Holla...

Habis lebaran kemarin harus diakui mood menulisku itu seakan pergi, hilang dan sirna entah kemana. Tapi aku sadar aku harus bangkit dan mulai menulis lagi, demi kewarasan diri sendiri (wkwk). Setelah mengumpulkan puing-puing semangat, akhirnya aku memutuskan benda ini untuk menjadi produk pertama yang mau aku review setelah "libur panjang" kemarin. Dan pilihan pun jatuh kepada..

Eng.. Ing.. Eng..
Yup!  Garnier Micellar Oil Infused Cleansing Water.

Jauh sebelumnya, aku sudah sering melihat review produk ini dari teman-teman beauty blogger lainnya. Nah dari situ aku langsung penasaran dan memasukkan produk ini ke dalam wishlist aku. Kebetulan juga micellar water yang biasa aku pakai sebelumnya sudah habis. Jadi aku memutuskan untuk beralih ke yang baru dan memang memiliki perbedaan dari yang sebelumnya. 

Seperti apa perbedaan yang aku maksud? Dan bagaimana performanya menurutku? Yuk beb, disimak reviewnya sampai selesai ya. 

Tentang Brand

Garnier adalah brand asal Perancis yang memproduksi kosmetik dan skin care. Secara global, brand ini sudah ada dari tahun 1904. Aku kurang tahu pasti kapan mereka mulai muncul di Indonesia. Tapi seingatku, aku mulai akrab dengan brand ini ketika SMA, sekitar tahun 2004-2005 melalui iklan mereka yang berseliweran di televisi.

Untuk info lebih lanjut bisa cek Website mereka dan juga akun Instagramnya ya.

Website: www.garnier.co.id
Instagram: @garnierindonesia

Tentang Produk


Garnier micellar oil infused cleansing water adalah varian micellar water ketiga yang dikeluarkan oleh Garnier. Sebelumnya sudah ada yang berwarna pink (untuk kulit sensitif) dan yang berwarna biru (untuk kulit berminyak juga berjerawat). Sedangkan si bontot yang identik dengan warna kuning ini ditujukan untuk semua jenis kulit.

Garnier bisa dibilang adalah salah satu pelopor micellar water di Indonesia. Aku masih ingat betul, setelah brand ini meliris si "air ajaib" ini di Indonesia, mulai sejak itu brand lain pun mulai gencar memproduksi produk serupa.

Jujur ya aku sendiri sempat bingung sebenarnya apa sih beda micellar water ini dengan makeup remover lainnya? Dan kenapa diberi nama begitu? 

Setelah googling, ternyata yang membedakannya adalah kandungan molekul kecil berbentuk bulat dari kandungan minyak pembersih yang disebut Micelles. Molekul Micelles itu juga yang membuat namanya menjadi micellar water. 

Mungkin sudah banyak yang tahukah? Tapi aku cuma mau menginfokan aja, siapa tahu ada yang baru tahu juga kayak aku. Hehehe. 

Produk ini terdiri dari dua varian ukuran loh ada yang 125 ml atau ukuran kecil dan 400 ml atau ukuran besar.

Punyaku saat ini adalah yang ukuran kecil,  karena waktu beli kemarin yang ada cuma size ini. Kalau ada yang gede pasti aku juga akan beli yang itu. Kenapa? Karena lebih hemat cin.. LOL.

Size & Price: 
125 ml: @40.000 IDR
400 ml: @95.000 IDR

Where To Buy?
Hampir di semua minimarket dan supermarket ada menjual produk ini. Bahkan di apotik juga ada kok. Nggak susah kok mendapatkannya.  

Packaging


Packagingnya adala botol plastik bening mirip seperti botol air minum kemasan atau malah mirip botol infus ya? Haha

Pada badan botol bagian depan, terdapat stiker bening yang memuat keterangan keterangan dari produk. Seperti nama brand, nama produk, klaim  dan isi produk. 


Bagian belakang kemasaanya juga tidak jauh berbeda dengan bagian depannya. Hanya saja stiker yang memuat keterangan produk berwarna putih. 


Pada bagian belakang ini, keterangan produknya jauh lebih jelas dan detail. Klaim produk dan penjelasan produk dijelaskan dalam dua bahasa Indonesia dan Inggris. Di sini cara pakai, ingredients dan barcode juga tertera.



Pembersih make up ini dijual dalam keadaan tutup yang tersegel plastik bening. Ini adalah salah satu point yang aku suka dari sebuah produk. Rasanya tuh, kehigienisan dan kandungan isinya terjamin. 


Tutup flip topnya berwarna cream, dengan bentuk menyerupai cap. Terdapat lubang kecil yang berfungsi sebagai jalan keluar air micellar ini. 

