Tumor jantung memiliki 2 kategori yang dimana ada sekunder dan primer.
Tumor jantung primer adalah tumor yang tumbuh di jantung dan tidak menyebar kemana pun. Ini adalah tipe tumor jantung yang sangat langka dan menimpa 1 dari 1000-1000.000 orang.

Kebanyakan tumor jantung primer adalah jinak dan paling sering disebut miksoma, yang biasanya tumbuh di ruang bagian kiri atas jantung (atrium). Tetapi, 25% tumor jantung primer pada akhirnya menjadi ganas; yang paling sering disebut sarkoma.

Tumor jantung sekunder adalah tumor yang tumbuh di bagian lain tubuh, lalu menjalar dan akhirnya menempel di jantung. Hal ini paling sering terjadi karena hasil penyebaran tumor lain yang ada di paru-paru, payudara, perut, ginjal, hati, atau usus besar.

Gejala tumor jantung, yang biasanya menyerupai penyakit jantung lainnya, adalah seperti berikut:
Gejala ekstrakardiak dapat berupa (1) bentuk fisik (perubahan pada perilaku pasien atau gejala fisik luar), seperti demam, kedinginan, lesu, dan penurunan berat badan; atau (2) mekanis (fungsi pada beberapa bagian jantung bermasalah). Gejala ekstrakardiak dalam bentuk fisik sangat mirip dengan gejala penyakit bakteri endokarditis dan kelainan jaringan ikat. 
 
Gejala intramiokardial disebabkan oleh aritmia (irama detak jantung yang tidak normal) saat miokardium (jaringan otot jantung yang berkontraksi untuk mendorong darah keluar) tidak berfungsi. Gejalanya termasuk penyumbatan, detak jantung yang sangat cepat, pembesaran jantung, dan suara detak jantung yang tidak normal.
Gejala intrakavitari muncul ketika ada gangguan pada fungsi katup jantung, aliran darah, atau keduanya.

Tidak ada penyebab pasti tumor jantung, tetapi sangat diyakini bahwa tumor jantung dipicu oleh hasil pengaturan pembelahan sel yang tidak normal. Pada sebagian kasus, faktor keturunan dan genetika menjadi penyebab utama. Terkadang, masalah kesehatan lainnya, seperti sindrom Carney (sindrom NAME dan LAMB), juga dapat memicu tumor jantung.