Beberapa orang ada yang menghindari penggunaan bedak tabur dikarenakan kurang praktis dan bikin berantakan tapi tidak untukku. Sebagai penggemar bedak tabur atau loose powder aku cukup tertolong dengan kehadiran produk yang satu ini. Langsung saja simak kisahku tentang beberapa produk bedak tabur yang sedang sering banget aku pakai. Oh iya hampir lupa postingan pertamaku di awal tahun 2018 adalah kolaborasi lagi dengan teman-teman dari Komunitas Beauty Blogger dan Vlogger Indonesia (KBBV) yang mana ini adalah kolaborasi ke-3 yang aku buat bersama mereka. Kedua postingan sebelumnya yaitu tentang lipstick cair favorite  dan postingan penutup di akhir tahun 2017 yaitu tentang produk make up dan skincare andalan selama tahun 2017. 


Bedak tabur untukku bukan hanya sekedar pelengkap tata rias tapi juga sebagai pertolongan pertama ketika kulit wajah terlihat terlalu glowy lantaran minyak berlebih. Bedak tabur teksturnya cenderung lebih ringan dibandingkan dengan bedak padat. Walau dari segi coverage sangat sheer bedak tabur sangat membantu untuk mengeset alas bedak atau foundation. Selain itu untuk tampilan yang lebih natural dan ringan biasanya aku hanya menggunakan bedak tabur setelah pelembap atau BB Cream.

1. Coty Airspun Loose Face Powder Translucent Extra Coverage

Ini adalah bedak tabur pertama yang aku punya ketika mulai mengenal dunia tata rias. Sempet booming di awal kemunculannya padahal brand ini bukan sesuatu yang baru karena sudah ada sejak tahun '30-an. Ukurannya lumayan besar lho ini bedak taburnya sampai sekarang ngga habis-habis. Berisi sekitar 65 gram produk dalam wadah berbentuk jar bulat dengan ukuran yang lumayan besar juga. Memang agak bulky jadi biasanya kalau mau dibawa traveling aku pindahkan ke wadah dengan ukuran yang lebih kecil. Ada 8 warna Coty Airspun Loose Face Powder yaitu;
  • Suntan
  • Translucent
  • Fragrance free
  • Honey Beige
  • Rosey Beige
  • Muted beige
  • Naturally Neutral
  • Translucent Extra

Cover depan tutup wadah Coty Airspun

tampak belakang wadah Coty Airspun
Walau ukuran wadahnya lumayan besar Coty Airspun tetap dilengkapi dengan sekat penutup antara produk dan tutup wadah (shifter) dan puff aplikator yang haluuussss buangeeet (saking halusnya jadi mesti gitu nulisnya) terbuat dari semacam bulu-bulu gitu dan sampai sekarang ngga pernah aku pakai karena aku lebih suka pakai kuas atau sponge ketimbang pakai puff kalau mau aplikasikan bedak tabur.

Tekstur Coty Airspun mereka sebut microspun formula yang ketika diaplikasikan terasa sangat halus di kulit karena partikelnya yang sangat kecil  jadi dengan mudah menempel pada kulit. Selain untuk mengeset foundation atau BB Cream, bedak tabur biasa digunakan untuk proses baking. Itu lho pengaplikasian bedak tabur pada bawah mata untuk mengeset concealer atau sebagai highlighter pada proses shading. Dan Coty Airspun ini punya tekstur yang menurutku cukup bagus untuk proses baking, membuat wajah terlihat lebih matte dan terasa sangat ringan di wajah. Walaupun terlihat memiliki warna tapi ketika diaplikasikan bedak tabur ini menyatu dengan warna kulit tapi kalau mengaplikasikan terlalu banyak bisa mengakibatkan terlalu putih di wajah. 

