Saya selalu ‘ndredeg’ kalau dapat berita tentang ibu-ibu yang mengalami depresi. Apalagi saat anak-anak menjadi korban. Seandainya dekat pengen tak ajak ngopi. Beneran. Sebagai ibu enam anak saya tahu betul beratnya mengasuh balita, tanpa ART, apalagi disambi bekerja atau kuliah. Saya sudah pernah semua itu. Seandainya bisa ditanggung sama Dilan, mending kasihkan ke Dilan aja bebannya. Berat soalnya.



Kalau kita pakainya data bikin tambah sedih jadinya. Pengamat psikologi sosial dan budaya dari Universitas Indonesia Endang Mariani Rahayu melakukan penelitian yang mana tingkat stres warga di kota-kota besar terutama kaum ibu terus meningkat setiap tahunnya. Dari hasil survei, 49 persen dari seluruh wanita yang disurvei mengatakan stres mereka telah meningkat selama lima tahun terakhir dibandingkan dengan empat dari 10 pria atau hanya 39 persen. Begitu halnya dengan ibu ibu di daerah, mereka menderita stres juga. Berdasarkan survei 2012 yang dilakukan WHO di Indonesia, kasus bunuh diri adalah 3,71 per 100 ribu penduduk rata-rata regional 17,1 per 100 ribu penduduk. dengan 258 juta penduduk, berarti ada 100 ribu kasus bunuh diri setiap tahunnya atau satu orang per jam. Lah, kok horor.

Hidup Itu Ibadah Bukan Kompetisi




Apalagi zaman sekarang. Hampir semua lini dijadikan ajang kompetisi. Anak harus sehat, makan sayur dan buah, rumah harus rapi, ibu tetap cantik dan berat badan ideal, disayang suami, tetapi juga tetap harus aktif di kegiatan sosial. Kyaaa, ini orang atau robot tho?. Apa badannya ga remek kalau semua dikerjakan sendiri.

Saya sendiri sejak beberapa tahun terakhir memilih ‘mengendurkan’ target. Karena saya sadar, hidup itu harus dinikmati betul setiap detiknya. Harus disyukuri semua yang kita alami. Rasanya lebih rileks ketika saya ga terburu-buru harus merapikan rumah saat anak-anak masih bermain. Bahkan sekarang saya memberi waktu untuk diri saya sendiri beberapa kali dalam sepekan untuk diri saya sendiri. Kalau dulu dzikir sehabis salat selalu terburu-buru karena harus disambi dengan merebus air atau menanak nasi. Sekarang dzikir pagi petang selalu saya prioritaskan daripada menyalakan kompor gas. Dan ternyata waktu saya ga habis tuh meskipun harus memperpanjang dzikir lebih lama beberapa menit.

Hadiahi Dirimu Secangkir Kopi
Saya, dengan seizin suami, selalu menyempatkan diri ngopi tanpa membawa anak-anak. Bawa kamera terus mampir ke kafe deket-deket rumah. Apalagi yang bagi-bagi diskon, saya datangi. Cuman pesan secangkir latte atau ekspresso lumayan menghibur kepenatan. Kadang bersama beberapa teman blogger. Janjian ngobrol di dunia nyata. Loh, ga ada yang salah dengan ngobrol. Hari gini sudah jarang lo orang ngobrol face to face , bukan lewat chatingan atau video call. Mengobrol itu butuh keahlian lo ternyata. Orang-orang cerdas pasti berusaha bagaimana agar obrolan mereka ‘berisi’.

Yuuk Cari Tempat Ngopi Di Treats By Travelokas Eats



Buat para ibu di luar sana. Yuuk, hadiahi dirimu sendiri ‘momen-momen yang dapat dinikmati’. Jika traveling tidak memungkinkan ada banyak kafe yang menjual kopi enak di dekat rumah kita. Hari gini tinggal gugling aja pasti ketemu. Coba cari via fitur Treats  by Traveloka Eats.  Treats adalah fitur terbaru Traveloka Eats yang menawarkan kemudahan bagi para pelanggan Traveloka untuk menemukan tawaran menarik saat mencari kuliner favorit di kota kita. Ketika kita mengunjungi restoran atau kafe pilihan, kita bisa melihat apa saja promo terbaik dengan melakukan bookmark atau save lokasi tersebut. Nantinya, kita tinggal menunjukkan ‘DEAL’ yang diinginkan pada staff restoran. Setelah selesai menikmati kuliner pilihan tinggal scan QR code dan kita tinggal bayar dengan kartu kredit, paylater atau cara lainnya.


Kayak saya nih menemukan ‘First Crack Coffee-Bumi di Mayestik via Treats by Traveloka Eats ini. Kalau pakai fitur Treats by Traveloka Eats ini jadi gampang kan buat nyari kopi. Ga ada lagi nih para mamak yang pake alasan ‘ Susah nyari kopi yang enak’. Caranya juga gampang banget lo.

  1. Buka aplikasi Traveloka
  2. Klik fitur ‘EATS’
  3. Pilih ikon ‘ TREATS’
  4. Cari pilihan Treats yang tersedia yang sesuai kita inginkan 
  5. Terus klik ‘Save Restaurant’ pada Treats yang kita pilih
  6. Kunjungi restorannya dan tunjukkan deal pada layar ke staff restoran.
  7. Terus klik ‘Scan QR code ‘ pada code restorannya.
  8.  Pilih metode pembayaran dan nikmati Treats by Traveloka Eats

Gimana ibu-ibu? Sudah ketemu kafe buat ngopinya?. Yuk sayangi dirimu. Beri kesempatan pada diri sendiri buat menikmati hidup. Bukankah You Only Live Once. Ga akan terulang. Memiliki keluarga, memiliki anak bukan berarti kita harus menghabiskan usia kita sepenuhnya untuk mereka. Gimana? Sudah ngopi belum hari ini?