Holla sweethearts!
Aku lupa kalau kemarin senin, dan akhirnya malah up diselasa lagi. maapkeunn yaaa. 
I’m back with another skincare review.
Ga tau ya kenapa aku ini hobby banget bahas skincare dibandingkan makeup. Padahal makeup w nunggu buat direview.

Bicara tentang skincare, masker adalah salah satu item yang gak terpisahkan. Believe or nay, mostly ciwik-ciwik yang gak se-addict aku dengan makeup, skincare dan cute-ness things pasti lebih memilih masker dan sabun cuci muka dibandingkan serum dan etc.

Salah satu masker favourite aku dan banyak orang (pasti kamu-kamu juga) adalah masker dari beras alias bedak dingin. Aku kenal bedak dingin dari jaman aku SD, mama dan nenek aku sering buat untuk dipakai sendiri. Kalau dikampungnya mama, aku sering lihat ciwik-ciwiknya pakai bedak dingin ketika beraktifitas diluar rumah seperti keladang atau sekedar cuci pakaian disungai untuk menghindari terlalu kerasanya panas dari sinar matahari karena bikinnya kan alami jadi kerasa sensasi dinginnya ( btw I miss my mom village so badly, butuh udara segar biar ga stress). Dalam artian bedak dingin ini sudah seperti resep tradisional / warisan turun temurun.

Biasanya proses pembuatan bedak dingin dimulai dari merendam beras around 6 jam kadang bisa sampai semalaman supaya nanti mudah dihaluskan, lalu digiling dengan kunyit / kencur / pandan / bengkuang dan berbagai macam rempah. Setelah menjadi pasta dibentuk lagi butiran sebesar mutiara lalu dijemur dan setelah kering baru disimpan diwadah tertutup diberi potongan rempah kering biar aroma beras yang direndamnya gak kentara.




Ovale Bedak Dingin Review


Ribet ya prosesnya, panjang banget dan bener-bener harus higienis (kalau gak higienis yakin seyakin yakinya pemilik kulit sensitive gak bakalan tahan). Nah tapi beruntungnya akhir tahun 2015 lalu Ovale mengeluarkan masker bedak dingin yang lebih praktis, higienis dan formula yang lebih modern dari sebelumnya.


Ovale Bedak Dingin Review

Ovale Bedak Dingin Review
btw ini semua pictnya diambil tahun lalu dibulan september dan baru sempat direview sekarang. Jadi biar ga tanya-tanya lagi kenapa udah expired :D


Ovale mengeluarkan dalam 2 seri, yang pertama yaitu dengan ekstra mutiara yang dapat membuat kulit lebih cerah dan bercahaya (pink). Yang kedua untuk si pemilik kulit bermasalah dengan jerawat yaitu bedak dingin dengan ekstra teh hijau (hijau).


Ovale Bedak Dingin Review


Well dari segi packaging, Ovale menawarkan masker dalam bentuk sachet yang warnanya putih – pink/hijau (depends on variant). Selain itu terdapat zipper lock sehingga setelah dibuka kita bisa menyimpannya dengan higienis. Pertama kali dibuka kalian bisa nemuin butiran bedak dinginnya divacum dalam plastik kecil.

Untuk satu sachet ini terdapat 30 butir bedak dingin, which is kalau kita gunain maskernya bisa sampai 3x (dengan aturan 8-10 butir setiap sekali pakai). 


Ovale Bedak Dingin Review


Bedak dinginnya berwarna putih susu dengan teksturnya cukup padat dan keras, aromanya masing-masing hampir mirip yaitu aroma bedak dan beras sekaligus aroma bunga-bungaan dan teh (ini untuk varian tehnya, ada kecium wangi teh tapi sedikit banget. Sedikit kecewa karena mikirnya ini bakalan wangi mirip green tea latte yang nikmat haqiqi).

Untuk setiap pemakaian aku bisa ambil 8-10 butir dengan air 1 – 1,5 sendok (bisa diatur sesuai selera sih) lalu dihancurkan dengan perlahan. Biasanya aku bikin bener-bener mirip pasta tapi tidak terlalu kental dan cair biar lebih nempel kekulit. Aku juga lebih suka menggunakan dengan kuas dibandingkan tangan karena gak rapi (emang dasar w aja yang apa-apa maunya perfect lol). Lalu diamkan deh hingga kering, tapi aku biasanya kalau masih kerasa dingin-dinginnya belum mau dicuci lol. Ketika pemakaian emang kerasa dingin sih. Dan terakhir cuci deh dengan air (yha iyalah masa pakai minyak yuu -_). Nah karena teksturnya kan butiran begitu jadi ketika keringpun dia ada butiran-butirannya, ini biasanya aku scrub juga wajah jadi perlahan dan dikit-dikit dulu cuci muka pakai airnya. Biar kerasa lebih bersih.



Ovale Bedak Dingin Review


Aromanya tadi bertahan hingga bedaknya kering. Dan ketika kering dia bakalan rontok sedikit-sedikit. Aku paling gak suka kalau pakai bedak ini dibagian bawah hidung karena ketika kering rasanya gak enak serbuknya itu kadang keluar alias takut kehirup.

Btw aku dapat info kalau penggunaan masker kaya gini tuh juga gak boleh lama-lama karena takutnya masker bisa menyerap kembali nutrisi dan minyak alami kulit yang ternyata bagus buat kulit kita.

Nah untuk resultnya yang paling kerasa itu lebih segar, muka lebih kencangan, cerah sesaat, makeup lebih bagus hasilnya, dan untuk jerawat sendiri bisa kalian lihat di pict diatas yaitu lebih mendingan alias lebih kalem dan lebih cepet kering. Selama pemakaian yang cukup panjang karena biasanya aku repurchase tapi aku selingin sama masker lain, aku belum bisa merasakan warna kulit yang berubah banyak sih lebih tepatnya hanya sesaat ketika jam-jam pemakaian dan lebih sedikit cerah tapi dikit banget lohh hampir ga notice). Tapi ga mungkin juga langsung 3 tone naiknya skintone w ntar dikira apa coba.





Untuk produk seharga Rp6,200 ini termasuk murah meriah dengan hasil yang cukup baik dengan harga segitu. Aku bisa kasih 4 bintang dehhh.


Sekian dulu review hari ini, sampai jumpa dengan berbagai racun kecantikan lainnya.

See you on my next post
Loves
Ayuri






Facebook/ Page / Ask.fm / Instagram / Twitter / Youtube / Contact.Ayuri@gmail.com