Hello!
Kali ini aku akan menceritakan kronologi perjalanan menuju Kota Barabai. Untuk itu, postingan Pantai Angsananya aku tunda dulu aja ya :P
Jauh hari sebelum UN kami berencana untuk liburan bersama. Dan sesudah selesai UN kami pun merencanakan liburan mau kemana aja? Dan kami pun merencanakannya, awalnya pengen ke Pantai Pagatan. Kebetulan pada tanggal 26 April – 27 April ada acara "Pesta Adat Mappanretasi"disana. Pesta pantai merupakan acara yang diadakan setiap tahunnya, seperti ada acara adat, dan tidak hanya itu biasanya juga ada acara musik yang dihadiri oleh artis luar kota. Dan, kali ini yang hadir disana ada Tantri and friends (Kotak).
Tapi, karena ada beberapa pertimbangan, akhirnya kami pun memutuskan pergi Ke Barabai. Dari Banjarmasin menempuh perjalanan kurang lebih 4 jam (tergantung yang mengendarai sih ya). Sayang sekali kami hanya pergi ber-6. Karena Erika dan Kiky nggak bisa ikut.
***
26 April 2014
Pukul 08:00
Kami sudah berkumpul di rumah Suli. Yang pergi hari ini, aku, Suli, Damai, Tiwi, Widya, dan Fitri. Dan juga Ibunya Suli, Adiknya, dan salah satu keluarga Suli (rempong ya penjelasnnya). Pokoknya dalam mobil terisi oleh 10 orang termasuk sang sopir. Setelah semuanya selesai memasukkan barang bawaan kami pun bersiap pergi, Tancapppp!
Damai, Suli, Tiwi, Fitri, Widya, and Me :)

Pukul 12:30
Finally, kami sampai di Kota Barabai. Kota Barabai sering  di sebut sebagai kota apam. Apam adalah kue  khas orang Barabai dimana makanan tersebut berbentuk seperti roti dan terbuat dari gula merah yang di campur langsung dengan tepung. Disini kami menginap di rumah kakeknya suli.Alhamdulillah, dapat penginapan gratis :P. Sembari melepas lelah dan menunggu waktu Zuhur tiba kamipun menikmati es kelapa muda dan Roti Pisang yang kebetulan ada orang berjualan di depan rumah kakeknya Suli. Roti pisang adalah salah satu Wadai (kue) khas Banjar.
Roti Pisang khas Banjar

Pukul 15:20
Kami pun menuju tempat wisata Manggasang. Dari Kota Barabai  menuju Manggasang sekitar 30 menit. Manggasang terletak di desa Hantakan kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan selatan. (Tungguin postingan selanjutnya ya untuk view pemandangan di kali Manggasang)
Pukul 17:10
Setelah puas menikmati pemandangan Kali Manggasang kami pun bergegas pulang ke Rumah.
Pukul 19:00
Setelah selesai Sholat Maghrib kami berencana untuk pergi ke pasar malam yang ada di Barabai. Kami memutuskan jalan kaki saja, pasarnya lumayan jauh sih kurang lebih 2 km. Waktu menuju jalan ke pasar kami melewati tugu, tugunya itu terletak di tengah lampu merah gitu. Dan, tau nggak apa yang kami lakukan? Dengan muka yang nggak tau malu kami menaiki tugu tersebut dan mengabadikan momen itu. Meskipun orang-orang di sekitar lampu merah tersebut menoleh pada kami, entah apa yang ada dibenak mereka hihihi.

Tugu di Kota Barabai

Fitri, Tiwi, Damai, Widya, Suli, Aku, dan Ibunya Suli


Suasana Pasar malam di Kota Barabai

 Nah, di Pasar ini juga ada orang yang berjualan makanan ciri khas disini namanya Marning dan satunya lagi nggak tau apa namanya yang pasti itu makanannya terbuat dari singkong yang dicampur gula merah. Kalo Marning itu juga terbuat dari singkong yang diparut dan di campur cabe.

Singkong yang dicampur gula merah

Marning
Setelah lelah berjalan mengelilingi pasar, kami pun kembali ke rumah lagi. Untuk mengisi perut kami yang kelaparan, kami pun mampir untuk menyantap nasi goreng. Sebenarnya sih nasi gorengnya enak, tapi sayang minyaknya banyak banget. Karena perut kami sudah kenyang, kesalahan sih pesannya kenapa nggak setengah porsi gitu biar habis. Dan, kejahilan kami muncul. Nasi yang nggak bisa kami habiskan, dibentuk love gitu. Setelah itu kami bergegas pergi dan kami pun melihat bagaimana reaksi si penjual ketika melihat piring-piring nasi kami yang sudah dibentuk love. Si penjual tersenyum, kami pun  tertawa melihat reaksi si penjual. “Pasti tuh si penjual udah geer banget” kata kami. HAHAHAHAHA

Nasi goreng bentuk love!


***
27 April 2014
09:00
Kami bersiap lagi untuk menikmati wisata di Kota Barabai. Kali ini kami akan menuju tempat pemandian air panas. Obyek Wisata Air Panas Hantakan berjarak 14 km dari kota Barabai. (Untuk view Obyek wisata Air Panasnya tunggu postingan selanjutnya) *biar bikin penasaran*
11:00
Setelah menikmati obyek wisata pemandian air panas kami pun menuju obyek wisata selanjutnya yaitu Pagat Batu Benawa. Pagat Batu Benawa berada di kabupaten Hulu Sungai Tengah tepatnya 7 kilometer dari kota barabai, dengan perjalanan sekitar 15 menit dengan kendaran roda dua atau empat. (Tungguin postingan selanjutnya ya untuk view pemandangan Pagat Batu Benawa) *biar tambah penasaran lagi* :P
12:30
Setelah puas menikmati keindahan di Obyek wisata Pagat Batu Benawa kami bergegas pulang. Tapi, setelah tak jauh dari obyek wisata ternyata mobil yang kami tumpangi ada kerusakan. Padahal, dari tadi baik-baik aja nggak ada masalah sama sekali. Entah kenapa juga nggak tau -___-
Dan, ternyata setelah diperiksa ternyata laher nya rusak. Terpaksa harus dibawa kebengkel lagi. Rencananya pulang cepat, dan ternyata malah harus menunggu beberapa jam lagi.
15:05
Finally, mobilnya selesai diperbaiki. Yuhuuuu, kembali ke Kota Banjarmasin lagi. Sebenarnya sih betah banget berada di Kota Barabai karena pemandangannya yang masih asri. Tapi, bagaimana pun kami harus pulang :D
19:15
Dan, setelah beberapa jam diperjalanan kami sampai di Kota Banjarmasin. Alhamdulillah! Ini pengalaman yang sangat mengasyikan. Terima kasih teman-teman dan donatur yang mau bayarin sewa rental mobilnya hihihi.
 ***

 Oke, keep stay tune ya readers. Tungguin cerita obyek wisata di Kota Barabai yang akan aku ceritakan di postingan selanjutnya :D