Google Inc. mengumumkan bahwa divisi barunya Google Life Sciences*  akan bekerja sama dengan produsen obat Sanofi SA Eropa untuk cara yang lebih baik untuk mengelola diabetes. Google dan Sanofi berencana untuk mengembangkan cara-cara untuk menyimpan dan menganalisa kadar glukosa secara langsung/real time. Pasien dan dokter akan dapat merespon lebih cepat terhadap fluktuasi gula darah, dan menghindari komplikasi jangka panjang yang berhubungan dengan pengelolaan yang buruk dari penyakit ini. Mereka akan bekerja pada cara-cara baru penyuntikkan hormon, seperti pena bluetooth yang memungkinkan dokter memantau berapa banyak insulin yang pasien suntikan dan kapan saja.
 
Hanya beberapa minggu sebelum kesepakatan Sanofi, Google menandatangani perjanjian dengan Dexcom (produsen alat pemantauan gula darah berbasis di San Diego) untuk melakukan inovasi pemantauan kadar glukosa pasien, dengan menggunakan teknologi baru seperti perangkat yang mudah dipakai dan tersambung ke internet dengan ukuran plester/Band-Aid.
 
Produk lain yang muncul yang berasal dari laboratorium Google X adalah lensa kontak mata yang tertanam chip komputer dan sensor dalam ukuran millimeter yang dapat mengukur glukosa dalam air mata. Teknologi ini dapat bertindak sebagai sistem peringatan dini, dengan nyalanya lampu LED kecil ketika kadar gula darah melewati ambang batas. Google telah menyerahkan lisensi teknologi ini untuk Alcon (divisi perawatan mata dari Swiss, anak perusahaan produsen obat Novartis) 

* organisasi (kelompok insinyur terbaik perangkat lunak, ahli onkologi, dan ahli optik) dari  divisi Google X (fasilitas semi-rahasia yang dijalankan oleh Google), yang didedikasikan untuk membuat langkah besar teknologi (mendeteksi, mencegah, dan mengelola penyakit) dari tahap penelitian dan pengembangan menjadi tahap uji klinis.img src="http://i.sociabuzz.com/tck_pix/bl_act?_ref=239573338a22e8133fb729e97b4f79296c117c53&_host=www.mw2167.blogspot.com">