3

Shades
Saya sendiri punya dua seri dari enam liquid eyeshadow ini, yaitu GL-01 (pink-ungu) dan GL-05 (peach-coklat). Ada alasan kenapa saya beli yang shade ini, pertama saya tertarik beli yang GL-01 ini karena liat tutorial di Instagram-nya Abel Cantika dan pas dia pake emang kece warnanya. Nah kalau yang GL-05 ini saya mikirnya bisa dipake buat no make up make up karena warnanya yang cenderung natural kan.

Sebenernya beberapa shadelainnya bahkan nggak cuma dipakai buat eyeshadowaja lho, tetapi bisa juga buat jadi highlighter. Hanya saja saya nggak beli yang itu hehe karena niatnya mau nyoba dulu dua shade ini.

Pengalaman Pas Pake
Kalau ditanya enak atau nggaknya, jawabannya relatif. Tergantung bisa make atau nggaknya, juga tergantung kecocokan sama warna kulit. Dari cara pakenya sendiri, kalian bisa menggunakan tangan alias dibaur pake jari untuk hasil yang soft, atau langsung menggunakan aplikatornya alias si synthetic brush flat buat hasil yang bold.
pigmented kan, tapi bae bae pakenya nanti bececer :(
Dari sejumlah reviewmengatakan bahwa eyeshadow ini lebih solid dan tahan lama. Pas saya pakai pun memang tahan lama dan waterproof, dipakai wudhu berkali-kali nggak ilang.

Di empat foto atas ini, sengaja saya setting untuk tau gimana si liquid eyeshadow ini kalau dipakai di siang hari dan malam hari. Untuk dua foto paling atas saya pakai shade GL-01 dan dua di bawah pakai GL-05. Tetep shimmering sih ya meski udah nggak ada sinar matahari. Hanya saja, menurut pendapat saya, hasil si liquid eyeshadow akan jauh lebih bagus, nyata dan merata, kalau kita pake eyeshadow base sebelum mengaplikasikan eyeshadow. Saya sudah coba tapi belum sempat difoto hehe.

Nah soal warna, ternyata saya jauh lebih suka warna peach-coklat ketimbang pink-ungu. Hmmm mungkin karena lebih cocok dengan warna kulit sih ya, kali. Kesan pertama pas dipakai, sekali gores warnanya memang langsung keluar. Ya kalau kata beauty blogger sih pigmented gitu.
Hanya saja, saya ngerasa ini tuh oily banget pas dipakai, mungkin karena tekstur awalnya dia udah cair kali ya. Tapi dari si oily ini yang bikin nggak terlalu suka adalah eyelineryang ‘nyeplak’ di lipatan kelopak mata. Dan ini bikin jelek :(
Mungkin saya belum tahu triknya biar si eyeliner ini nggak nyeplak kali ya, selain kudu nunggu si eyeshadow lumayan mongering (tapi cukup lama). By the way, saya pake eyeliner yang spidol.


So, the conclusions are...
(+)
Pigmented
Akan jauh lebih bagus kalau sebelumnya pake eyeshadow base
Varian warnanya keren dan cocok di tiap kemasannya (karena dapet 2 warna kan)
Nggak hanya dipake buat mata tapi juga bisa jadi highlighter

(-)
Oily
Bikin eyeliner nyeplak di kelopak mata. Kalaupun nunggu kering agak lama
Wanginya pas dipakai semacam wangi cat (is that something wrong with my nose?)

Overall, saya seneng dengan inovasi terbaru dari si Sariayu ini, ya kapan lagi ada brand lokal yang ngerilis liquid eyeshadow kan? Oh ya, liquid eyeshadow dan juga ‘inspirasi Gili Lombok’ lainnya (kaya Duo Lip Colour) bisa kalian dapetin di gerai Sariayu yang ada di mall-mall atau juga bisa dibeli via website di official online store-nya Martha Tilaar (klik disini ya)

Satu liquid eyeshadow ini bisa dibeli dengan harga Rp 88.000,-. Repurchase? Masih mikir lagi sih sampai bisa menemukan solusi biar eyeliner-nya nggak nyeplak. Ada ide?
Favoritku shades GL-05 :3

XOXO!

Zakia

PS.
Foto produk sama Jessie hasil kolaborasi sama toys photographer Ragasukma. Gih kepoin akun instagramnya dimari :D