*20 Juni 2013*
Setelah melalui perjalanan yang penuh lika-liku. Saat bis yang kami tumpangi terhenti negeri antah berantah (baca : disini) dan setelah puas menikmati sunrise (baca : disini). Akhirnya sampai juga di Pantai Angsana.
Pantai Angsana terletak di desa Angsana Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan. Untuk menuju Pantai Angsana harus melewati perkebunan kelapa sawit sekitar 7 km jaraknya.  Pantai Angsana merupakan salah satu tempat yang menarik untuk dikunjungi bagi para pecinta snorkeling dan diving. Tak hanya menyuguhkan hamparan pasir putih tetapi juga pesona bawah laut yang tak kalah menarik karena banyak terdapat terumbu karang, ikan nemo, dan spesies laut lainnya. Pantai Angsana ini dijuluki Pantai Perawan, karena pada waktu itu tak banyak orang yang mengetahui Pantai ini. Bahkan, sewaktu tahun lalu aku kesini pantai ini masih bersih. Beda dengan sekarang, Pantai Angsana sudah terkenal, dan lebih miris lagi keadaannya memprihatinkan (read : terdapat sampah)
***
Subhanallah begitu indahnya pantai ini. Air laut yang jernih,desiran  ombak yang menderu, angin yang semilir, dan birunya langit tak lupa menambah keindahan pantai ini. 
Taken By : Adhim Ridha

Taken By : Ferdi Hermawan & Adhim Ridha

Keindahan Pantai Angsana

Keindahan Pantai Angsana

Keindahan Pantai Angsana


Tidak afdol rasanya jika tidak berenang ditepian pantai, sembari menunggu kelotok untuk menuju ke spot yang banyak terumbu karang. Kami pun bermain-main di tepian pantai. Oh iya, untuk menuju ke-spot yang banyak terumbu karangnya kita harus menyewa kelotok sekitar 300 ribu-400 ribu, bisa ditawar kok. Setelah sejam kemudian akhirnya kelotoknya sudah datang dan kami bersiap-siap untuk menyewa alat snorkelingnya, penyewaan alat snorkeling (kacamata, alat pernapasan, dan kaki katak) cuma Rp. 25.000. 

Kami bergegas menaiki kelotok (read: perahu) , sekitar 15 menit kami sampai di spotnya. Tak sabar ingin terjun langsung melihat air yang jernih banget. Sampai batu karangnya saja kelihatan. Byurrrrr... Pemandangan bawah lautnya sangat menakjubkan. Meskipun aku gak terlalu bisa melihat secara jelas apa aja yang ada dibawah laut sana. Pokoknya menakjubkan banget deh. Oh, iya paman-paman yang mengantar pakai kelotok tadi juga bisa dijadiin guide sewaktu kalian snorkeling ataupun diving. Kemudian aku di ajak buat berenang lebih jauh lagi, karena aku tidak “terlalu bisa berenang” jadi di temani deh sama guide. Subhanallah banget yang biasanya cuma bisa liat ikan Nemo di tv. Sekarang aku bisa melihat ikan Nemo secara langsung. Sayangnya, momen sewaktu di bawah lautnya nggak bisa diabadikan. Karena kemaren kami nggak bawa kamera aquapic gitu. 

Pantai Angsana

Pantai Angsana

Snorkeling di Pantai Angsana

Snorkeling di Pantai Angsana

Snorkeling di Pantai Angsana





Setelah beberapa jam kami menikmati biota bawah laut Pantai Angsana, kami pun kembali lagi ke tepian Pantai. Di Pantai Angsana ini sudah tersedia kamar mandi ataupun toilet untuk pengunjung. Oh iya, sekarang di Pantai Angsana sudah tersedia tempat penginapan bagi yang ingin bermalam disana.  
Setelah selesai berganti pakaian, kami pun bersiap kembali ke Banjarmasin lagi. Sebenarnya tak jauh dari Pantai Angsana ini ada namanya Pantai Bunati. Katanya Pantai Bunati ini tak kalah indah loh sama Pantai Angsana. Karena keterbatasan waktu, sehingga kami mengurungkan niat untuk mampir kesana. Sekita jam 10 malam kami tiba di Banjarmasin. Perjalanan yang sangat melelahkan but menyenangkan. Thanks to Bapa Doko yang telah menemani perjalanan kami dan juga teman-teman kelas XI IPA 3 yang sudah mau meluangkan waktunya untuk liburan bersama. Semoga jika kita bertemu nanti, kita bisa liburan bersama lagi. Miss you guys!
Foto bersama di Pantai Angsana
Dan ini ada video keindahan bawah laut pantai Angsana oleh temanku yang bernama Melia Sari yang bulan Januari kemaren berkunjung lagi ke Pantai Angsana. *Abaikan suara yang ada dalam video*