Sudah lama sekali aku ga update, dan kali ini malah mau update sesuatu yang lagi happening banget di dunia per- kpopan, PRODUCE 101 SEASON 2. Aku nonton ini bukan karena mau cuci mata dan melihat banyak laki-laki tampan (ini salah satu alasan sebenarnya), tapi memang karena aku mengikuti acara ini dari episode pertama.
Sebelumnya maaf sekali, kali ini mungkin post kali ini hanya akan kutulis dengan bahasa indonesia, berhubung akan banyak sekali yang kutulis dan yes, malas rasanya kalau harus di translate. So bare with me, I'll back with English for the other review.



Buat yang masih awam sekali dengan Korea, mungkin akan menganggap: "Apaan sih Produce 101? apa bagusnya untuk di tonton?" Bahkan, ada juga yang sudah sangat 'lihai' dalam dunia per-kpopan, tapi masih tidak memahami mengapa begitu banyak orang yang lagi tergila-gila dengan Produce 101 ini. Sebelumnya, mari kujelaskan singkat dulu apa tujuan dari Produce 101 ini. Seperti season sebelumnya, 101 orang akan di adu sehingga menjadi 11 orang berdasarkan bakat, kemampuan, dan tentuna vote. Jenisnya semacam 'Survival Show' yang relative kejam untuk kesehatan mental pesertanya. Aku sendiri belajar banyak dari season 1, yang kemudian debut menjadi IOI. Mulai dari pantang menyerah, attitude, kerendahan hati, dan lain lain. Aku sadar mereka yang berkeinginan menjadi idol tidaklah semudah yang kita bayangkan. Wajar kalau banyak yang depresi dan akhirnya beberapa berakhir dengan bunuh diri. Satu hal yang paling mengenaskan adalah ketika kita harus diurutkan berdasarkan peringkat A, B, C, D, F atau 1-101, dan semua orang tahu itu, ya, semua orang lihat. Bagaimana rasa bangga dan superiornya para peserta yang ada di peringkat atas dan depresinya peserta yang berada di peringkat bawah.

Balik lagi ke Produce 101 Season 2, kali ini pesertanya adalah para pemuda tampan, dari umur 14 tahun internasional sampai umur 29 tahun. Seperti biasa, Korea sangat identik dengan para 'boyband', mungkin dengan alasan inilah mengapa season kali ini memiliki standar yang jauh lebih tinggi dari season sebelumnya (bukan membedakan gender, tapi memang sepertinya skill idol pria diharapkan berada jauh diatas idol wanita). Yang menjadi perbincangan hangat di Pd101 season 2 ini adalah banyaknya kontroversi yang terjadi. Belum apa-apa, peserta yang tersisa tinggal 98 orang. Ada yang keluar karena kasus pembullyan, ada juga yang mengalami gangguan kesehatan. Bahkan sekarang, ketika acara ini sudah berlangsung sampai ke tahap 60 besar, ada yang keluar karena masalah pelecehan seksual (Yup, Ha Minho).

Selain kontroversi yang merajalela, yang menjadi perbincangan hangat adalah keikutsertaan 4 member NU'EST, Jonghyun (JR), Minki (Ren), Minhyun, dan Dongho (Baekho), yang sudah debut sejak tahun 2012 dibawah asuhan Pledis Entertainment. Pada awalanya banyak yang kasihan, lalu berubah menjadi 'nyinyir' karena ternyata mereka dianggap tidak memiliki skill sama sekali. Apalagi, banyak yang merasa tidak adil karena idol berusia 5 tahun ikut serta dalam acara yang notabene sebenarnya adalah untuk para trainee yang berharap mendapatkan kesempatan untuk debut. Tetapi sekali lagi, perlahan tapi pasti mereka berhasil merangkak naik dan membuktikan skill mereka di ajang ini.

Semakin tinggi posisi seseorang, maka semakin banyak yang ingin menjatuhkan. Beberapa fans tampaknya marah ketika posisi idola mereka disingkirkan oleh member-member ini. Sampai pada episode 6 kemarin, 3 dari 4 member berhasil mendapat posisi 11 besar, bahkan Jonghyun berhasil mengalahkan Jihoon yag selama ini menjadi juara bertahan berkat wink nya yang menawan. Beberapa netizen yang marah kebanyakan berkomentar "NU'EST tolong ga perlu lah masuk 11 besar, mereka toh sudah populer berkat acara ini. Berikan kesempatan untuk yang lain agar bisa debut" 
Sering baca komentar seperti ini lalu kalian kesal? Memang seharusnya kesal.

