"Kamu kapan sih beli TV? Tiap Mama ke sini bingung mau ngapain karena nggak ada tontonan," begitu protes ibu saya setiap kali beliau bertandang ke rumah mungil kami. Memang sejak awal pindah hingga setahun lebih menempati rumah sendiri, saya dan suami tak kunjung menambahkan televisi di ruang keluarga. Alasan saya sih simpel, saya dan suami sama-sama bekerja sehingga tak punya waktu untuk menonton tv. Apalagi kami juga lebih senang main hape ketimbang TV. Hehe.

Memang sih, saat ini ada beberapa kalangan yang menganggap keberadaan TV sudah tidak penting lagi di rumah, termasuk saya. Acaranya kebanyakan tidak mendidik dan juga membuat anak jadi tak aktif. Namun di lain pihak, TV sebenarnya juga memiliki beberapa kelebihan misalnya bisa mempererat hubungan keluarga dengan adanya nonton bareng film kesukaan. 

Nah, akhirnya dengan pertimbangan ini, saya dan suami pun membeli sebuah TV layar datar yang kemudian diletakkan di ruang keluarga. Ternyata memang benar, dengan keberadaan TV di rumah ini, suasana rumah yang biasanya sepi mulai sedikit berubah. Dengan adanya TV saya dan suami bisa menonton film bersama-sama. Kadang juga kalau ada berita bisa jadi bahan diskusi yang pastinya bisa lebih meningkatkan kualitas 


Perkembangan teknologi televisi

 

Layaknya teknologi perangkat elektronik lainnya, dunia televisi juga mengalami perkembangan yang sangat pesat. Jaman orang tua kita dulu, televisi yang ada bentuknya berupa TV tabung. Kemudian ukuran tabung TV ini mulai menipis hingga kini hampir semua televisi menggunakan layar datar dengan berbagai jenis layar mulai dari TV Plasma, TV LCD, TV LED, TV OLED, TV UHD hingga Smart TV. Nah, berikut penjelasan dari jenis-jenis TV tersebut:

TV Tabung

TV tabung pastinya merupakan generasi pertama dari teknologi dunia televisi. TV tabung ini memiliki tabung di belakang layarnya yang berfungsi sebagai tempat proyeksi dengan memanfaatkan pancaran elektron dari proyektor di belakang tabung untuk menghasilkan gambar tersebut. Saat ini mungkin sudah tak banyak lagi yang menggunakan TV tabung ini karena kejadulannya. Selain itu, pemakaian listrik dari TV tabung juga lebih banyak ketimbang TV jaman sekarang

TV Plasma

TV Plasma katanya merupakan teknologi TV layar datar pertama di dunia. Cara kerja TV Plasma ini adalah dengan memanfaatkan jutaan sel plasma yang diletakkan diantara dua panel layar kaca dan untuk setiap selnya terdiri dari kombinasi gas noble dan mercury yang diuapkan sehingga ketika diberi aliran listrik maka tampilan cahaya gambar berwarna akan tercipta.


TV LCD 

TV LCD memanfaatkan teknologi Liquid Crystal Display yang merupakan sebuah panel yang berguna untuk memblokir atau memberi jalan untuk cahaya supaya bisa melewatinya. Kecerahan warna serta contrast dapat diatur dengan cara menambah atau mengurangi arus listriknya. Selain itu, TV LCD juga memerlukan lampu fluorescent untuk cahaya latar belakangnya (backlight), dengan pencahayaan dari lampu fluorescent tersebut maka tampilan gambar pada layar bisa muncul. Sayangnya TV jenis LCD ini memiliki kekurangan pada sudut pandangnya yang kurang baik, yakni kualitas gambar yang menurus jika dilihat dari sudut yang lebih lebar

TV LED

LED merupakan singkatan dari Light-Emitting Diode, yang berarti memanfaatkan dioda semikonduktor untuk menghasilkan cahaya seperti berlian. Cahaya yang dihasilkan TV LED diklaim tidak berbahaya seperti cahaya TV generasi sebelumnya. Keunggulan TV LED diantaranya adalah mampu menghemat energi sekitar 40 persen jika dibandingkan dengan teknologi pada TV LCD.

Selain lebih hemat energi TV jenis LED ini juga mampu menghasilkan gambar dengan kecerahan (brightness) dan contrast yang lebih baik secara tingkat kehitaman lebih dalam. TV LED juga lebih ramah terhadap lingkungan karena tidak mengandung merkuri seperti halnya pada lampu backlight TV LCD.

TV OLED

TV OLED (Organic Light-Emitting Diode) sejatinya adalah perkembangan dari teknologi LED. Perbedaan TV OLED dan LED terdapat pada karbon yang digunakan, yaitu karbon organik pada TV OLED. Selain itu, TV OLED ini tidak memerlukan cahaya latar belakang (backlight) untuk mengeluarkan gambar, seperti halnya pada TV LED atau TV LCD, oleh karenanya ukuran TV OLED bisa di bentuk lebih tipis lagi.Teknologi TV OLED ini dikembangkan oleh perusahaan teknologi besar dunia, yaitu LG dan Sony.

