Anak merupakan TANGGUNG JAWAB utama..
Yang lain? Ya kudu bijak ngaturnya..
Anak dulu, jalanin yang wajib dulu..
Walau banyak hal baik diluar sana, yang dalem dulu nie yang kudu dibenerin, dibenahi, diurusi..

Jangan sampai, heboh banget diluar rumah, tapi rumah tangga nggak ke kontrol..
Jangan sampai, hebat diluar rumah, tapi kacau balau urusan anak, suami dan rumah..

Harus tahu prioritas..
Harus tahu mana dan siapa yang jadi teratas..
Harus tahu mana yang harus dapat proporsi waktu paling berkualitas..

Memang, kualitas tidak segaris lurus dengan kuantitas, tapi juga bukan berarti, minimnya kuantitas bermakna tingginya kualitas..

Hati-hati, anak adalah titipanNya.
Tanggung jawab dunia akherat.
Jangan sampai abai, untuk hal yang wajibnya masih dibawah urusan anak..

-----


Bicara tentang parenting dengan yang sepemahaman dan sepemikiran itu sangat melegakan.
Seperti menghirup udara setelah hujan, MENYEGARKAN

Iya, tulisan di atas adalah apa yang aku pikirkan tentang betapa PENTINGNYA mengurus anak.

Jangan sampai, kita abai dengan anak yang merupakan TITIPANNYA.
Abai karena mengejar dunia yang tak akan ada habisnya.
Abai karena merasa lebih mudah mengurusi hal lain selain anak.

Memang, dealing dengan anak tidak selalu manis. Dan memang, seringkali haha hihi dengan teman jauh lebih mudah dan menyenangkan. Dan sekali lagi, memang, mengejar dunia (entah itu materi dan atau sosialisasi) adalah hal yang rasanya lebih menarik untuk diusahakan ketimbang urusan domestik.

TAPI, INGAT, DULU KENAPA MAU PUNYA ANAK? Jangan sampai hanya karena ingin PUNYA tanpa mau REPOT menghadapi segala tanggung jawab dari NYA!


Self Reminder ya ini..
Buat aku juga..
Karena MEMANG hal mengkilau diluar rumah itu, seringkali TERLALU MEMIKAT untuk diabaikan.
HATI-HATI.

#TulisanMisisDevi
Ig : @misisdevi