screenshot_20180610-040442_11707661504.jpg

Hai ladies

Kalian pasti pernah mendengar istilah-istilah seperti cleansing oil, cleansing milk, cleansing balm , cleansing cloth, cleansing foam , cleangsing gel, cleansing bar, cleansing cream, micellar water, cleansing powder

Yep, itu semua adalah jenis -jenis cleanser (pembersih kulit/ terutama wajah).

Dulu, jaman smp, sma .hingga kuliah ( tahun 2000 an), yang saya tahu cuma foam cleanser, karena itu yang mudah di dapatkan di warung warung atau supermarket. Hehehe..

Tapi sekarang, zaman udah maju  ,tehknologi  pun sudah berkembang, produk-produk personal care pun ikut  berkembang sedemikian rupa

Buat kalian yang newbie dalam hal skin care, jangan bingung. Saya akan menjelaskannya satu- satu, plus kesesuaian produk tersebut berdasarkan jenis kulit kita.

Secara umum, jenis kulit kita terbagi menjadi 4 tipe.yaitu oily skin, dry skin, normal skin dan  combination. Untuk normal skin bersyukurlah, karena anda bisa menggunakan segala macam jenia cleanser..

Kita mulai ya,

Pertama adalah cleansing cream

Cream cleanser adalah pembersih yang teksturnya creamy dan agak tebal dengan formulasi ringan serta mengandung pelembab seperti botanical oil, beeswax atau mineral oil dan dipadu dengan detergen yang dikenal dengan istilah borax ( sodium tetraborate) yang berfungsi sebagai pelarut untuk membersihkan wajah, cream cleanser cocok untuk kulit kering dan sensitif karena sifatnya yang non-abbrasive dan biasanya digunakan sebagai first cleanser.

Kekurangannya adalah, pembersih dengan tekstur cream dapat meninggalkan residu di wajah, apalagi kalau wajah benar benar penuh dengan kotoran, debu akibat beraktivitas seharian atau penggunaan make up serta sunscreen yang water proof, menggunakan cream cleanser saja tidak akan maksimal. Oleh karena itu menggunakan second cleanser penting setelahnya, agar tidak ada residu ( sisa cleanser) tertinggal di wajah.

Yang kedua adalah cleansing Milk

Cleansing milk adalah sejenis cleansing cream juga akan tetapi di buat dengan tekstur yang lebih cair, sehingga memiliki kelebihan hanya meninggalkan sedikit residu jika dibandingkan dengan cleansing cream. Cocok untuk kulit kombinasi. Pembersih ini mengandung air dan minyak dengan berat jenis ringan seperti olive oil, sunflower oil, jojoba oil atau sasame seed oil dan juga mengandung emollient seperti gliserin. Sering digunakan sebagai make up remover dan di aplikasikan dengan cotton pad. Dan cocok digunakan sebagai first cleanser, di anjurkan menggunakan second cleanser setelah penggunaan pembersih jenis ini.

Ketiga adalah Cleansing oil

Cleansing oil adalah pembersih yang mengandung minyak. Yep, pembersih jenis ini lagi happening banget sekarang untuk digunakan sebagai double cleansing. Jangan takut, cleansing oil cocok untuk semua jenis kulit, untuk kulit berminyak sekalipun. Tenang, anda dengan kulit berminyak tidak akan tambah berminyak atau break out kok pasca menggunakan jenis pembersih yang satu ini.  Pembersih ini di rancang khusus sehingga mampu mengangkat debris yang menyumbat pori , termasuk mengangkat make up yang water proof sekalipun tanpa menjadikan kulit kering. Pembersih ini digunakan sebagai 1st cleanser ya giys, wajib menggunakan second cleanser setelahnya.

Yang ke empat adalah Cleansing balm 

Cleansing balm, yep ..konsistensinya seperti balsem gitu, terbuat dari wax sih soalnya. Tapi yang uniknya saat kita colek dan kemudian kita ratakan di telapak tangan lalu kedua telapak tangan kita gosok, konsistensinya akan berubah menjadi minyak..  Intinya kalau bersentuhan dengan permukaan kulit teksturnya akan berubah menjadi minyak. Pembersih ini juga digunakan sebagai first cleanser, ampuh dalam membersihkan make up yang membandel.  Ideal untuk mereka dengan kulit kering dan sensitif.