Ukuran lubangnya sangat pas sih menurutku. Membuat cairan keluar tidak berlebihan namun, juga tidak terlalu sulit untuk membasahi kapas. 

Ingredients

Aqua/water, Cyclopentasiloxane, Isohexadecane, Argania Spinosa Oil/Argania Spinosa Kernel Oil, Benzyl Alcohol, Benzyl Salicylate, Butyl Methoxydibenzoylmethane, Ci 60725/Violet 2, Decyl Glucoside, Dipotassium Phosphat, Disodium Edta, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Ethylhexyl Salicylate, Geranoil, Haematococcus Pluvialis/Haematococcus Pluvialis Extract, Hexylene Glycol, Limonene, Linalool, Pentaerythrityl, Tetra-Di-T-Butyl Hydroxyhydrocinnamate, Polyaminopropyl Biguande, Potassium Phospathe, Sodium Chloride, Parfume/Fragrance.

Tekstur, Formula & Scent

Seperti namanya, teksturnya berupa air bening dengan lapisan oil berwarna kuning keemasan. 


Lapisan oil ini hanya sekitar seperempat dari isi keseluruhan. 

Ketika di shake, air dan oil akan mudah menyatu dan menghasilkan busa. Warna cairannya juga berubah menjadi kuning keruh. 


Untuk perbedaan sebelum dan setelah di shake, silahkan lihat foto dibawah ini dear. 


Sayangnya lapisan oil dan waternya terlalu cepat terpisah. Jadi ketika aku membersihkan wajah pakai ini harus sering-sering ngeshake botolnya agar lapisannya tetap menyatu.

Formulanya juga sangat nyaman dikulit. Tidak terasa panas maupun tajam sampai membuat kulit cekit-cekit. Walaupun ada kandungan oilnya, tidak greasy yang sampai lengket. Malah kulit terasa segar, lembut, dan lembab.

Dan, karena dia dipakai untuk membersihkan seluruh make up. Termasuk lipstick, masalah "rasa" juga penting. Si Garnier ini tidak meninggalkan rasa yang menggangu seperti pahit. Walaupun memang sedikit terasa asin-asin hambar kayak air mata gitu. Wkwkwk. 

Aku sangat suka dengan aromanya yang segar dan lembut. Seperti percampuran antara aroma floral dan sedikit wangi lemon. Bisa dibilang ini adalah aroma khas-nya Garnier, karena dulu aku pernah pakai facial wash dan day creamnya. Wanginya tuh persis seperti ini lho.

Performa

Yang paling penting dari sebuah make up remover adalah "kesaktiannya" dalam menghapus atau membersihkan riasan di wajah. Bener kan? 

Micellar water dari Garnier ini mampu membersihkan make up dengan mudah, tanpa perlu usaha keras. Jadi tinggal disapu manja dengan kapas secara perlahan, semua riasan yang menempel bisa sirna dengan mudah. 

Iya! Semua. Bahkan mascara waterproof pun keangkat sempurna tanpa bekas kehitaman dibawah mata. Dan sama sekali tidak meninggalkan rasa perih karena harus menggusrek-gusrek kulit dengan tekanan kuat. 

Foto dibawah ini adalah ilustrasi membersihkan makeup dengan micellar water ini dalam sekali swipe pelan saja. 


Bisa lihat kan? Mampu mengangkat makeup dengan cukup bersih dalam sekali usapan saja.

Kalau dibawah ini adalah before after ketika aku membersihkan riasan diwajahku.


Mascaranya keangkat dengan bersih tanpa noda kehitaman yang beleber di bawah mataku kan? 

Conclusion

Aku sangat puas dengan produk ini. Walaupun hampir semua micellar water yang aku coba menunjukan performa yang baik, tapi tetap saja aku harus membersihkan riasan mata dengan bantuan eye make up remover khusus atau baby oil. Tapi, produk ini memberikan inovasi yang semakin memudahkanku dalam membersihkan semua make up hanya dengan satu produk. Tapi tetap ya, double cleansing penting. Hanya saja, produk yang praktis itu memang punya value lebih dimataku.

Pros

+ Praktis karena bisa membersihkan semua make up dengan satu produk saja
+ Mampu membersihkan make up dengan mudah
+ Harga terjangkau
+ Mudah didapatkan
+ Brand terpercaya, dengan izin BPOM pastinya dong
+ Nyaman di kulit
+ Aromanya segar

Cons

- Cairan oil dan waternya mudah terpisah kembali ketika sedang digunakan

*****

Yakkk.. 
Akhirnya postingan diantara sejuta rasa malas yang membelenggu ini selesai juga. Semoga bermanfaat. Sampai ketemu di postingan selanjutnya dear.

XOXO

Madamabi___