Lahirnya buah hati menjadi awal baru kehidupan saya dan diperlukan kemauan untuk terus belajar sesuatu yang baru. Salah satunya bagaimana menghadapi gangguan yang dialami bayi tak lama setelah dilahirkan. Pengalaman pertama saat menjadi seorang ibu cukup diliputi berbagai kecemasan tentang kesehatan anak. Tetapi ada beberapa hal yang ternyata wajar terjadi dan bukan merupakan sebuah penyakit serius. Saya akan membagikan pengalaman perihal apa saja yang dialami bayi tak lama setelah dilahirkan, setidaknya ada 6 hal yang harus dicermati:

1. Kuning (Jaundice)
Kuning pada bayi yang baru saja dilahirkan (jaundice) adalah timbulnya warna kuning pada kulit bayi. Tak hanya kulit, bagian mata yang seharusnya berwarna putih pun bisa tampak kekuningan. Hal ini disebabkan karena bayi yang baru lahir melepaskan pigmen empedu (bilirubin). Menurut alodokter.com, kadar bilirubin normal pada bayi yang baru lahir seharusnya di bawah 5 mg/dL. Hal yang perlu dilakukan untuk mengurangi kuning tersebut adalah menjemur bayi di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit setiap harinya. Tetapi jika bayi anda memiliki kadar bilirubin di atas 10 mg/dL maka akan membutuhkan penanganan intensif di Rumah Sakit.

IMG_20180426_080700_054

2. Belekan (kotoran mata)
Bunda pasti agak khawatir saat melihat belekan (kotoran mata) pada si kecil. Kotoran mata ini biasanya berwarna kuning dan sedikit lengket sehingga terkadang menyebabkan bayi agak sulit membuka mata dan jika tidak segera dibersihkan maka akan mengering dan tampak mengganggu. Keluarnya kotoran mata tersebut disebabkan oleh saluran airmata bayi yang belum terbuka sepenuhnya. Belekan ini akan menghilang dalam beberapa minggu. Hal yang bisa bunda lakukan untuk membersihkan mata si kecil adalah dengan mengusap kotoran mata tersebut dengan kapas yang sudah dibasahi dengan air hangat. Usap dari bagian sudut dalam mata ke bagian luar dan gunakan kapas yang berbeda jika ingin mengusap kembali area tersebut. Apabila bunda memiliki tanaman bunga telang (Clitoria ternatea), bunda bisa menambahkan 2 kuntum bunga telang yang telah dicuci bersih ke dalam air hangat (hingga berwarna kebiruan) yang kemudian digunakan untuk mengusap mata bayi. Ini merupakan pengalaman pribadi saya dan merupakan warisan tradisional turun-temurun dari keluarga. Tetapi ingat ya, jangan diteteskan langsung ke mata bayi karena akan terasa perih. Manfaat bunga telang tersebut adalah membersihkan mata bayi dan membuatnya terlihat putih bersih.

20180703_102306

3. Penurunan Berat Badan
Saat lahir bayi membawa banyak cairan. Dimana cairan ini akan keluar melalui urine sehingga berat badan bayi pun akan turun pada minggu pertama kelahirannya. Penurunan berat badan yang normal adalah sekitar 7% dan maksimal sebesar 10%. Berat badan bayi akan kembali ke semula pada minggu kedua hingga ketiga setelah dilahirkan. Akan tetapi perlu menjadi perhatian orangtua apabila penurunan berat badan bayi lebih dari 10% pada minggu pertama kelahirannya, karena kemungkinan bayi anda mengalami dehidrasi.

4. Nafas grok grok grok
Saat saya berkonsultasi dengan dokter Rudy Satrya, SpA di RS Ummi Bogor tentang nafas bayi yang berbunyi grok grok grok, ia menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi karena sistem pernafasan bayi baru lahir belum sempurna. Dimana saluran pernafasan bayi masih berukuran kecil dan akan membesar seiring bertambahnya usia. Jadi bunda tidak perlu khawatir.

5. Cegukan
Cegukan pada bayi yang baru lahir merupakan hal yang normal. Hal ini terjadi karena adanya reaksi otot-otot diafragma yang menyebabkan diafragma mengencang secara tiba-tiba dan menutup pita suara sehingga menyebabkan cegukan. Cegukan ini akan menghilang dengan sendirinya, namun apabila durasi cegukan agak lama maka bunda dapat mengubah posisi menyusui. Terkadang posisi menyusui yang salah akan menyebabkan udara ikut masuk ke rongga mulut bayi dan menyebabkan cegukan. Bunda juga bisa membantu meredakan cegukan dengan cara menggendong bayi dengan posisi seperti berdiri, dimana dagu bayi bertumpu bada pundak bunda. Lalu tepuk lembut punggung bayi agar ia mudah bersendawa.

6. Bersin dan Hidung Tersumbat
Bayi yang baru lahir akan sering mengalami bersin dan hidung tersumbat. Hal ini wajar terjadi dan bukan merupakan penyakit serius. Jangan panik dengan terburu-buru memberinya obat, apalagi jika belum berkonsultasi dengan dokter anak. Seperti dikutip dari New Kids Center, bersin-bersin pada bayi baru lahir hingga beberapa kali dalam sehari masih dianggap wajar. Ini karena bersin menjadi mekanisme refleks yang digunakan untuk membersihkan partikel udara dan hambatan di saluran pernapasan. Dengan bersin, partikel debu atau kotoran yang ada di saluran pernapasan bisa keluar. Beberapa hal yang bisa bunda lakukan untuk mengurangi bersin dan hidung tersumbat adalah dengan menggunakan humidifier di kamar anak, menyemprot hidung bayi dengan larutan NaCl dan menggunakan alat sedot lendir hidung yang berbentuk tube dan selang maupun jenis pipet.

20180709_212430

Apakah bunda juga pernah merasa cemas dengan hal-hal diatas seperti yang saya rasakan?

beautynesia blogbeautynesia

Advertisements