Kelima adalah cleansing foam

Cleansing foam adalah pembersih yang banyak terdapat di pasaran. Tekstur awalnya dapat berupa gel, ataupun cream. Namun, saat kedua telapak tangan di gosok, akan muncul busa, nah busa inilah yang nanti akan digunakan untuk membersihkan wajah. Pembersih yang satu ini cocok digunakan untuk kulit berminyak dan kombinasi. Karena kandungan busanya mampu mengangkat minyak yang berlebih pada wajah.

Keenam adalah cleansing Gel 

Cleansing gel sama seperti namanya memiliki tekstur seperti jelli dan dengan warna bening transparan. Cocok untuk deep cleansing dan jenis kulit berminyak hingga kombinasi.

Ketujuh adalah micellar water

Sama seperti namanya, micellar water mengandung “micelle” yaitu minyak yang berukuran mikro di dalam molekul air yang lembut. Micelle inilah yang nanti berfungsi sebagai surfaktan yang akan menarik minyak berlebih, kotoran, make up dan polusi lain yg ada di wajah. Micellar water ini dinyatakan aman dan tidak iritatif seperti halnya sabun dan alkohol yg ada dalam kandungan pembersih air. Sehingga cocok untuk kulit kering dan sensitif .  Cara penggunaannya adalah dengan menuangkannya ke kapas dan membersihkan area wajah yang diinginkan dengan kapas tersebut.  Kekurangannya adalah, micellar water tidak bisa dijadikan satu satu nya andalan dalam membersihkan wajah, karena ia tidak mampu mengangkat sisa kulit mati. Bagi mereka yang alergi dengan surfaktan ada kemungkinan menimbulkan reaksi alergi dengan gejala gatal dan kemerahan ( meskipun kandungan surfaktan pada micellar water sangat ringan dan cenderung aman) namun berhati hati lebih baik. Better safe than never..  Harus di aplikasikan berkali kali untuk benar benar membersihkan secara efektif ( praktis tapi ngabisin banyak kapas..hehe).  Bagi sebagian ahli mengatakan micellar water g perlu di bilas, namun bagi mereka dengan kulit sensitif, membilas lagi dengan air sangat dianjurkan.

Kedelapan adalah cleansing bar

Semua pasti sudah familiar dengan cleansing bar. Merupakan pembersih yang berbentuk batang. Cleansing bar sendiri ada banyak jenisnya, pertama yang kita kenal dengan istilah sabun batang. Sabun batang mengandung surfaktan dan memiliki pH yang tinggi 9-10 sehingga kurang baik digunakan untuk membersihkan kulit, karenA dapat merusak stratum korneum ( lapisan kulit paling atas). Bagus dalam membersihkan namun tidak baik bagi kulit.  Selain sabun ada lagi syndeth ( atau sintetik detergent). Yaitu penbersih batangan dengan detergen sintetik yang efek sampingnya lebih kecil. Dan pH syndeth sudah lebih rendah dibandingkan sabun batang biasa yaitu  5.5 – 7. Selain itu syndeth jga dikombinasikan dengan moisturizer untuk melembabkan kulit.  Anyway, i will never consider both type of cleansers to clean my face..

Kesembilan adalah cleansing cloth

Cleansing cloth adalah pembersih dengan menggunakan serat serat khusus dari tumbuh tumbuhan untuk membersihkan wajah dan memberikan eksfoliasi ringan. Dan dapat berupa handuk pembersih, sarung tangan pembersih, dan sponge ( seperti konjac sponge). Sekarang juga telah muncul wipes atau lembaran seperti tissue yang di desai khusus untuk mengangkat kotoran di kulit ( cleansing wipes). Cleansing cloth ini ampuh dalam mengangkat sel sel kulit mati. Cocok untuk kulit berminyak dan kombinasi. Untuk yang kulit kering dan sensitif jangan coba coba ya..

Kesepuluh adalah cleansing powder

Cleansing powder adalah penbersih dengan tekstur menyerupai bubuk atau bedak tabur. Tekstur ini akan berubah menjadi cream saat di tambahkan air. Pembersih ini dapat memberikan efek eksfoliasi ringan namun tidak se abrasif scrub. Cocok untuk kulit berminyak dan sensitif.

Nah, demikianlah jenis jenis cleanser secara umum yang sekarang sedang beredar di pasaran. Semoga tidak bingung lagi ya ladies