Happy new years sweet hearts!
Yap first post in 2018.
Semoga tetep rajin ngeblog ditengah waktu yang super sibuk ini. Yang kerja di dept store sambil kuliah dengan jam kerja yang terikat pasti tau gimana ribetnya bagi waktu.

Diawal tahun ini aku mau ngebahas essence sejuta umat ini, disaat orang-orang udah pada bahas essence yang lain aku baru mau bahas ini menyedihkan sekali hahaha.
Produk yang katanya dupe dari SK-II ini bekerja dengan baik dikulit banyak orang. Tapi apakah bekerja dengan baik juga dikulit aku? Beneran sama persis dengan SK-II kah? Mari kita bahas


Produk ini dikemas dengan box putih bersih dengan berbagai keterangan disetiap sisinya. Well packaging warna putih gini photogenic banget sih, di match sama warna apa aja masuk.








Aku selalu skip keterangan hangulnya, percuma q tak mengerti artinya bacanya juga ntar jadi amburadul. Jadi bagi yang gak ngerti lebih baik jangan memaksakan, karena masih ada keterangan English yang bisa dibaca.




Essencenya sendiri dipackaging dengan botol kaca yang cukup kokoh (tapi sepertinya bakalan pecah juga kalau jatuh atau dibanting). Dilengkapi dengan tutup berwarna silver sehingga produknya kelihatan mahal. Tapi karena untuk ukuran 155ml ini I don’t recommended for bring it when travelling. Selain berat juga rawan pecah.






Tempat keluar essencenya juga pas tidak begitu besar ataupun kecil, jadi kalau gak sengaja kesenggol pas lagi berskincare ria gak bakalan tumpah banyak banget (pengalaman sering kesenggol, untung yang tumpah beberapa tetes aja). Sebenarnya ini juga ada penyumbat kecil untuk mulut botolnya tapi karena kecil jadi lupa naruhnya dimana akhirnya hilang.




Dari segi tekstur essence ini bener-bener mirip air ketika dipakai sensasi segernya kerasa begitupula dengan warnanya tetapi sedikit keruh, sedangkan aromanya strong persis aroma fermentasi tetapi ketika dibaurkan kewajah aromanya akan hilang selang beberapa detik pemakaian.
Basiclly karena ini merupakan first treatment essence, kebanyakan orang sering menggunakannya banyak-banyak di step awal skincare routine. Tapi walaupun mirip air, ketika pemakaiannya terlalu banyak akan terasa sedikit lengket.

Produk ini mengklaim free dari 7 system yaitu : Paraben, Mineral Oil, Benzophenone, Alcohol, Animal Oil, Color and Spice.




Setelah menggunakan 3 botol essence ini, aku merasakan perubahan tekstur kulit yang lebih baik, lebih lembab, jerawat cepet kering, redness cepet hilang, lebih cerah dan sedikit glowing dibeberapa bagian dipemakaian botol pertama dan kedua. Tapi setelah botol ketiga aku ngerasa stuck dihasil yang gitu-gitu aja mungkin butuh waktu yang lebih lama lagi biar lebih glowing atau hanya halusinasi aku gara-gara bosan dan pingin coba-coba yang lain. Yang jelas perubahannya memang stuck disitu-situ aja.




Bedanya dengan SK-II yang tidak mengklaim dari bahan-bahan tersebut. Selain itu aroma SK-II lebih strong dari ini. Untuk hasil aku belum bisa bilang SK-II lebih bagus ataupun Secret Key yang lebih bagus. Karena aku baru pakai SK-II dalam versi travel sizenya. 






Anyway, botol ketiga dari STE aku masih sisa ¼ nya tapi agak aneh karena berubah warna jadi lebih keruhan aromanya lebih strong dari sebelumnya. Akhirnya aku coba tanya kebebrapa teman blogger yang pakai ini produk, tetapi mereka gak ngalamin hal yang sama. Asumsi aku adalah masalah suhu penyimpanannya. Sehingga aku gak pakai lagi karena takut kenapa-napa.

Untuk ukuran produk seharga Rp179.000-Rp239.000 (depens on where you wanna buy) produk ini cukup mumpuni dan cukup membantu mengatasi masalah-masalah kulit serta membuat kulit lebih cerah karena kandungan galactomyces dan bahan-bahan alami lainnya.


Product Rank : 4/5


See you on my next post
Loves
Ayuri




Facebook/ Page / Ask.fm / Instagram / Twitter / Youtube / Contact.Ayuri@gmail.com