Teknologi itu ibarat pisau bermata dua di satu sisi digunakan untuk hal yang positif di sisi lain bisa digunakan untuk hal yang negatif. Semenjak internet muncul diiringi dengan bertebarannya harga smartphone murah yang mempermudah mengakses internet orang-orang semakin mudah memanfaatkannya. Apalagi ramainya sosial media. Yang semulanya jadi wadah silaturahmi karena lama tak bersua dengan keluarga dan teman yang kemudian dilertemukan kembali berkat internet sampai dijadikan wadah membuat status dan share informasi. Sayangnya lama kelamaan kemudahan mengakses internet dimanfaatkan oleh orang-orang maupun kelompok tertentu untuk menyebarkan berita Hoax dan menyebarkan kebencian. 

Miris memang kalau lihat banyak broadcast dan link-link yang disebarkan lewat sosial media. Parahnya lagi group-group chatting di WhatsApp yang biasanya untuk saling bertukar kabar sudah dijejali dengan berita hoax dan menebarkan kebencian. Contohnya group chat keluarga. Yang disebar beritanya apa fotonya entah foto peristiwa apa jadi nggak nyambung. Sebenarnya kalau mau pintar dikit mbok ya di cek dulu. Untungnya kalau sama keluarga masih bisa saling mengingatkan, kalau sama teman yang sudah lama nggak ketemu terus diingatkan belum tentu terima. Sekarang ini semua orang merasa dirinya benar dan paling pintar. Kenapa teknologi semakin canggih kitanya justru yang tambah nggak canggih ya cara berfikir dan menyikapi berita hoax. Parahnya lagi kalau ada anggota di group ataupun di sosmed yang langsung main sambar seperti kompor. Padahal beritanya saja belum dibaca, terbukti kalau literasi baca saja kurang.



Coffee Morning Kapolda Metro Jaya bersama Netizen

Terkait semakin maraknya berita hoax dan berita yang menyebarkan dan menghasut kebencian Polda Metro Jaya mengajak para netizen yang aktif di media sosial untuk aktif juga menyebarkan berita baik. Semakin banyak berita baik yang disebar apalagi itu konten positif dan bermanfaat untuk orang lain semakin banyak pula orang-orang yang membacanya. Di acara Coffee Morning Kapolda Metro Jaya bersama Netizen yang digelar di Gedung Promoter 9 Mei 2018 lalu Kombes Pol Argo Yuwono Kabid Humas Polda Metro Jaya dalam sambutannya mengatakan saat ini masyarakat sangat mudah terprovokasi dengan berita-berita atau pesan yang mereka terima yang belum tentu jelas kebenarannya. Ini sangat mengkhawatirkan kehidupan bermasyarakat kita, karena mengganggu kenyamana dan ketertiban pastinya.

Harapan Polda Metro Jaya agar netizen bijak bersosial media. Jangan jadikan sosial media sebagai ajang saling sindir, saling membenci, menyebar kebohongan, dan melakukan penipuan. "Mari kita bersama-sama memerangi hoax," ujar Pak Argo Yuwono. Kasihan orang-orang yang tidak tahu apa-apa jadi gampang terpengaruh dan menelan mentah-mentah berita yang tak jelas sumbernya dan tak ada manfaatnya sama sekali. Untuk itu netizen yang aktif menggunakan sosial media bisa memberikan contoh yang baik.

Kombes Pol Argo Yuwono
Acara Coffe Morning hari itu yang seharusnya dihadiri Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Aziz, namun karena kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob Kapolda digantikan oleh Inspektorat Pengawas Daerah Kombes Pol Komarul Zaman. Dalam pesannya Kapolda Metro Jaya meminta kepada para pengguna sosial media agar berhati-hati dan bijak menanggapi berita yang belum tentu benar atau hoax. Jangan sampai warga netizen ikut-ikutan menyebarkan kembali berita hoax.

Media sosial kini tak lagi dijadikan tempat saling berbagi informasi yang positif, media sosial justru dimanfaatkan sekelompok orang untuk menyebarkan berita hoax dan ujaran kebencian, mrisnya lagi berita-berita itu dikaitkan dengan politik, sara, dan agama. Untuk itu Polda Metro jaya mengajak netizen untuk berkarya dengan konten-konten yang positif, bersama-sama membuat sejuk negeri ini dengan menangkal isu politik dengan karya kreatif.

Kombes Pol Komarul Zaman


#SebarkanBeritaBaik Lewat Citizen Journalism Social Media Competition

Dalam rangka mewujudkan keamanan dan ketertiban di negeri ini, Polri punya peran penting untuk menangkal segala bentuk informasi negatif, karena ini sangat meresahkan dalam kehidupan bermasyarakat. Nah, untuk menyejukkan konten di sosial media Polda Metro Jaya mengadakan Citizen Journalism Social Media Competition dengan tujuan agar tercipata konten positif berupa karya yang lebih humanis dan kreatif.

Adapun tema yang diusung dalam lomba ini adalah Mari Bersatu Menjaga NKRI dengan hashtag #SebarkanKebaikan. Semua netizen bisa turut serta untuk mengikuti event lomba ini dengan membuat karya terbaik. baik itu blog, vlog, dan sosial media dengan konten yang positif. Hadiah lombanya lumayan banget nih ada sepeda motor, laptop, kamera, dan smartphone. Pemenang juga berkesempatan ikut meliput kegiatan Kapolda patroli udara dengan helikopter.

cara ikutan lomba
Rencananya event lomba ini akan digelar secara rutin oleh Polda Metro Jaya jadi kesempatan untuk dapat hadiah semakin banyak sebagai wujud apresiasi Polda Metro Jaya kepada semua netizen yang membantu kinerja Polri. Periode lomba dimulai tanggal 9 Mei - 22 Juni 2018 dan pemenang akan diumumkan tanggal 1 Juli 2018 bertepatan dengan Hut Bhayangkara. Yuk teman-teman ikutan #SebarkanBeritaBaik.