Kebutuhan skincare memang gak pernah ada habisnya. Apalagi buat seusia aku sekarang yang sudah mau menginjak 30 tahun, rasanya udah males banget makeup-an komplit kemana-mana dan lebih condong untuk investasi ke skincare.

These days, skincare lokal pun sebenernya sudah mulai meningkat drastis, baik itu dari segi formula dan ragamnya. Sejauh ini setelah mencoba beberapa skincare lokal untuk direview, Puji Tuhan kulitku sih selalu dapat menerima dengan baik — dalam arti tidak perna “berontak” hingga beruntusan.

Kebetulan bulan lalu, aku mendapat kesempatan untuk mencoba skincare lokal baru yaitu SKIN DEWI. Entah ini memang baru atau enggak ya, tapi aku baru dengar tentang brand ini dari beberapa teman-teman blogger dan owner nya sendiri bernama Ibu Dewi. Hence, you can tell where the brand name’s came from.

Ketika ditawarin untuk nyobain beberapa rangkaian skincare-nya, tentu aku gak nolak donk haha penasaran juga kan siapa tau cocok dan bisa dishare ke kalian. Sebelum itu aku browsing sebentar tentang brand SKIN DEWI ini web resmi mereka . Ternyata memang produk-produk Skin Dewi ini providing skincares dengan bahan-bahan yang high quality, organik serta natural. Formulasi tiap produk pun sangat diperhatikan dengan detail dan disesuaikan kebutuhan kulit. Keren bangeeet.

Singkat cerita setelah mengiyakan, aku pun memfoto kondisi kulit aku dari depan dan samping dengan jelas. Result-nya menunjukkan jika tipe wajahku cenderung dry dengan problem komedo.

Dan selang beberapa hari kemudian, paket dari Skin Dewi pun datang. Yay!

First impression, aku kagum dengan packaging si skincare dan cara tim Skin Dewi mengemas Blogger Package. Sungguh neat dan profesional.

20180625083750_IMG_1177-01

Jadi Skin Dewi memberikan aku 3 macam produk yang akan aku coba dan “sisipkan” ke rangkaian skincare aku. Produk-produk nya antara lain :

  • Raspberry Cleansing Milk
  • Temulawak Balancing Facial Emulsion (i’m so intrigued by this )
  • Ginkgo Biloba Firming Facial Cream

20180625085726_IMG_1190-01

RASPBERRY CLEANSING MILK

Description : Gentle emulsion milk cleanser enriched with brightening papaya extracts, anti – oxidants, and purifying oils. Deeply cleanses as it hydrates and brightens.

How to use : wet face, pour a coin size on palm, massage skin thoroughly and rinse off with water.

Packaging : Raspberry Cleansing Milk ini dikemas dengan box berwarna hijau daun. Mungkin karena konsepnya yang berbahan organik ya sehingga ijo-ijo semua konsepnya, termasuk botolnya pun juga hijau. Botolnya berbahan plastik dan cukup kecil karena memang yang aku dapat ini adalah travel size. Botolnya menggunakan pump untuk mengeluarkan produk. Tutupnya berwarna transparan, jadi tetep higienis setelah pemakaian.

Pada balik box dan botol produk terdapat penjelasan sedikit mengenai produk, cara pakai, dan tentunya ingredients.

Aqua, Ricinus Communis (Castor) Seed Oil, Cetearyl Alcohol, Camellia Oleifera Seed Oil, Helianthus Annus (Sunflower) Seed Oil, Rubus Idaeus (Raspberry) Seed Oil, Glycerin, Cetearyl Glucoside, Niacinamide, D-alpha-Tocopherol, Benzyl Alcohol, D-Panthenol, Amorphophallus Konjac Root Powder, Carica Papaya Fruit Extract, Lavandula Angustifolia (Lavender) Oil, Cymbopogon Martinii (Palmarosa) Oil, Citrus sinensis dulcis (orange) peel oil, Benzoic acid, Glycine Soja Oil, Boswellia Carteri (Frankincense) Oil, Dehydroacetic Acid, Citric Acid, Sodium Benzoate, Potassium Sorbate. Geraniol*, Limonene*, Linalool*. *from natural essential oils.

