"Ayang, jangan ditelan mentah-mentah, ga semua isinya benar. Besok ga usah buka-buka internet lagi", setengah jengkel suami saya terpaksa mengatakan itu.

Generasi Millenial = Generasi Melek Internet

Saya pernah dilarang suami membuka internet saat kehamilan anak pertama. Apa pasal? Pasalnya setiap kali membaca artikel kehamilan di internet saya jadi takut dengan kehamilan saya sendiri, kemudian menangis. Beberapa hari kemudian terulang lagi hal yang sama, membaca artikel, ketakutan, kemudian menangis lagi.

Keingintahuan tentang perkembangan janin dalam perut membuat saya ingin mencari tau. Tapi karena sepenggal-sepenggal infonya malah membuat saya parno ga habis-habis. Bagaimana kalau inilah, bagaimana kalau itulah, bagaimana kalau....aarrggh, saya bahkan berpikir kalau saya sudah terkena baby blues bahkan sebelum baby nya lahir.

Saya bukannya tidak beli buku tentang kehamilan, hanya saja saya perlu mencari referensi lain sebanyak-banyaknya. Tapi yang namanya informasi dari internet pasti rentan hoax.  Orang awwam yang tidak terlalu banyak ilmunya bisa menelan mentah-mentah dan akhirnya.....termakan seperti saya.

***

Terlahir menjadi generasi millenial menjadikan kita, mau tidak mau, harus bisa mengikuti derasnya arus informasi imbas dari kemajuan teknologi. Terlebih ketika menjadi seorang ibu kita dituntut untuk belajar cepat karena selama kita duduk di bangku pendidikan tidak ada mata pelajaran "menjadi ibu yang baik dan benar", bukan? Padahal titel ibu kita sandang dari awal melahirkan sampai kita meninggal, sungguh sebuah gelar yang sangat lama yang akan kita sandang.

Di sisi lain kita patut bersyukur karena hidup di era sekarang yang semua informasi ada dalam genggaman tangan. Yang kita perlukan adalah kemampuan menyaring informasi tersebut karena pastilah ada yang tidak benar dan menyesatkan.

Berbicara tentang "menjadi ibu yang baik dan benar" memang tidak ada sekolahnya, tapi kita bisa belajar dari manapun. Belajar dari orangtua kita, mama mertua, ipar, sepupu, tetangga, teman, dan sebagai generasi millenal bahkan tidak mustahil kita belajar dari gadget kita.

Yap, manfaatkanlah semaksimal mungkin kecanggihan teknologi untuk kebaikan kita.

Ada banyak referensi panduan "menjadi ibu yang baik dan benar" itu. Dari sekian referensi itu ada yang formatnya tidak tersusun, maksudnya tidak dalam situs khusus yang membahas dunia parenting melainkan bercampur dengan hal lain, dan ada situs yang mengkhususkan diri dalam hal ini.

Sebagai orang yang pernah termakan info menyesatkan di internet, tentu saya sekarang menjadi pribadi yang selektif menyaring. Hingga mendarat di telinga saya bahwa sekarang ada situs khusus membahas parenting dan seluk beluknya.

Tentang Popmama

Popmama.com adalah salah satu situs parenting yang ditujukan untuk mama generasi millenial dan generasi Z, dua generasi yang sama-sama melek internet.

Generasi millenial atau disebut juga generasi Y adalah generasi yang lahir sekitar 1980 -  2000, sedangkan generasi Z adalah yang lahir sekitar tahun 2000 -  2014. Dua generasi yang terlahir saat dunia sedang sibuk berlomba dalam hal teknologi dan informasi dari seluruh penjuru dunia dapat dengan mudah diakses hanya dari genggaman tangan. Dan Popmama.com hadir untuk melengkapi itu.


Popmama.com yang merupakan channel salah satu garapan IDN Media ini mempunyai warna ungu muda dengan sedikit aksen putih dan pink membuat situs ini menjadi sangat eye-catchy sekali. Warna yang banyak disukai kaum perempuan ini benar-benar ingin menunjukkan bahwa situs ini diperuntukkan untuk kita.

IDN group dan channelnya. Popmama salah satunya

Di dalamnya, Popmama.com juga menyediakan kategori tulisan dari pra-kehamilan, kehamilan trisemester 1,2,3, menyambut kelahiran, dan berlanjut sampai ilmu parenting untuk anak usia remaja. Wow, super lengkap donk? Namanya juga panduan parenting 😊.

Popmama.com and its tagline
Warnanya bikin betah banget! 

Dan yang lebih penting adalah artikel-artikel tersebut sudah dikonsultasikan oleh ahlinya, entah dokter spesialis kandungan atau psikolog yang mempunyai antusias dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Ini hal yang krusial banget menurut saya karena melempar artikel ke dunia maya harus dipertanggung jawabkan isi dan dampaknya.

