Assalamu'alaikum ....

AlhamduliLlah kita dipertemukan dengan Ramadhan dan Idulfitri tahun ini 💖.

Biasanya kalau sudah mendekati akhir Ramadhan sahurnya sudah ga sesemangat di awal ya, bahkan banyak juga yang merelakan waktu sahurnya dan berpuasa tanpa makan sahur. Jangan ya, jangan...  Selain bikin lemas, sayang kan kalau melewatkan keberkahan yang dijanjikan pada saat sahur?

Untuk mengantisipasi hal itu tidak ada salahnya membuat menu sahur yang bikin semangat. Makanan berkuah bening dengan citarasa asam pedas menjadi pilihan tepat. Apalagi pak suami sebenarnya sudah lama request menu ini tapi saya abaikan, aish.

Jarang sekali pak suami membagikan resep masakan di dinding Facebooknya. Tiga pekan kemudian, si dia yang lupa sudah membagikannya beberapa waktu lalu, kembali membagikan  resep yang sama dari akun yang sama dan tak lupa men-tag istrinya. Ok, kode keras dari alam bawah sadarnya ga bisa diabaikan ini. Sebagai istri yang baik saya harus berusaha keras untuk membuatnya. Daripada ngidam ya kan 😂.

Resep apakah yang diinginkan sangat oleh suami?

Ialah Tom Yam, sodara-sodara. Asli, saya belum pernah makan Tom Yam jadilah kemarin itu kelamaan mikir. Tapi, karena di dalam kulkas sudah nangkring syantik So Good Bakso menunggu dieksekusi dan kayanya suami sudah mupeng berat akhirnya saya beranikan diri untuk membuatnya.
 Thai-Curry alias Tom Yam dengan kuah santan
Tom Yam kuah bening
Ada banyak nama Tom Yam berdasarkan jenis isian di dalamnya, tapi hanya ada dua jenis kuah Tom Yam, yaitu kuah santan dan kuah bening. Dan kali ini saya mau mencoba yang kuah bening biar segernya dapat.

Oh ya, kalau dilihat-lihat resepnya memang agak ribet, tapi kalau sudah dieksekusi ga seribet yang dibayangkan loh. Apalagi saya pakai So Good Bakso yang membuat resep shopisticated-look ini jadi lebih simple. Saya termasuk ibu yang sering buat bakso di rumah daripada beli jadi di abang bakso, apalagi kalau bukan karena kedoyanan anak-anak dan untuk memastikan bahan-bahannya. Tapi, terkadang saya juga menyerah dengan segala kerempongan prosesnya. Beruntung sekali ada So Good Bakso karena saya bisa menyajikan bakso tanpa khawatir dengan borax pengenyal ataupun daging yang tidak halal.


Informasi Produk

Bakso Kuah Instan Sapi So Good

Nutrition Facts
Serving size: 120 gr
Serving per pack: 1

Amount Per Serving
Total energy: 160 kkal
Energy from fat: 45 kkal


Ok deh sekarang cuss langsung kita ke resep Tom Yam nya.

Bakso kuah Tom Yam yang asem pedas bikin sahur makin melek 😍

Bahan isian:
1. Sayur sawi (bisa juga pokchoy atau sawi putih, pilih yang gampang didapat)
2. Bakso (bisa bakso daging atau bakso ikan)
3. Udang segar dibersihkan, kucuri dengan air jeruk nipis
4. Tahu dipotong kotak

Bumbu-bumbu:

A.
1. 2 sdm saus sambal
2. 1 sdt minyak wijen

Bahan A ditim, bukan ditumis ya. Sisihkan

B.
1. 4 siung bawang merah
2. 2 siung bawang putih
3. 1 buah kemiri
4. 2 cabe rawit (opsional, bisa ditambah kalo suka pedas)
5. 1 cabe merah

Bahan B dihaluskan. Sisihkan

C.
2 siung bawang putih dicincang halus, tumis. Sisihkan

D.
1. 1 lembar daun jeruk, buang tulangnya
2. 1 batang sereh, rajang
3. 1 ruas jahe, geprek
4. 1 ruas laos, geprek
5. Air perasan jeruk nipis dari 3/4 buah jeruk nipis

E.
1. Bakso, diiris tipis, goreng
2. Udang, dibalur tepung dan garam, goreng


Menu sahur yang segar dan padat gizi

Cara memasak:
1. Tumis bahan B sampai layu dan wangi
2. Masukkan udang, tumis sebentar
3. Masukkan 500 mL air
4. Masukkan bahan A dan C. Didihkan agak lama sampai agak reduce Kemudian saring supaya kuahnya tetap bersih
5. Masukkan bahan isian yang lain (sayur, bakso, dan tahu)
6. Masukkan gula, garam, dan penyedap rasa secukupnya. Koreksi rasa
7. Didihkan sebentar kemudian matikan
8. Siap disajikan dengan udang dan bakso kriuk, jangan lupa sepiring nasi juga 👌😁

Ohya, Bahan E murni kreasi saya untuk menambahkan sedikit citarasa Indonesia yang suka kriuk kriuk. Pernah baca gitu kalau ada penelitian yang menyatakan bahwa makanan bertekstur renyah akan mengeluarkan ultrasound yang bisa  memicu reseptor "nikmat" yang ada di otak. Jadi, cocok banget ya buat sahur biar tambah semangat.

Karena saya ga pernah makan Tom Yam sebelumnya (hiks, kasian yah) jadi saya izinkan suami untuk validasi rasa.

Itadakimasu... 

"Gimana, Yah, rasanya? Kurang apa?"

"Kurang banyak, he"  (udah mulai mengembang idungnya)

"Emang gitu ya rasanya? Asem pedas?"

"Iya, emang gini koq. Sudah sama rasanya kaya di hotel waktu aku seminar" (Kemudian suami tambah nasi lagi dan makin gedee ini idung, hahaha)

Yeess, mission complete! 👌 Thank you for the appeciation💖