Salah satu idola generasi 90-an adalah sekumpulan pahlawan pembela kebenaran bernama Power Rangers. Ya nggak sih? Kalau saya sih iya haha. Dulu setiap hari Minggu (kalau nggak salah inget sih jam 10 pagi), pasti nongkrongin depan TV nggak boleh ada yang ganggu atau ganti channel karena itu jamnya Power Rangers main. Bahkan ibu saya sampai geleng-geleng liat kelakuan anaknya yang sampai udah kuliah masih aja nonton Power Rangers, Ultraman, Doraemon, Shincan, Scooby Doo dan berbagai jenis tayangan favorit di hari libur pokoknya.
Source : Power Rangers Wikia
Makanya pas Yana, temen sekantor saya, ngajak nonton, saya langsung mengiyakan untuk film Power Ranger ini (pilihan lainnya nonton Life saya nggak terlalu tertarik haha). Ya kan kapan lagi bisa nostalgia film-film masa kecil gini :3

Sinopsis
Source : Pinterest (ebay)
Jenis film: Action, Adventure, Sci-Fi
Produser : Halim Saban
Sutradara : Dean Israelite
Penulis : John Gatins, Matt Sazama, Burk Sharpless, Zack Stentz
Produksi : Entertainment One
Durasi : 123 menit
Kategori : R 13+

Film yang menjadi seri pertama Power Rangers di abad ke-21 ini akan menampilkan beberapa tokoh utama dari seri Mighty Morphin Power Rangers yang akan diperankan oleh aktor terbaru.
Berkisah mengenai lima remaja yang dipersatukan oleh sebuah insiden yang melanda sebuah kota kecil bernama Angel Grove. Dengan menyatukan kemampuan unik mereka, kelima remaja tersebut bersatu sebagai Power Ranger untuk menghentikan alien dalam misi menghancurkan bumi.

Review *Spoiler Alert*
Film ini dibuka dengan adegan Zordon, si empu-nya Power Ranger, yang tidak berhasil melawan Rita Repulsa, si Ranger Hijau yang dulunya temen setim Zordon (Ranger Merah), yang akhirnya mati bersama (elah kebanyakan kata yang). Lalu masuklah cerita ke masa kini dimana mulai ada cerita drama anak sekolah, hingga akhirnya berteman, dan akhirnya bersama sama menemukan koin Ranger dan jadilah Power Ranger.
Source : Pinterest Filmbook
Film ini memang menyajikan lengkap cerita bagaimana si Dacre Montgomery (Jason – Ranger Merah), Becky G (Trini – Ranger Kuning), RJ Cyler (Billy – Ranger Biru), Naomi Scott (Kimberly – Ranger Pink), dan Ludi Lin (Zack – Ranger Hitam) bertransformasi menjadi pahlawan super yang diselingi dengan berbagai macam drama khas anak sekolah. Juga kebangkitan Rita Repulsa dan Goldar yang ingin menguasai dunia dengan mencari Kristal Zeo. Tapi kalau pendapat pribadi saya, ceritanya agak bertele-tele, lebih banyak dramanya dan kurang nostalgic.
Ya memang sih jauh beda dengan series durasi 30 menit yang biasanya langsung ketemu musuh, berantem terus menang. Di film ini, kita dikenalkan dengan karakter masing-masing, termasuk dengan keluarganya. Jarak antara mereka terpilih dan berubah jadi Power Ranger itu cukup lama lho, ya kira-kira 30 menit sebelum film berakhir. Bahkan nggak ada kata-kata it’s morphin time L (ya mungkin karena baru pertama kali berhasil berubah langsung tarung kali ya).
Hawa-hawa 90-an itu justru berasa di menit ke 100, saat jingle “Go Go Power Rangers” berkumandang. Ya tapi cuma sebentar sih.
Tapi saya akui, si Megazord-nya ini keren banget! Ya walaupun nggak dilihatin sih pas menyatunya gimana hmmm.
Source : Pinterest (MovieWeb)
Oh ya, bicara soal berantemnya juga agak agak gimana gitu. Udah kerja keras nih si lima power rangers ini berantem lawan Rita Repulsa sama Goldar, eh kalahnya cuma begitu doang. Asa kurang greget sih berantemnya apalagi ending-nya.
I like Zack by the way haha Source : Pinterest (superherohype.com)
Hmmm daritadi berasa ngomonginnya negatifnya mulu ya? Sebenarnya film ini ada sisi bagusnya juga kok. Seperti kejutan kejutan di dalamnya, taruhlah soal pemain. Sadar nggak sih, kalau disini, cast-nya pada di-switch gitu. Biasanya Ranger Hitam itu ya berasal dari kulit hitam, terus Ranger Biru kulit putih dan Ranger Kuning itu biasanya chinese. Tapi disini, justru sebaliknya, perhatiin deh. Terus ada tokoh-tokoh lama juga yang jadi cameo lho :3
White Caramel Almond yang begitu menggodaaaa :3
Dan juga nonton ini jadi laper pengen makan Krispy Kreme hahaha (yang udah nonton pasti paham). Langsung kebayang enaknya White Caramel Almond-nya KK rasanya, apalagi sebelum nonton cuma makan apel doang haha. Product Placement-nya emang yahud deh :3

Rate
Kalau maksimal angka di 10, saya kasih nilai film ini 7. Kenapa? Memang sih sebagai film yang di-remake dari serial tv favorit anak zaman dulu, cukup memuaskan tapi agak kurang. Eh gimana sih haha. Intinya, film ini nggak jelek, tapi nggak bisa dibilang bagus juga karena nostalgianya terasa setengah-setengah.
Dan juga film ini akhirnya menyadarkan kita bahwa Power Ranger bukan lagi untuk anak-anak layaknya seial di TV. Bahkan isu LGBT yang berhembus di film sebelah, justru lebih berasa di film ini sih kata saya (meski nggak terlihat dari adegannya, tapi ada dialog yang mengakui hal itu).
Saran saya, jangan beranjak sebelum filmnya benar benar habis. Karena ada kejutan dan sedikit clue untuk sekuel si Power Rangers Movie ini lho.
Nah buat yang belum nonton, buruan deh nonton ke bioskop sebelum filmnya turun layar. Tapi liat trailer-nya dulu kali yaaa. Selamat menonton!

XOXO!
Za