 

TV UHD

Berbeda dengan jenis TV sebelumnya yang bisa dibilang merupakan jenis TV berdasarkan materialnya, maka TV UHD merupakan jenis TV dengan resolusi yang besar. UHD atau Ultra-High Definition merupakan istilah yang digunakan untuk standard televisi dengan resolusi layar sebesar 3840 x 2160. Dengan kualitas layar UHD ini, maka gambar yang ditampilkan pada layar televisi akan serasa seperti nyata. Bagi yang suka menonton film pastinya akan menyukai TV UHD ini karena gambar yang ditampilkan membuat kita merasa berada di dalam film tersebut.

Smart TV

Smart TV bisa dibilang merupakan terobosan baru di dunia televisi. Dengan Smart TV ini kita bisa berselancar di internet layaknya di handphone. Mulai dari menonton video di Youtube, cek sosial media hingga sekadar browsing di internet bisa kita lakukan dengan menggunakan Smart TV ini. Smart TV memiliki Ethernet port dibelakang TV untuk tempat anda mencolokkan kabel dari router rumah. Beberapa tipe lebih canggih bisa mengakses Wi-FiAndroid TV.


Android TV

Tak jauh berbeda dengan Smart TV, Android TV juga akan memanjakan kita dengan teknologi internetnya. Salah satu kelebihan Android TV dibanding Smart TV adalah TV ini diluncurkan langsung oleh Google. Karena itulah jika kita memilih Android TV, maka kita bisa mendapatkan fasilitas layaknya android pada handphone. Mulai dari update OS, instal aplikasi hingga Google Assistant.



Coocaa Smart TV, pilihan TV keluarga zaman now

 


Saat ini, ada banyak sekali merk televisi yang beredar di pasaran. Mulai dari merk Korea, Jepang, hingga merk dari Cina. Nah, kali ini saya ingin memperkenalkan sebuah merk TV dari Cina yakni Coocaa Smart TV. Coocaa TV merupakan brand elektronik mutakhir berspesifikasi canggih khusus untuk konsumen kelas menengah ke atas, dengan kantor pusat berbasis di Shenzhen. Pada tahun 2019 kemarin, Coocaa TV menjadi mitra platinum pada ajang SEA GAMES 2019.

Untuk memanjakan konsumennya, bertepatan dengan ajang SEA GAMES kemarin Coocaa membuat rangkaian TV Promo dengan merilis beberapa varian lini produk terbarunya yakni TB Series, Android TV Series, Smart TV Series, Karaoke & Digital TV Series. Saya sendiri tertarik dengan 2 serinya yakni Coocaa UB7500 dan Coocaa TB5000.

Coocaa UB7500

Coocaa UB7500 merupakan TV AI 4K kelas premium dengan Layar Infinity. Cooca UB7500 ini merupakan TV jenis Android TV dengan OS Android 9.0. Dengan OS Terbaru ini memungkinkan pengguna menghubungkan TV dengan beberapa aplikasi, seperti kamera, mikrofon, soundbar, gamepad, dll.

TV Coocaa UB7500 ini memiliki resolusi UHD dan sudah didukung dengan teknologi Dolby Vision serta Pure HDR. Untuk layarnya, Coocaa UB7500 memiliki layar infinity dengan bezel yang sangat ramping, dengan hanya celah 1 mm yang mengungkapkan perspektif yang lebih luas. Sesuai dengan jenisnya yakni Android TV, Coocaa UB7500 ini memiliki Google Assistant serta dapat terhubung dengan perangkat lainnya seperti Soundbar dan gamepad untuk bermain games.

Satu hal yang menarik dari TV Coocaa UB7500 adakah TV ini memiliki konsep smart living yang memungkinkan pengguna untuk mengubahnya menjadi pusat kontrol dari semua perangkat pintar yang terhubung ke ekosistem AIoT yang sama.

Coocaa UB7500 hadir dalam model 43”, 50”, 55” dan 65”. UB7500 sudah dapat dibeli di pasar Indonesia.

Coocaa UB5500

JIka Cooca UB7500 adalah jenis Android TV, maka Coocaa UB5500 merupakan Smart TV yang mampu menghasilkan gambar beresolusi Ultra HD dengan kualitas gambar yang tajam, jernih, dan kaya warna. Layar Coocaa UB7500 memiliki resolusi 3840 x 2160 setara dengan 4K yang memiliki kelebihan bisa memperkuat setiap detail siaran, film, game dan olahraga menjadi kualitas 4K, memberikan gambar yang sempurna di dalam cara baru dan menarik, mengembangkan HEVC format kompresi yang memungkinkan pemutaran video untuk memenuhi tuntutan televisi UHD.

Untuk sistem koneksinya sendiri Coocaa UB5500 dilengkapi dengan USB Display, Channel Youtube, Netflix dan tentunya juga open browser yang membuat kita bisa berselancar di dunia maya. Coocaa UB5500 memiliki desain dengan bezel minimalis terlihat anggun dan modern yang pastinya sangat cocok untuk dipajang di ruang keluarga kita. 




Buat teman-teman yang penasaran dengan TV Coocaa ini, bisa membelinya di website resmi Coocaa di Lazada. Demikian ulasan singkat saya kali ini. Semoga bermanfaat.


Referensi:

https://gizmologi.id/elektronik/tv/smart-tv-dan-android-tv/
https://www.yangcanggih.com/2019/12/05/coocaa-luncurkan-ub7500-smart-tv-berbasis-android-dengan-layar-4k-dan-dukungan-dolby-vision/
http://hobbytekniklistrik.blogspot.com/2019/07/mengenal-7-macam-jenis-tv-serta.html