"Eh bulan Maret nanti tema collab kita apa, ya?"

"Gimana kalau tentang Hari Kebahagiaan Internasional. Kebetulan bulan Maret ada peringatan Hari Kebahagiaan Nasional."

"Wah baru dengar ada Hari Kebahagiaan Internasional,"

"Iya aku juga baru dengar. Boleh deh temanya itu."

"Oke kalau begitu sepakat ya tema bulan Maret adalah Hari Kebahagiaan Internasional."

***

Kutipan di atas merupakan salah satu percakapan yang terjadi di grup whatsapp Female Blogger of Banjarmasin yang saya ikuti. Sejak beberapa bulan terakhir, komunitas Female Blogger Banjarmasin memang mengadakan blogging collaboration untuk para anggotanya. Tema yang dipilih ditentukan secara musyawarah dan pendaftaran tulisan dilakukan paling lambat tanggal 15 setiap bulannya. Tujuan dari blogging collaboration ini tentunya selain untuk meningkatkan backlink juga untuk memancing ide dari para peserta untuk tulisan di blognya. 

Seperti percakapan yang saya tuliskan di atas, tema untuk bulan Maret adalah tentang hari Kebahagiaan Internasional. Sejujurnya saya baru kali ini mendengar adanya peringatan Hari Kebahagiaan Internasional ini yang ternyata diperingati setiap tanggal 20 Maret itu. Belakangan saya malah jadi penasaran sebenarnya ada berapa peringatan internasional yang dibuat oleh PBB? Saya pun mencoba mengecek cukup terkejut ternyata banyak sekali daftar peringatan hari Internasional yang dibuat oleh PBB. Untuk bulan Maret saja ada hampir 20 peringatan hari internasional.

Tentang Hari Kebahagiaan Internasional

Balik lagi ke topik awal, International Day of Happiness atau Hari Kebahagiaan Internasional sendiri pertama kali dicanangkan oleh PBB di tahun 2012 atas prakarsa dari penasihat PBB Jayme Illien pada 28 Juni 2012. Jayme Illien membuat konsep untuk Resolusi PBB yang mengakui bahwa mengejar kebahagiaan adalah hak asasi manusia dan tujuan fundamental manusia. PBB sendiri mulai memperingati Hari Kebahagiaan Internasional ini sejak 20 Maret 2013.

Sebagai seorang ibu sendiri, kebahagiaan tentunya adalah salah satu hal yang harus dimiliki. Seperti kutipan yang kerap kita baca dan dengar, "Ibu bahagia akan menghasilkan anak-anak yang bahagia." Karena itulah saat ini kerap kita mendengar istilah "me time" bagi para ibu yang dilakukan dengan tujuan agar para ibu tetap merasa bahagia.

Baca juga : 5 Hal Sederhana yang Bisa Dilakukan Para Ibu Agar Tetap Bahagia

Selain dengan adanya "me time", ternyata ada kunci lain yang bisa dilakukan agar hidup lebih bahagia. Situs http://www.actionforhappiness.org telah merumuskan 10 kunci untuk bisa mencapai hidup yang lebih bahagia yang disingkat menjadi GREAT DREAM. Kesepuluh cara untuk bisa mencapai hidup lebih bahagia ini meliputi :

Giving - Do Things for Others

Menolong orang lain ternyata bisa membantu kita untuk bisa hidup bahagia. Saya ingat ada iklan yang menggambarkan bagaimana efek dari tolong menolong yang dilakukan seseorang bisa berpengaruh pada orang lain. Dan katanya lagi, dengan menolong orang lain, berarti kita menolong diri sendiri. Ada banyak hal sebenarnya yang bisa kita lakukan terkait menolong orang lain ini. Entah itu sekadar membantu seorang tetangga yang mengangkatkan jemurannya saat hujan tiba, hingga mendengarkan curhat sahabat yang sedang kesusahan. Dalam kehidupan rumah tangga sendiri, pertolongan suami dalam mengurus rumah dan anak bisa memberi kebahagiaan besar bagi para istri.

Relating - Connect with People

"Tak perlu banyak orang yang menyukai kita, hanya perlu beberapa orang baik."
Itulah bunyi salah satu dialog film yang saya tonton beberapa waktu lalu. Ya, sebagai makhluk sosial, jelas kita perlu berinteraksi dengan orang-orang di sekitar kita. Dan beruntunglah mereka yang memiliki teman-teman dekat dan bisa menjaga hubungan baik dengan teman-teman dekatnya ini. Sebab katanya sih, mereka yang memiliki hubungan baik dengan orang lain akan hidup lebih bahagia, sehat dan panjang umur.