Size / Harga : 50 gr  / Rp 325.000,-

 

Formula / Feels on skin

Seperti cleansing milk lain pada umumnya, teksturnya berwarna putih lembut dan cukup kental. Untuk pengaplikasian memang harus banget dengan kondisi wajah agak basah ya, karena jika wajah kering ketika di apply keseluruh muka akan seret. Formulanya lembut sekali di kulit, tapi kekuatan membersihkam makeup-nya dahsyat juga ternyata.

Cleansing milk ini memiliki aroma citrus yang cukup kuat IMO. Sebenernya gak ada masalah sih karena begitu kita oleskan merata ke wajah aromanya sudah tidak terlalu nyentrong lagi. Meskipun kelihatannya isinya dikit karena botolnya kecil, jangan salaaaahhh, ternyata sedikit aja cukup banget untuk membersihkan wajah. Mudah sekali diratakan ke seluruh kulit wajah dan karena ini untuk dry skin sehingga membuat kulit moist. It doesnt strip off , nor iritate my skin at all.

TEMULAWAK BALANCING FACIAL EMULSION

Description : Light-weight emulsion moisturizer that repairs and balances for smooth , clear, non-greasy skin. Normalize oily skin an reduce sebum production.

How to use : Use fingertips , manage a small amount on face and neck in upward circular motion, focusing on areas like the brows and jawline.

Packaging : Kemasan nya hampir sama dengan si Cleansing Milk, also comes with green bottle and box . Tutupnya juga sama – sama transparan dengan pump berwarna hitam. Bahan botolnya dari terbuat dari kaca tebal, jadi memang terlihat eksklusif dan tidak cheapy. Ya sesuai harga sih ya hehe.

Dibalik kemasan botol terdapat penjelasan mulai dari directions, saran penyimpanan, dan ingredients nya sebagai berikut :

Antemis Nobilis Flower Water, Hamamelis Virginiana Water, Glycerine, Aqua, Cetearyl Glucoside, Sorbitan Olivate, Coco-caprylate/caprate, Calophyllum Inophyllum (Tamanu) Seed Oil, Corylus Avellana (Hazel) Seed Oil, Oenothera Biennis (Evening Primrose) Oil, Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil, D-Alpha Tocopherol, Helianthus Annuus (Sunflower) Seed Oil, Benzyl Alcohol, Allantoin, Niacinamide, Scleroglucan, Bisabolol, Arginine, Curcuma Longa Root CO2 Extract, Curcuma Zanthorrhiza Root CO2 Extract, Epilobium fleischeri Extract, Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Extract, Rosa Canina fruit CO2 Extract, Citric Acid, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate, Acacia Senegal Gum, Xanthan Gum, Glycine Soja Oil, Boswellia Carterii Oil, Camellia Sinensis (Green Tea) Leaf Extract , Lavandula Angustifolia (Lavender) Oil, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Oil, Pelargonium Graveolens Oil, Salix Alba (Willow) Bark Extract, Rosmarinus Officinalis (Rosemary) Leaf Oil, Salvia Sclarea Oil, Salicylic Acid, Sorbic Acid, Rosmarinus Officinalis Leaf Extract. *Citronellol, *limonene, *linalool, *from natural essential oil

Size /  Harga : 30 gr / Rp 920.000,-

Formula / Feels on skin

Tekstur si Temulawak Balancing ini cukup runny dan tidak thick. Aromanya juga jamu-ish gitu menurutku, kena kandungan temulawak dan turmeric nya. Cukup strong tapi untuk ku pribadi sih tidak terlalu menganggu penciuman, karena seger bau jamu gitu aku suka hah.

Formulanya sangat light dan mudah sekali terserap ke kulit dan no tacky feeling afterward. Warnanya agak kekuningan (mungkin karena ada turmeric nya) tapi setelah kita oleskan ke kulit, dia menjadi bening dan menyatu dengan kulit.

Pada penjelasan, produk ini memamg diperuntukkan untuk mereka dengan tipe kulit oily dan acne prone. Tapi aku disarankam untuk memakai ini hanya didaerah yang berkomedo saja karena mengandung salicylic acid.

Tapi biasanya sih aku pake aja ke seluruh muka, jadi selama sebulan ini aku pake Temulawak ini pagi dan malam sebagai emulsion sebelum lanjut moisturizer. Hasilnya? Tidak ada masalah, kulitku dapat menerima dengan baik dan tetap moist meskipun produk ini untuk yang berkulit oily.