Apa yang Ada di Popmama?

Untuk lebih jelasnya saya akan coba paparkan "harta karun" apa saja yang ada di dalam situs ini. Di antaranya;

1. Menu
Menu Popmama.com (atau bisa disingkat Popmama) berisi informasi tentang segala sesuatu mulai dari persiapan kehamilan, proses kehamilan itu sendiri sampai kepada panduan pola asuh dari bayi - anak kecil - anak menjelang remaja. Subkategori tersebut di antaranya;

1.1 Pregnancy
Adalah menu yang berisikan segala informasi mulai dari bagaimana mempersiapkan kehamilan, perkembangan janin di tiap minggunya, hingga ke persiapan melahirkan. Lengkap kap kap!

1.2 Baby
Adalah menu yang berisikan panduan pola asuh bayi dari usia 0 - 12 bulan. Sebagai ibu baru tentunya banyak hal baru juga yang harus dipelajari ya, jangan sampai kebingungan menghadapi bayi membuat kita terkena baby blues syndrome atau post partum depression. 

1.3 Kids
Adalah menu yang berisikan panduan pola asuh balita dari usia 1-3 tahun dan 4-5 tahun. Masih usia yang berpotensi untuk meningkatkan bonding antara orang tua dan anak. Semoga kita tidak melewatkannya begitu saja.

1.4 Big Kids
Adalah menu yang berisikan panduan pola asuh balita dari usia 6-9 tahun dan 9-12 tahun, bisa dibilang usia peralihan antara anak-anak dan remaja. Orang tua harus tau, karena beda usia beda pula kerangka berpikirnya. Dengan belajar banyak dari bacaan parenting guide orang tua bisa menyelam masuk ke pemikiran mereka.

1.5 Life
Adalah menu yang berisikan tentang tips dan trik menjalani hubungan suami istri dan sosial secara seimbang, pengetahuan tentang kesehatan keluarga, ilmu tentang kecantikan, hingga ke masalah dekorasi rumah.



2. Tools
Adalah menu yang disiapkan Popmama untuk memudahkan para Mama memprediksi masa subur dan tanggal lahir si kecil. Selain itu juga, ada tools Baby Name Finder yang berguna sekali buat para Mama yang sedang mempersiapkan nama bayi.

3. Editor' Pick
Adalah kumpulan artikel terbaik rekomendasi tim editor yang dipilih dari semua artikel yang ada di dalam situs ini.

4. The Latest
Adalah kelompok artikel terbaru yang fresh from the oven disuguhkan untuk pembaca.

5. Trending
Adalah kumpulan artikel yang paling banyak dicari oleh pembaca Popmama.

Oh ya ada satu lagi sebenarnya yang bisa kita temui di Popmama, yaitu #MillenialMama of the Month, dimana tiap bulannya Popmama memilih 1 Mama dari kalangan pelaku seni yang bisa kita contek pola asuhnya. Bukankah teori parenting itu akan lebih cepat kita tangkap jika dibarengi dengan pengalaman nyata orang lain? 😊

Tya Ariestya, #MillenialMama of the month

Dan untuk bulan Juni #MillenialMama nya jatuh pada artis Tya Ariestya. Di sana ada artikel juga yang bersumber dari Tya seputar pola parenting yang diterapkan pada anaknya.

Recomended Ga, ya? 

Untuk saya yang pernah punya trauma untuk mengakses informasi kehamilan, situs ini bisa jadi penawarnya. Kenapa? Karena ada beberapa poin yan saya sukai dari situs parenting satu ini.

1. Tulisan di situs ini sudah melewati editing oleh para ahli di masing-masing disiplin ilmunya. Karena saya termasuk yang parno-an jadi saya mengklarifikasi hal ini langsung ke pihak Popmama.com and they said like that. Beberapa artikel juga bahkan mencantumkan nama dokter yang diwawancarai langsung. Syip 👍

2. Informasinya tersusun rapi dan mudah dijangkau dengan kategori yang diperlukan oleh mama dan calon mama. Kategori yang disiapkan adalah:


Masing-masing kategori juga punya subkategori lagi yang memudahkan untuk mencari informasi yang lebih spesifik. Lebih jelasnya sudah saya paparkan di atas ya.

Kolase dari subkategori masing-masing kategori. Lengkap yah? 

3. Tools yang disiapkan bisa dipakai kapanpun tanpa harus log in jadi member. Gampang banget, kan Mama?

3 tools di Popmama bisa dipakai tanpa ribet
Saya pun kepo ingin mencoba, saya masukkan tanggal haid saya di Calculator Ovulation dan hasilnya....