Exercising - Take Care of Your Body

Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Masih ingat dengan slogan ini? Jiwa yang kuat di sini bisa berupa kebahagiaan. Memang jika tubuh kita sehat, kita tentu lebih nyaman beraktifitas dan melakukan banyak hal yang kita impikan dan kita pun jadi bahagia karenanya. Nah, agar tubuh bisa sehat selalu, tentunya kita harus mulai dengan menjalankan pola hidup sehat mulai dari berolahga dan menjaga asupan makanan yang masuk ke tubuh kita. Kalau untuk saya ini masih PR sebenarnya.

Sumber gambar : http://www.actionforhappiness.org

Awareness - Live life mindfully

Kalau menurut saya, live life mindfully yang dimaksud dalam daftar ini adalah bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan pada kita. Selain bersyukur, kita juga bisa melakukan muhasabah/perenungan atas hal-hal yang terjadi pada kita. Dengan melakukan muhasabah/perenungan ini tentu akan membantu kita untuk bisa lebih bijaksana dalam menjalani kehidupan dan bisa menghargai hal-hal kecil yang diberikan pada kita.

Trying Out - Keep Learning New Things

Bagi sebagian orang mencoba hal baru bisa dikatakan sebagai keluar dari zona nyaman. Namun terlalu lama berada di zona nyaman juga tentunya tak baik untuk kita. Karena itu tak ada salahnya jika kita mencoba mempelajari hal baru entah itu kursus memasak, kursus mengemudi, atau mengubah beberapa kebiasaan yang dirasa kurang baik. Dengan mencoba hal baru kita akan menemukan tantangan baru dan bersemangat karenanya.

Direction - Have Goals to Look Forwad To

Dalam menjalani hidup, kita seharusnya memiliki target-target tersendiri yang ingin dicapai. Ada target jangka pendek ada pula target jangka panjang. Dengan adanya target ini kita tentunya bisa lebih fokus dan memiliki motivasi untuk menjadikan hidup lebih baik dan tentunya menjadi lebih bahagia.

Resilience - Find Ways to Bounce Back

Ada saat-saat di mana kita mungkin berada di titik rendah dalam hidup kita. Kalau sudah begini pastikan kita sudah cukup siap untuk menghadapinya. Dalam hal ini, biasanya aspek spiritual cukup berpengaruh dalam hal ketahanan ini. Saat masalah datang, dekatkan diri dengan sang Pencipta, dan jangan ragu untuk mencari pertolongan kepada orang yang kita percaya.

Emotions - Look for What's Good

Kalau dilihat dari jenis katanya, kebahagiaan ini termasuk kata sifat yang berkaitan dengan emosi. Nah emosi ini sendiri terbagi atas emosi positif dan emosi negatif. Untuk bisa bahagia, tentunya kita harus memiliki emosi positif seperti rasa gembira, rasa syukur, kepuasan, inspirasi, dan kebanggaan. Untuk bisa memunculkan emosi-emosi positif ini, kita bisa mewujudkannya dengan melakukan hal-hal yang kita sukai .
 

Acceptance - Be Comfortable With Who You Are

Kadang tanpa sadar kita kerap membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Mengapa kita begini sementara dia begitu? Padahal kita sendiri sadar tak ada manusia yang sempurna. Untuk menghindarkan diri dari rasa rendah diri seperti ini, kita harus bisa menerima diri sendiri dan merasa nyaman dengan diri sendiri. Yakinkan diri kalau kita juga memiliki kelebihan yang tidak dimiliki orang yang membuat kita merasa rendah diri.  

Meaning - Be Part of Something Bigger 

Hal terakhir yang bisa membuat hidup lebih bahagia adalah bisa berarti bagi orang lain. Bayangkan bagaimana bahagianya kita seseorang menyebutkan nama kita sebagai orang yang penting dalam hidupnya. Untuk bisa menjadi sosok yang memberi arti bagi orang lain ini, kita bisa memulai dengan melalukan hal-hal baik di lingkungan sekitar kita. Kita juga bisa mencoba mendaftar menjadi sukarelawan atau mungkin hal yang lebih sederhana, memberikan motivasi bagi orang lain melalui tulisan atau tindakan kita.

Itulah dia 10 kunci agar hidup lebih bahagia menurut Situs http://www.actionforhappiness.org. Saya sendiri secara pribadi meyakini kalau kebahagiaan itu bisa datang dari hal-hal sederhana dan kita bisa mensyukurinya. 

"Tulisan ini di ikut sertakan dalam Blog Collaboration Female Blogger Of Banjarmasin"