Stigma bahwa generasi milenial enggan beli properti kian berkembang. Properti bukan prioritasnya para milenial saat ini. Prioritas mereka lebih kepada travelling, menikmati hidup untuk keberhasilan bisnis. Toh sekarang kerja bisa dari mana saja karena era digital makanya mereka bisa kemana-mana nomaden nggak perlu rumah. Jadi sekarang mulai tenar 'co living space' dari pada co working space. 

Apa kira-kira yang menjadi kendala para milenial enggan beli properti? Berdasarkan survei BI 2017 bahwa faktor-faktor yang menjadi penghambat pertumbuhan bisnis properti itu adalah bunga KPR (20,36%), persyaratan uang muka (16,57%), pajak (16,13%), perizinan (14,45%), serta kenaikan harga bahan bangunan (11,68%), di mana lebih dari 76% konsumen masih mengandalkan kredit bank (KPR/KPA) untuk membeli rumah. Ini menyebabkan generasi milenial malas beli properti karena ribet.  

generasi milenial di zamannya :) 
Generasi milenial itu lebih suka pasar properti yang friendly, flexibility payment dan affordable. Jadi produk properti seharusnya bisa dijangkau oleh generasi milenial, juga bank-bank pemberi kredit membuka diri agar bisa di akses generasi milenial. Generasi milenial ini merupakan segmen yang memiliki potensi jangka panjang loh bisa jadi pumya pengaruh untuk industri properti. Satu lagi nih kendala yang membuat orang-orang khususnya gerenasi milenial enggan beli properti karena kendala untk datang ke pameran properti langsung. Soalnya tau sendiri kan, biasanya pameran properti biasanya di kota besar yang lokasi pamerannya harus melewati padatnya lalu lintas, macet, susah dapat parkir, dan susahnya akses transportasi massal. Hari gini kaum milenial mau macet-macetan? Sedangkan beli barang untuk kebutuhan rumah dan dapur saja mereka belanja online dari pada macet-macetan.

Makanya saya penasaran banget sewaktu diundang ke acara blogger gathering PropertyExpo.id Selasa, 8 Mei 2018 lalu di Kay's Coffee Hotel Golden Tulip Passer Baroe. Yang bikin penasaran Propertyexpo.id ini digaung-gaung sebagai pameran properti zaman now. "Wah, inovasi baru nih", saya bilang ke suami sewaktu membaca undangan yang saya terima. Yups, ini adalah langkah inovatif yang dilakukan oleh Indonesia Property Watch.

semangat nih mau liat-liat properti di PropertyExpo.Id

PropertyExpo.Id Pameran Properti Zaman Now

PropertyExpo.Id adalah pameran properti berbasis online yang idenya berasal dari Ali Tranghanda CEO dari Indonesia Property Watch (IPW). Menurut mas Ali Tranghana PropertyExpo.Id hadir untuk menjawab kondisi ribetnya para milenial untuk datang ke pameran properti secara konvensional. Maka dibuatlah pameran properti online yang pertama dan satu-satunya di Indonesia ini. 

Enaknya pameran properti online ini selain tanpa harus macet-macetan, dan nggak ribet parkir bisa diakses dimana saja dan kapan saja, jadi nggak repot-repot menyiapkan waktu khusus untuk berkungjung ke pameran. Kita juga bisa mendapatkan informasi yang lebih lengkap dari pameran properti online ini karena para marketing proyek selalu ready memberikan informasi dari feature WhatsApp Chatting yang tersedia di PropertyExpo.Id, jadi kapanpun calon konsumen dan marketing bisa saling berinteraksi setiap saat.

Ali Tranghanda
PropertyExpo.Id sudah digelar sejak tanggal 1 Mei kemarin dan akan berakhir tanggal 31 Mei 2018 di www.propertyexpo.id. Ada 43 proyek yang telah bergabung untuk bersama-sama memasarkan produknya dari berbagai wilyah, antara lain: Jakarta, Bogor, Bekasi-Cikarang, Tangerang-Banten, Semarang, Makasar, dan Batam. Tipe dan harga rumah yang dipamerkan pun beragam jadi semakin banyak pilihan yang bisa kita sesuaikan dengan kebutuhan kita. Puas banget kan ya sambil nyantai bisa pilih-pilih properti yang cocok lokasi dan tipe rumah yang sesuai kantong.

Kabar baiknya kita bisa dapat harga lebih murah kalau beli properti di ProperyExpo.Id. Kok bisa? Nah, selama periode pameran PropertyExpo.Id kita dapat mengklaim voucher atau discount sampai dengan 10 juta rupiah. Lumayan banget jadinya harga nya pasti lebih murah.

www.propertyexpo.id

#HunianZamanNow

Pameran properti online rencananya akan rutin diadakan dan dengan tema yang berbeda-beda. Kali ini temanya adalah #HunianZamanNow. Tema ini sekaligus sebagai campaign agar para milenial melek properti sedini mungkin. Memiliki properti pada prinsipnya lebih cepat lebih baik karena harga properti memiliki tren kenaikan yang konsisten. Malah kenaikan harga properti lebih cepat dibandingkan kenaikan gaji, haha betul nggak?

Jadi kalau alasan generasi milenial sulit mengumpulkan uang untuk uang muka KPR, masalah ini sebenarnya bisa disiasati dengan banyak alternatif cara bayar yang ditawarkan bank-bank yang bekerjasama dengan properti. Malah sekarang ini banyak pilihan cara bayar yang pas. Kalau mas Ali Tranghanda bilang coba deh pinjam mertua buat DP rumah sebelum harga properti terus-menerus naik. 

Iya sih, kalau nggak sekarang kapan lagi karena adik-adik generasi milenial suatu saat akan berkeluarga dan sudah pasti membutuhkan rumah jadi pintar-pintar atur keuangan sejak dini untuk mengurangi pola konsumsi yang nggak terlalu penting, biar cepat menemukan rumah idaman.