Yuk-Pantau-Tahapan-Tumbuh-Gigi-pada-Bayi


"Ma, ne," begitu kata Yumna pada saya setiba kami di rumah. Tangannya berusaha menyingkap kerudung yang saya kenakan. Ya, putri kecil saya itu sedang meminta jatah menyusunya setelah seharian ditinggal bekerja.

"Tunggu sebentar ya, Nak. Mama mau ganti baju dulu," kata saya kemudian. Saya pun segera berganti pakaian dan langsung menyusui Yumna.

Sayangnya, baru beberapa menit berlalu, saya sudah dibuat meringis kesakitan. "Duh jangan gigit dong, Nak," kata saya pada Yumna. Dengan giginya yang berjumlah 8 putri saya itu Yumna menggigit puting payudara saya. Yah, meski ini bukan pertama kalinya Yumna melakukan aksi menggigit saat menyusu, tetap saja saya selalu sukses dibuat kesakitan.

Melihat saya yang protes, Yumna bukannya takut malah tertawa. Mungkin dia merasa lucu dengan reaksi ibunya ini. Untungnya Yumna bukan termasuk yang sering menggigit dengan sengaja saat menyusu jadi saya tak terlalu sering memberinya peringatan. Meski begitu, tetap saja kadang ketika menyusu gigi-geligi tersebut tetap berasa menusuk payudara saya. Kalau sudah begini mau tak mau saya harus menghentikan proses menyusui. 





Acara gigit-menggigit saat menyusui tentunya bukan hal yang baru bagi para ibu menyusui. Biasanya, saat giginya mulai tumbuh, gusi bayi akan terasa gayal dan akibatnya bayi akan berusaha menggigit benda-benda yang ada di tangannya termasuk juga saat menyusu pada ibunya. Ironisnya, sementara sang ibu meringis kesakitan, si bayi malah tertawa melihat ekspresi sang ibu. Heu.

Selain mulai berusaha menggigit benda-benda, beberapa tanda kalau bayi akan tumbuh gigi ini antara lain:
  • Banyak mengeluarkan air liur (ngeces) 
  • Gusi terlihat bengkak dan ada bayang putih di dalam gusi
  • Kadang disertai demam dan bayi menolak makan
Yumna sendiri pertama kali tumbuh gigi saat usianya sekitar 7 bulan. Saat itu gigi yang pertama kali muncul adalah 2 gigi seri bagian bawah. Selanjutnya, seiring dengan pertambahan umurnya, gigi lain bermunculan dan hingga usianya 1 tahun, Yumna sudah memiliki 8 gigi atas dan bawah.

Baca juga : Ketika Anak Susah Makan Saat Bersama Ibunya

Proses Tumbuh Gigi pada Bayi

Dalam pertumbuhan gigi pada bayi sendiri, nyatanya tak semua bayi memulai di masa yang sama. Ada yang usia 4 bulan sudah tumbuh gigi, dan ada juga yang di usia 1 tahun baru tumbuh giginya. Katanya sih, proses tumbuh gigi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti banyaknya kalsium yang diterima bayi dari ibunya, tekstur makanan yang diberikan, faktor stimulasi hingga faktor genetik. Lucunya, ada mitos yang mengatakan kalau bayi tumbuh gigi terlalu cepat makan nanti akan lambat dalam proses berjalannya.

Beberapa waktu lalu, sebuah artikel dari www.babycenter.com mampir ke email saya. Dalam artikel tersebut memuat info tentang proses tumbuh gigi bayi. Ternyata dalam proses pertumbuhan gigi ada urutan-urutan gigi mana yang baru tumbuh dan usia gigi tersebut muncul. Wah, ini benar-benar ilmu baru buat saya. Selama ini saya selalu berpikir kalau gigi bayi akan muncul secara random. Hehe. 

Berikut adalah ringkasan tahapan pertumbuhan gigi bayi yang saya dapat dari babycenter.com tersebut: 



Usia 4-7 bulan - dua gigi seri bagian  bawah

Usia 8-12 bulan - dua gigi seri atas

Usia 9-13 bulan - dua gigi di samping gigi seri akan mulai tumbuh

Usia 10 - 16 bulan - dua gigi di sebelah gigi seri bawah

Usia 13 - 19 bulan - dua gigi geraham depan atas

Usia 14 - 18 bulan - dua gigi geraham depan bawah

Usia 16- 22 bulan - dua gigi taring atas

Usia 17 - 23 bulan - dua gigi taring bawah

Usia 25 - 33 bulan - gigi geraham belakang 

Saat usianya 3 tahun, gigi bayi akan berjumlah 20 buah.

Dengan mengetahui urutan pertumbuhan gigi pada bayi ini tentunya akan sangat membantu saya dalam memantau proses tumbuh gigi pada Yumna. Misalnya di usianya yang 16 bulan, saya sedang menantikan kehadiran gigi geraham depan dan gigi taringnya muncul. Untuk sekarang sih baru 1 yang keluar. Sisanya entah di bulan ke berapa akan muncul.

Meski begitu, urutan dari tumbuh gigi pada bayi ini tentunya bukanlah hal yang mutlak. Seperti yang saya tulis di atas, setiap bayi memiliki fase tersendiri dalam pertumbuhan giginya. Ada yang cepat keluar giginya, ada juga yang agak lambat dan mungkin membuat para ibu cemas. Yang perlu diingat, ibu mungkin perlu memeriksakan anaknya ke dokter jika hingga lebih dari 1 tahun bayi belum tumbuh gigi sama sekali. 

Demikian informasi singkat dari saya. Semoga bermanfaat :)