Fonterra Foodservices, yang merupakan unit bisnis dari Fonterra Brands Indonesia, hari ini menggelar acara diskusi bertajuk “Berbagi Kisah Manis Kesuksesan Bisnis Cake Bersama Fonterra Foodservices” dikawasan Grand Indonesia. Acara tersebut turut menghadirkan Colette & Lola sebagai salah satu pelanggan setia Fonterra Foodservices. Dalam acara yang diselenggarakan di salah satu outlet Colette & Lola ini, para pembicara yang terdiri dari Anindita Sari, Marketing & Insights Manager Fonterra Foodservices Indonesia; Yus Andriana, Advisory Chef Fonterra Foodservices; dan Steve Diaz, Pastry Chef Colette & Lola, berdiskusi mengenai pentingnya inovasi produk dan pilihan bahan baku yang berkualitas dalam menjaga cita rasa sajian demi kepuasan konsumen.

 

Industri penyediaan makanan dan minuman atau food service, yaitu kafe, bakery dan restoran besar maupun kecil, semakin berkembang pesat di Indonesia selama sepuluh tahun terakhir. Hal ini diperkuat dengan hasil laporan Kementerian Pariwisata yang mencatat pada 2013, sektor kuliner memberikan kontribusi nilai tambah bruto sebesar Rp 208,6 triliun dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 4,5 persen dari tahun 2012-2013[1].

 

“Pertumbuhan industri food service di Indonesia sangat pesat. Hal ini tidak terlepas dari gaya hidup masyarakat saat ini yang lebih memilih kafe atau restoran sebagai tempat untuk berkumpul bersama teman atau keluarga. Jumlah kafe, restoran besar dan kecil dengan berbagai macam konsep desain yang unik, menarik dan memberikan kenyaman bagi pelanggannya juga semakin banyak kita temui,”  ujar Anindita Sari, Marketing & Insights Manager Fonterra Foodservices Indonesia.

 

“Bersaing dari sisi desain dan konsep tata ruang saja tentu tidak cukup. Berani berinovasi dengan bahan baku yang berkualitas untuk menciptakan cita rasa yang disukai pelanggan akan menjadi penentu dari kelangsungan usaha food service itu sendiri. Yang dibutuhkan pelaku bisnis kafe, restoran besar atau kecil adalah kreativitas dan jangan terpaku dengan bentuk dan rasa kue yang biasa, tapi mencoba untuk menciptakan cita rasa yang luar biasa,” jelas Anindita.

 

Sebagai salah satu pemasok produk-produk susu dan olahan terkemuka bagi para pelaku bisnis food servicedi Indonesia, Fonterra Foodservices memahami betul bahwa inovasi produk tanpa melupakan cita rasa adalah nilai tambah dan kekuatan bagi produk yang dijual.

 

“Berawal dari pemikiran tersebut, Fonterra Foodservices berkomitmen untuk mendukung perkembangan industri kuliner dan food service. Dimulai dari menyediakan produk produk mentega, susu, keju, krim keju, krim khusus untuk whipping dan cooking, serta krim UHT dan produk berbasis susu dengan kualitas tinggi lainnya, Fonterra juga memberikan layanan dan solusi terbaik kepada para mitra bisnisnya dengan bersama-sama mengembangkan keahlian, keterampilan dan pengetahuan para chef,” tambah Anindita.

 

Berbekal populasi penduduk yang besar, ditambah jumlah kelas menengah yang meningkat tajam, Indonesia menjadi pasar yang potensial lagi memikat bagi pebisnis kuliner. Namun, yang dapat bertahan dalam bisnis ini ialah mereka yang memiliki keunggulaan. Tingginya persaingan bisnis kuliner memaksa para pelaku bisnis untuk giat berinovasi mulai dari bentuk atau tampilan, cara penyajian, kreasi pembuatannya.

 

“Inovasi produk adalah salah satu kunci untuk memiliki kesempatan dan peluang besar untuk menjangkau pangsa pasar yang lebih kuat dan besar, serta menjawab kebutuhan konsumen yang semakin spesifik dan bervariasi. Hal ini yang mendorong Fonterra untuk senantiasa mencari cara untuk dapat memenuhi kebutuhan para pelaku bisnis jasa makanan di Indonesia untuk mengembangkan produk-produk foodservice yang baru dan inovatif dengan senantiasa menyediakan bahan baku yang berkualitas,” jelas Yus Andriana, Advisory Chef Fonterra Foodservices.

 

Lebih lanjut Yus memaparkan bahwa komitmen tersebut diberikan tidak hanya dalam bentuk penyediaan bahan baku berbasis susu dengan kualitas tinggi, namun juga berbagi pengetahuan dalam bidang resep dan mengolah makanan.

 

“Menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi memasak skala nasional pun sudah dan akan terus kami lakukan dan kembangkan. Inovasi memang menjadi kata kunci dari keberhasilan pelaku food service untuk bertahan dan terus berkembang ditengah maraknya persaingan saat ini,” tambah Yus.

 

Steve Diaz, Pastry Chef Colette & Lola, berbagi pengalamannya dalam menjadikan Colette & Lola sebagai salah satu outlet cake terpopuler di Jakarta, dimana inovasi produk adalah hal yang terus mereka lakukan setiap saat.

 

“Kami tidak pernah berhenti mengevaluasi dan mempelajari kondisi pasar dan target konsumen kami. Segala proses tersebut memberikan kami ide dan inspirasi untuk terus berinovasi menciptakan produk yang disukai pelanggan. Salah satunya adalah produk cheese cake dengan 3 varian baru yang kami ciptakan berdasarkan dari proses berinovasi tersebut,” jelas Steve Diaz.

 

Sejak dibuka pada Mei 2013, Colette & Lola telah sukses mencuri perhatian para pecinta kuliner, khususnya cake. Dikelola oleh Ismaya Group, Colette & Lola memiliki empat outlet yang tersebar di Jl. Senopati, Kebayoran Baru, Grand Indonesia Shopping Town, Mall Kelapa Gading dan Mall Puri Indah.

 

Fonterra Foodservices adalah pemasok terkemuka produk berbasis susu untuk koki, restoran, gerai makanan cepat saji, hotel dan juga toko-toko roti di seluruh kawasan Asia. Di Indonesia, Fonterra merupakan pemimpin pasar di bidang foodservice dan merupakan produk pilihan untuk produk mentega, susu, keju, krim keju, krim khusus untuk whipping dan cooking, serta krim UHT dan perlengkapan masak-memasak. Rangkaian produk foodservice berkualitas Fonterra telah digunakan oleh lebih dari 3.500 hotel, restoran, katering dan industri makanan di Indonesia.