Coty Airspun kini bisa kalian dapatkan di beberapa online store dengan harga yang bervariasi. Kalau aku ini beli secara Pre Order dan sudah lupa harganya berapa 😆  kalau di online store harganya dikisaran 100 ribuan keatas dan aku jamin ini bedak awet banget kalau dipakai sendiri. Satu hal yang agak mengganggu dari bedak ini yaitu wanginya yang lumayan tajam untuk hidungku. Bukan wangi yang ngga enak hanya saja bedak ini punya wewangian parfum klasik yang sekilas wanginya mirip-mirip bedak Marcks. 

 

2. L'oreal Hydra Perfect Loose Powder

Bisa dibilang ini adalah "selingkuhan pertama" setelah berbulan-bulan pakai Coty Airspun. Waktu itu mulai bosan dan berusaha cari bedak tabur lainnya. Sampai akhirnya aku menonton Channel Youtube dari Emily Eddington, Beauty Broadcast yang pada saat itu dia juga sedang mencoba bedak tabur dari L'oreal ini. Lalu aku coba cari reviewnya lagi dan akhirnya mantap untuk mencoba L'oreal Hydra Perfect Loose Powder ini. Ukuran wadah dan isinya jauh lebih kecil daripada Coty Airspun, mugkin sekitar separuhnya. Karena sering banget dipakai jadi kemasannya sudah tidak cantik lagi, mulai banyak goresan di sana sini. 



L'oreal Hydra Perfect Loose Powder punya kemasan yang sangat simple dengan tutup wadah berwarna abu-abu dengan bagian wadah yang transparan. Aku lupa ada berapa warna L'oreal Hydra Perfect Loose Powder ini tapi yang aku punya ini warna 917 Light sekilas hampir mirip dengan warna Coty Airspun tapi kalau diaplikasikan bedak tabur ini bisa menyatu dengan warna kulit. Hanya untuk tekstur L'oreal Hydra Perfect Loose Powder punya tekstur yang jauh lebih halus dari Coty Airspun. 

  

Karena teksturnya yang lebih halus bedak tabur ini terbilang agak boros dalam pemakaian karena aku jadi membutuhkan lebih banyak produk untuk diaplikasikan pada saat proses baking atau untuk mengeset foundation. Daya tutupnya lebih sheer ketimbang Coty Airspun hal ini juga yang menjadikan pemakaian bedak ini tidak bisa hanya sedikit saja. Selain itu ada sensasi dingin ketika memakai bedak tabur ini dan tidak ada wewangian yang terlalu mencolok dari sini. Bedak ini aku beli secara pre order di website Walmart dan harganya aku sudah lupa berapa karena kurs selalu berubah jadi kalau kalian penasaran bisa cek langsung ke sana.

L'oreal Hydra Perfect Loose Powder ini dilengkapi puff biasa seperti puff pada bedak padat yang berbentuk pipih yang bertekstur seperti bulu halus dan entah kemana puff-nya 😆 jangan tanya kemana rimbanya akupun tak tahu. Dan juga dilengkapi dengan shifter agar bedak tidak berantakan ketika kita buka tutup wadahnya.

 
tampilan belakang L'oreal Hydra Perfect Loose Powder

3. Catrice Nude Illusion Loose Powder Transparent Matt

Entah kenapa aku ngga bisa setia sama satu bedak tabur saja 😂  karena jujur saja aku selalu penasaran sama bedak tabur dari tiap brand kosmetik yang menyediakan bedak tabur tentunya. Rasanya pengen coba semua bedak tabur dari semua brand kosmetik yang ada di Indonesia atau luar negeri. Dan akhirnya aku berpindah lagi ke lain bedak tabur (bukan ke lain hati lho ya 😆 ) yang mana brand yang satu ini sedang dalam pengawasanku yang selalu penasaran sama produk-produknya setelah pertama kali mencoba produk maskara dari brand Catrice Cosmetics.

Dan beberapa produk lainnya sudah aku coba dengan hasil yang bisa dibilang lumayan bagus untuk kelas drugstore. Tapi kali ini produk yang sangat menarik perhatian dan bikin aku repurchased untuk yang kedua kali yaitu Catrice Nude Illusion Loose Powder Transparent Matt. Bedak tabur ini memang terlihat berwarna putih tapi sebenarnya ketika diaplikasikan warnanya akan menyatu dengan kulit.  Aku bisa bilang ini adalah bedak tabur paling bagus yang pernah aku coba. 



