Sebuah penelitian yang dibuat oleh Millward Brown mengungkap bahwa mata masyarakat Indonesia memiliki paparan terhadap layar gadget dan televise yang tinggi, yaitu 9 jam setiap harinya. Kondisi ini bisa sebabkan mata kering akibat menurunnya jumlah kedipan mata, yang juga mengurangi produksi air mata. Padahal air mata memiliki peran penting dalam menjaga mata dari gejala mata kering yang bisa sebabkan gangguan penglihatan dan iritasi.

 

Menggunakan momentum Piala Dunia, Insto ingin lebih giat mengedukasi masyarakat Indonesia tentang gejala mata kering melalui program edukatif Insto Buka Mata Nonton Bola. Program ini bertujuan untuk merayakan momen-momen seru Piala Dunia sekaligus ingatkan masyarakat untuk menggunakan tetes mata sebagai upaya preventif lawan gejala mata kering. Terutama karena sebuah penelitian oleh Millward Brown menemukan mata orang Indonesia memiliki paparan tinggi terhadap layar gadget dan televisi, yaitu rata-rata 9 jam setiap harinya. Dengan adanya Piala Dunia, beban kerja mata akan bertambah sebanyak dua jam sehingga mata akan semakin rentan alami gejala kekeringan.