Alamaak, keren banget yak ga usah susah hitung-hitung lagi

Saya cuma perlu masukkan tanggal haid terakhir beserta durasi siklus, kemudian klik dan saya pun melongo! Eh bukan, maksudnya tools akan memperlihatkan hasilnya, yaitu masa subur tiap bulan dan bahkan sampai ke hari taksiran lahir si bayi di tiap masa subur. Onde mandeh! 

4. Banyak ilmu yang saya dapatkan dari sini, beberapa hal karena informasi yang dulu menggantung (yang kemudian membuat saya tersedu sedan dan akhirnya suami say no internet at all) dan sekarang menjadi lebih jelas bagi saya. Beberapa baru bagi saya. Berikut saya abadikan di blog ini sambil berbagi dengan kalian.

  • Flek kecokelatan pada pekan keempat adalah normal walaupun tidak semua ibu hamil mendapatkannya. Flek ini berarti ada kemajuan dalam proses pelekatan calon janin di dinding rahim dan terjadi 1-2 hari. Namun, hal ini juga menjadi tanda kehamilan ektopik alias kehamilan di luar kandungan. Jadi, konsultasikan ke dokter untuk kepastiannya.

  • Kata orang tua dulu, ibu hamil pantang makan buah nanas. Kira-kira mitos atau fakta yah? Saya dulu mengira itu mitos belaka, ternyata ada alasan medisnya loh. Nanas mengandung zat bromelain yang bisa melunakkan leher rahim dan beresiko besar menggugurkan kandungan. Jadi, yang masih trisemester 1 dan 2 sebaiknya jangan dulu ya. 

  • Terserang penyakit saat hamil itu ga enak ya walaupun hanya sekedar flu dan batuk. Penggunaan obat kimia juga sebaiknya dihindari karena sedikit banyaknya residu obat akan terbawa ke plasenta bayi. Maka, penanganan herbal menjadi pilihan terbaik untuk saat ini. Jika flu dan batuk melanda kita bisa mencoba; lemon+madu, sop ayam hangat, jahe, air garam untuk berkumur. Intinya meningkatkan kualitas imun tubuh dari luar dan dalam maka dengan sendirinya virus akan melemah. 

  • Jika anak punya kesenangan menulis buku harian jangan dilarang ya, Ma. Ternyata bagus sekali manfaatnya. Walaupun isinya hanya keluh kesah, ungkapan perasaan belaka, pokoknya jangan langsung meremehkan kegiatan menulis itu karena sepintas sepertinya tidak kelihatan hasilnya layaknya hobi menari, renang atau mewarnai. Ternyata menulis buku harian itu bagus untuk penyaluran emosi anak loh, Ma, karena dengan menulis otak akan belajar mengelola emosi. Selain itu juga akan meningkatkan rasa percaya diri, kreatif, dan menambah kosakata. Lengkapnya ada di sini ya, Ma. Ah, jadi tau sekarang kenapa ketika saya punya blog saya merasa lebih bahagia. 

Itulah tadi kesan yang saya dapatkan dari jalan-jalan ke Popmama. Dan saya yakin Popmama akan selalu memperbarui isinya agar semakin banyak lagi manfaat yang bisa didapat para mama millenial, seperti awarness tentang vaksin anak dan ibu hamil atau kewaspadaan terhadap demam pada ibu hamil yang menjadi ciri dari anomali pada pembentukan kromosom janin dan hal lain yang semacam itu. Semoga bisa menambah wawasan kita dan kewaspadaan kita untuk meminimalisir hal yang tidak dikehendaki. Tapi, untuk usia situs parenting yang masih sangat muda (setahun pun belum genap) Popmama sudah mulai menjadi andalan para mama millenial. Satu pesan saya, semoga Popmama selalu meningkatkan kualitas tulisannya dengan menghadirkan wawasan yang berbobot yang sudah melewati tahap editing para ahli dari disiplin ilmunya.

Menjadi ibu adalah harapan setiap perempuan dan pastinya jika dititipkan bakal manusia di dalam rahimnya setiap ibu akan berbahagia. Tapi, nyatanya melewati kehamilan pekan per pekan dengan keluhan yang semakin bertambah setiap hari akan membuat anugerah itu seakan berkurang rasa bahagianya. Maka, setiap ibu wajib belajar dan mempelajari serta menyiapkan kondisi jasmani, mental, dan bekal ilmu. Karena dengan ilmu para ibu akan siap dengan kondisi apapun.

Semoga Popmama bisa menjadi fasilitas dimana para mama millenial yang haus ilmu ingin terus menggali ilmu yang bermanfaat dan bisa dipertanggung jawabkan.

Yuk, Mama millenial, jangan lelah jadi ibu pembelajar, apapun karakter kita pasti ingin menjadi ibu yang lebih baik dari sebelumnya, pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita.