Siang semua!
Jangan lupa pada makan siang yaaa 😉

Maaf udah lama gak nulis.
“ya emang siapa yang nungguin??” HAHAHA.. ssstt
Hari ini aku mau cerita tentang pemikiran aku terhadap “be the best version of you”. Pernah gak sih kalian berpikir, apakah selama ini yang kalian lakukan sudah semaksimal mungkin? Apakah selama ini apa yang kalain kerjakan sudah sebaik mungkin?
Coba kalian renungkan sebentar. Bagi kalian yang masih sekolah, apakah kalian sudah belajar sebaik mungkin? Apakah nilai yang kalian dapatkan mendapatkan hasil semaksimal mungkin?
Bagi kalian yang bekerja, apakah kalian telah bekerja dengan maksimal? Bagi kalian yang sudah berkeluarga, apakah kalian sudah memberikan yang terbaik untuk keluarga anda?

“Be the best version of you” tidak dapat diukur oleh orang lain. Mengapa demikian? Karena semua orang itu unik, semua orang itu spesial, semua orang memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Lantas siapa yang dapat menilai? ya diri sendiri 🙂
Kalian yang sedang membaca inilah yang dapat menentukan apakah kalian telah melakukan sesuatu dengan sebaik mungkin atau tidak.

Lalu apa pentingnya untuk mengetahui hal ini? Menurut aku, hal ini bertujuan untuk kita paham betul apa yang harus kita perbaiki sehingga kita dapat fokus melihat diri sendiri dan bukan fokus melihat kekurangan atau kelebihan orang lain. Kalau kalian bertanya apakah aku sudah melakukan segala sesuatu dengan semaksimal mungkin, jawabannya adalah TIDAK. oups! BELUM.
Banyak hal yang belum aku lakukan, dengan mengetahui keterbatasan yang aku miliki aku sudah minder duluan 🙂
Padahal kita tidak boleh memandang “Diri sendiri” lewat satu sisi saja. Pandang kelemahan/keterbatasan tetapi juga pandang pada kelebihan kita.

Seringkali kita hanya fokus terhadap orang lain “oh orang ini pinter sih”, “emang dia kan lebih jago”, “ah gitu doang bisanya”, “ah dia cupu”, atau perkataan lain yang hanya fokus pada penilaian kita terhadap orang lain. Padahal, apakah kita tau sebenarnya mereka sudah melakukan semua dengan maksimal atau tidak? Apakah dengan kita terus melihat pada orang lain maka diri kita dapat jadi yang terbaik?
FOKUS TERHADAP DIRI SENDIRI!

Fokus.. fokus.. fokus..
upgrade diri kita sendiri, caranya? kenali diri kita terlebih dahulu.
Coba ambil waktu, tulis di secarik kertas apa saja sih yang menjadi kelebihan kita? Apa saja sih yang menjadi kekurangan kita?
Setelah kita menyadari hal-hal tersebut, baru mulailah melakukan sesuatu dengan sebaik mungkin. Karena dengan itu kita mengetahui apa yang sebaiknya kita lakukan dan apa yang jangan dilakukan terlebih dahulu. Lalu kekurangan kita apakah sebagai alasan bahwa kita tidak mampu? TIDAK.
Kekurangan yang kita tulis hanya untuk “menyadarkan” kita bahwa kita tidak dapat melakukan semua sendiri. Selebihnya, jadikanlah kekurangan sebagai acuanmu untuk menjadi “the best version of you”

Yuk, jangan terus fokus terhadap orang lain atau men-judge orang lain akan suatu hal 🙂 Fokus pada apa yang dapat kita lakukan untuk menjadi yang terbaik. Versiku dan versimu berbeda 🙂 Karena kita manusia yang unik dan special 🙂

Have a great day,

Be grateful,
Dhemilyy 🙂