20180625085015_IMG_1187-01

 

Ginkgo Biloba Firming Facial Cream

Description : Potent Anti Aging moisturizer for a tighter, firmer, smoother, brighter, younger-looking skin

How to use : Use fingertips, massage a small amount on face and neck, in upward and circular motion, focuing on area like browa and jawlone, which requires more support.

Packaging : Dari ketiga produk yang aku terima, memang hanya Facial Cream ini yang tidak ada box nya. Jadi langsung berupa botol berwarna putih tidak tembus pandang dengan pump dan tutup plastik transparan. Botolnya cukup kecil dan tidak bulky jadi mudah dibawa-bawa. Tapi setelah aku lihat di website Skin Dewi ternyata punyaku ini ukuran kecilnya yaitu 20 gr, untuk full size nya dia berukuran 30 gr dan ada box nya. Meskipun punyaku ini bisa dibilang deluxe size nya tapi tetap ada penjelasan bahan-bahannya dibalik botol dengan lengkap.

Ingredients :

Aqua, Glycerine, Cetearyl Glucoside, Sorbitan Olivate, Persea gratissima (Avocado) oil, Camellia Oleifera Seed Oil, Macadamia Ternifolia Seed Oil, Rosa Canina (Rosehip) Fruit Oil, Coco-Caprylate/Caprate, Oenothera Biennis (Evening Primrose) Oil, Rubus Idaeus (Raspberry) Seed Oil, Caprylic/Capric Triglyceride, Niacinamide, D-alpha-Tocopherol, Benzyl Alcohol, Rubus Idaeus Seed (CO2) Extract, Propanediol, Amorphophallus Konjac Root Powder, Camellia Sinensis Leaf Extract, Hibiscus Sabdariffa Flower Extract, Cymbopogon Martinii (Palmarosa) Oil, Ubiquinone, Bisabolol, Anthemis Nobilis (Roman Chamomile) Oil, Boswellia Carteri (Frankincense) Oil, Citrus Sinensis (Sweet Orange) Oil, Benzoic Acid, Glycine Soja Oil, Ginkgo Biloba Leaf Extract, Clyindrotheca Fusiformis Extract, Tremella Fuciformis (Mushroom) Extract, Gluconolactone, Dehydroacetic Acid, Sodium Benzoate, citric acid, potassium sorbate, Calcium Gluconate, Rosmarinus Officinalis Leaf Extract. Geraniol*, Limonene*, Linalool*. *from natural essential oils.

Size / Harga (for full size)  : 30 gr  Rp 975.000,-

Formula / Feels on Skin

Tekstur dari Ginkgo Biloba Facial Cream ini menurutku tengah-tengah, jadi tidak terlalu runny tapi juga tidak terlalu thick seperti moisturizer untuk kulit kering pada umumnya . Aromanya juga masih tercium aroma citrus-ish dan obat tradisional, kurasa karena bahan-bahannya banyak yang natural jadi tidak ada pewangi tambahan.

Not to mention, formula nya sangat light dan mudah terserap kulit. Jadi biasanya setelah memakai Temulawak Emulsion, langsung aku lanjutkan dengan si Ginkgo Biloba. Memang setelah pemakaian selama sebulan ini, kulit berasa lembab dan kenyal saat diraba. Namun, kalau untuk mengurangi wrinkles masih belum terlihat secara signifikan ya karena mungkin baru aja sebulan pake hehe. Mengurangi kerutan kan gak bisa instant juga ya, apalagi mostly bahannya natural jadi proses lebih lambat tapi pasti.

FINAL THOUGHTS

Jika dilihat dari hasil sebulan ini, kulitku dapat menerima dengan baik dan tidak ada jerawat muncul se-kecil apapun. Kulit memang lebih lembab dan yang paling kerasa itu kulitku berasa plumpy kalau disentuh.

Intinya, aku cocok dengan ketiga produk ini dan akan aku lanjutkan pemakaian sampai produk habis.

Menurutku sih Skin Dewi ini bisa banget untuk menjadi referensi bagi kalian yang sedang mencari alternatif skincare dengan bahan organik, terutama bagi yang wajahnya sensitif ya, mungkin bisa dicoba.

Bagi yang bertipe kulit kering seperti aku pun, these 3 products really help to lock in moisture.

Tapi kembali lagi, namanya skincare pastinya cocok-cocokan ya. Trial error bukan hal asing lagi hehe.

Semoga review aku membantu ya and thanks for stopping by

Xx