Untukku bedak ini punya banyak fungsi mulai dari untuk baking, sebagai setting powder, untuk highlight dan mampu membuat wajah terlihat lebih matte tanpa meninggalkan rasa berat dan tidak membuat wajah terlihat cakey. Walau secara tekstur bedak ini agak kasar dan terasa grainy tapi ketika dipakai rasanya partikel bedaknya langsung pecah dan berubah menjadi halus sekali. Bedak ini sekarang paling sering aku pakai untuk baking seperti yang terlihat di video tutorial singkat ini. Hasilnya lumayan bisa menyamarkan garis halus dan membuat area bawah mata jadi lebih cerah. 

Selain itu bedak ini sama sekali tidak mengandung shimmer jadi kalau digunakan sebagai highlight jatuhnya lebih natural dan bisa menghaluskan shading yang terlalu tegas sehingga tampak lebih halus dan natural juga. Ukuran Catrice Nude Illusion ini memang jauh lebih kecil dari kedua bedak tabur sebelumnya hanya berisi 11 gram saja dan produk ini tidak dilengkapi dengan aplikator atau puff. Dan aku lebih suka menggunakan Miracle Mini Eraser Sponge dari Real Technique dalam pengaplikasiannya.


Wadahnya terbuat dari akrilik transparan dengan tutup berwarna hitam glossy dan shifter tentunya. Oh iya aku punya kebiasaan untuk tidak melepas penutup atau stiker yang suka ada pada shifter produk berbentuk serbuk seperti ini. Jadi aku lebih suka membuka shifternya kalau mau mengambil produk. Terlihat tidak praktis sih memang cuma kalau aku membuka stiker atau penutupnya nanti kalau bedak tabur ini ditutup dan diletakan dengan berbagai posisi maka bedak tabur akan keluar melalui lubang-lubang shifter-nya dan ketika kita buka tutupnya pasti bedak akan berhamburan keluar.


Catrice Nude Illusion Loose Powder ini bisa kalian dapatkan langsung di counter Catrice dengan harga dibawah 100 ribu rupiah dan hanya ada satu warna saja. Menurutku harga segitu dengan kualitas sangat sepadan apalagi Catrice sering banget ada promo menarik entah itu diskon atau promo beli satu gratis satu. Untuk coverage, hampir sama dengan bedak tabur yang sheer hanya saja Catrice Nude Illusion Loose Powder punya fungsi untuk membuat tampilan lebih matte dan menahan riasan agar tidak cepat pudar. Tapi kalau untukku ketahanannya masih biasa saja karena hanya menahan riasan beberapa jam saja lalu sesudahnya terlihat sedikit glowy terutama di area ' T ' . Tapi karena kemasan yang tidak terlalu besar dan cukup compact, kalian bisa touch up kapan saja jika dibutuhkan tanpa terlihat whitecast dengan bedak tabur ini.

swatches ketiga bedak tabur favoriteku
Dan akhirnya dari banyaknya bedak tabur yang aku coba pilihan malah jatuh pada brand yang baru tiba di Indonesia yaitu Catrice Nude Illusion Loose Powder. Mungkin akan bertahan sementara sampai aku bertemu lagi dengan produk bedak tabur yang bisa menggantikan Catrice ini karena ada beberapa bedak tabur yang penasaran banget untuk dicoba yaitu Translucent Loose Powder dari Laura Mercier dan bedak tabur yang warnanya mirip Catrice Nude Illusion Loose Powder yaitu RCMA. Oh iya salah satu temanku juga punya koleksi bedak favorite lho, yuk kita intip bareng koleksi dari Fannisa Dauty.

Untuk komposisi bahan tiap produk kalian bisa langsung klik di fotonya karena terlalu panjang kalau harus diketik nanti kalian bosan 😁 . Adakah penggemar bedak tabur seperti aku ini di luar sana?
Apa bedak tabur favorite kalian?