Image result for produce 101 season 2

Produce 101 season 2 ini memiliki banyak sekali member yang sudah pernah debut, seperti Samuel, Sungwoon, Taehyun, A-Tom, JJCC members, dan lain lain. Berkali-kali kubalas komentar-komentar seperti diatas dengan pertanyaan: "Kalau kamu bisa berkomentar seperti itu, yuk kita langsung aja generalisasikan. Gimana kalau yang lain, yang sudah pernah debut, juga ga usah masuk ke 11 besar. Boleh?" Tentu kalian akan marah. Jelas. Memang pada kenyataannya ga bisa seperti itu. Untuk para trainee yang masih muda, Produce 101 adalah langkah lain yang dapat mereka ambil untuk dapat mempercepat debut mereka. Tapi bagi mereka yang sudah pernah debut, yang ada dipikiran mereka pasti adalah: 'ini adalah kesempatan terakhir'.
Anggota NU'EST memberikan impact yang cukup besar buatku, jujur. Kerendahan hati mereka yang harus kembali mengatakan diri mereka adalah seorang 'trainee', leadership mereka, skill mereka, dan betapa desperate nya mereka di episode-episode awal. Mereka memiliki umur yang sama dengan saya, tapi rasanya aku udah seumur gini cuma sebutir ubi jalar jika dibandingkan dengan mereka, rasanya begitu kecil, tidak ada apa-apanya. Pledis Entertainment ga mungkin menjebloskan mereka diantara para tainee Producue 101 tanpa target tertentu. Seperti yang kalian lihat, untuk kalian yang sudah nonton, mereka desperate. Mereka berjuang sekuat tenaga di kesempatan kali ini. Bahkan Jonghyun saat mempertanyakan alasan Hyunbin mengikuti acara tersebut dan memarahi Hyunbin, kurang lebih mengatakan bahwa ini adalah kesempatan terakhir dia yang ga akan dia sia-siakan.
Sedih rasanya kalau kalian berkata tidak adil ketika member NU'EST berhasil masuk ke 11 besar. Mereka berjuang, sama seperti junjungan kalian. Jangan menyuarakan keadilan dan menyalah gunakan 'keadilan' tersebut karena junjungan kalian turun peringkat. Sekali lagi, kita para international fans tidak bisa berbuat apa-apa dan tidak memiliki apa-apa untuk masalah vote.

Selain itu ada yang marah dan berkata "Masih banyak trainee lain yang layak untuk masuk 11 besar dan lebih berbakat" 
Satu hal yang kalian perlu camkan. Menjadi seorang bintang tidak melulu tentang bakat, tapi bagaimana mereka dapat mengambil hati para khalayak ramai diatas panggung. (That's why ada nama acara X Factor, karena memang ITU YANG DICARI). Lagipula, sampai ke episode 6 ini, peringkat 11 besar juga sangat berkualitas.

Trainee favoritku sampai saat ini memang memang adalah Kang Daniel, yang melesat naik menjadi peringkat 2, Kim Jonghyun the nation's leader yang melesat naik menjadi peringkat 1, Hwang Minhyun yang sekarang berada di posisi 4, Kang Dongho yang ada di posisi 8, dan Kim Jae Hwan yang ada di posisi 7. Mereka tidak berbakat? dapat memperoleh peringkat demikian karena sudah memiliki fans dari dulu? TIDAK. Mereka naik perlahan-lahan menunjukkan skill mereka. Bahkan Daniel, pada awal performance 'Nayana', sangat sedikit masyarakat Korea yang notice dia. Padahal saya dengan bodohnya langsung mencari tahu "siapa pria berambut pink" yang berada dalam performance 'Nayana' tersebut.


"Lah iya situ enak junjungannya udah di atas semua. Kasih bagian ke yang lain dong! banyak yang berbakat tapi ga masuk 11 besar"
Yang aku suka banyak, duh. Bahkan Hyunwoo yang sudah keluar (Yes, sedih banget pas liat Moonbok lari-lari dari atas panggung meluk Hyunwoo lalu di episode 6 bawa-bawa nama Hyunwoo di rapp nya dan daku sukses banjir air mata). Yang ada di otakku, Kalau saja masalah Ha Minho udah diketahui sebelum eliminasi 60 besar, Hyunwoo yang ada di posisi 61 bisa saja lolos dan ikut berjuang menunjukkan sisi positifnya.
Selain itu masih ada Lee Woojin yang entah makin mundur. Takada Kenta yang bahkan di episode 1 performance nya sama sekali tidak ditampilkan, Lee Taemin yang screen time nya hanya sedikit, Jisung yang turun super jauh dari peringkat 3 menjadi peringkat diatas 11 besar, dan Jinwoo, anggota MMO yang lain, yang entah ada di posisi berapa.
Tapi sekali lagi. Ini survival show, jangan semudah itu merendahkan orang lain untuk meninggikan idola kalian sendiri. Dan sekali lagi, jangan 'sok' menyuarakan keadilan kalau malah pada kenyataannya keadilan itu diumbar-umbar hanya karena junjungan kalian turun peringkat.


Maaf jika ada yang tersinggung. Mungkin memang ada yang memiliki pendapat yang sangat berbeda dengan saya. Tapi kurasa hal ini perlu ku post agar kalian berhenti bicara hal yang menyakitkan. Saling menghargai, ini acara baru berjalan separuhnya, peringkat bisa berubah sewaktu-waktu. Ikuti saja dengan saling menghargai. Semoga nantinya yang terpilih adalah trainee-trainee terbaik.
Salam~