Hai! Mumpung saya bisa produktif sepertinya untuk bulan ini, marilah kita produktif. Kali ini saya mau bahas soal skincare favoritku udah sekitar 4 bulan lebih (mungkin yang pernah liat di instasory inget kalau saya pernah bilang akan review porduk ini).

Memang bahas skincare lagi jarang belakangan ini karena memang tidak banyak yang berubah, bisa dibilang saya udah masuk zona nyaman buat skincare. Yang ga nyaman cuma satu : harganya *sad*.

Beberapa produk skincare yang mungkin akan saya review beberapa waktu ke depan: Lancome Advanced Genifique Youth Activating Concentrate, Lancome Energie De Vie The Overnight Recovery Sleeping Mask, dan L’occitane Shea Butter Cleansing Oil. Tetapi mungkin review produk produk ini baru akan keluar dalam waktu sebulan-dua bulan-bahkan lebih karena memang untuk mereview suatu skincare saya butuh waktu trial yang agak lama, minimal sebulan, untuk melihat reaksi kulitku dan efektifitas skincare tersebut, plus masih mengumpulkan pundi pundi uang karena salah satunya masih masuk wishlist alias belum terbeli.

Yang akan saya bahas hari ini adalah Hanyul – Optimizing Serum. Saya pertama kali tau soal skincare ini dari foto-foto flay lay Deszell yang kemudian berujung kepo ngubek ngubek internet dan berujung ke artikel ini di Female Daily.


Apa sih Hanyul Optimizing Serum itu?

Hanyul adalah brand skincare dari Korea yang mungkin jarang kita dengar karena memang online shop di Indonesia tidak banyak yang jual. Hanyul merupakan anak perusahaan Amore Pacific. Setauku, Hanyul bisa ditemukan di store Aritaum di Korea Selatan.

Jujur ini adalah skincare Korea pertama yang cocok dengan saya dari sekian banyak skincare dari negara tersebut yang dicoba.

Sebetulnya agak susah untuk mereview produk ini karena SUSAH sekali menemukan deskripsi produk resmi dalam bahasa Inggris. Bahkan official website Hanyul hanya tersedia dalam bahasa Korea.

Jadi secara garis besar saja. Hanyul Optimizing Serum ini kurang lebih fungsinya sebagai pre-essence yang berfungsi untuk mempersiapkan dan mengoptimalkan kerja produk selanjutnya.

Apa saja ingredients Hanyul Optimizing Serum?

Maaf sekali, lagi -lagi kali ini saya ga bisa menyertakan ingredients list lengkap seperti yang biasa saya lakukan kalau membahas skincare. Tetapi setidaknya analisis ingredientsnya dapat ditemukan di CosDNA.

Menurut klaim Hanyul, 83% dri serum ini berisi bahan aktif dari resep tradisional Korea, yang kalau saya liat dari list ingredients yang tertera di CosDNA, banyak sekali ekstrak tanaman yang salah satu fungsinya pasti sebagai antioksidan, antibakteri, dan lain lain.

Hanyul Optimizing Serum ini masih mengandung alkohol dan parfum, tetapi bagi saya ini bukan masalah besar karena saya bukan orang yang idealis tidak menggunakan skincare beralkohol atau parfum. Saya belum menemukan penelitian alkohol dalam kandungan skincare yang satu suara, alias, pada penelitian yang satu meyatakan alkohol dengan kadar berapapun akan merusak kulit sedangkan penelitian satu lagi mengatakan alkohol dibutuhkan dalam jumlah sedikit untuk membantu penyerapan skincare. Jadi selama baunya bukan bau menyengat alkohol, dan alkohol bukan ingredients nomor dua teratas, maka saya tidak akan mempermasalahkan.

Selain itu Hanyul Optimizing Serum juga masih mengandung pengawet, bagi yang mengharapkan skincare ini all naturals, bukan berarti tidak ada bahan sintetis, apalagi tidak pakai pengawet sama sekali. Tanpa pengawet mungkin suatu skincare hanya akan bertahan dua minggu bahkan kurang di negara kita yang panas dan lembab ini.

Packaging


Packagingnya berupa botol kaca yang berat dengan pump yang mudah dikontrol jadi tidak usah tsayat terlalu banyak produk yang digunakan. Kekurangannya : tidak travel friendly karena memang cukup berat dan saya tidak yakin botol ini antipecah.

Tekstur


Teksturnya cairan kental, jauh lebih kental dari SKII FTE (Seandainya dibandingkan sesama preserum), berwarna coklat bening dan menyerap sangat cepat setelah digunakan. Pada kotak hanyul juga disertakan lembaran petunjuk pemakaian agar serum ini efeknya lebih optimal.

Pemakaian dan Efek Jangka Panjang

Saya menggunakan optimizing serum ini setiap hari di pagi hari sebelum Lancome Energie De Vie Liquid Moisturiser sebanyak 1-2 pump yang kemudian saya ratakan pada wajah dan leher dengan gerakan mengusap ke atas. Kenapa hany saya gunakan di pagi hari? Karena pada kulit sya, serum ini memiliki efek mengurangi produksi minyak sedangkan pada malam hari saya butuh yang lebih lembab seperti FTE SKII yang belum tergantikan sudah hampir 2.5 tahun.

Meskipun serum ini ditujukan buat orang-orang dengan kulit kering, tapi tanpa pelembab, serum ini tidak menunjukkan efek melembabkan pada kulitku. Di sisi lain, serum ini benar-benar booster yang baik karena pelembab yang saya gunakan sesudahnya jadi lebih menyerap dan menunjukan efek signifikan, yaitu hiperpigmentasi pasca inflamasi karena cystic acne di pipi kanan saya yang tidak hilang dari setahun lalu menghilang hanya dalam 2 bulan saya menggunakan kombinasi keduanya. Mungkin dapat dibaca juga di sini kalau Lancome Energie De Vie Liquid Moisturiser merupakan moisturiser holy grailku beberapa bulan terakhir.

Harga?

Di online shop Indonesia serum ini dijual seharga 500-600 ribuan, dalam empat bulan penggunaa, serum ini masih tersisa sepertiga botol, a little goes a long way! Dan sejujurnya saya sudah repurchase satu botol untuk persediaan seandainya botol pertama habis, kemungkinan saya akan tetap repurchase karena saya cinta efek boosternya.

Oke sekian review saya mengenai Hanyul – Optimizing Serum. Semoga bermanfaat dan bisa jadi refrensi bagi teman teman yang sedang dalam pencarian preserum atau preessence atau apapun istilahnya. Sampai jumpa di post berikutnya!