review netflix season 2
(source: cnn indonesia)

Hai-hai, jadi karena kemarin aku udah review You ini pas season 1 nih, dan sekarang adalah lanjutannya untuk aku review season 2 yang mana ini lebih mind blowing nya banyak deh..

Aku sempat merasa bored dengan alur ceritanya nih, karena sedari pertengahan di season 1 (sebelum Beck ternyata dibunuh juga), aku sempet sampe tertidur lho pas lagi nonton, padahal ya hpas awal-awal melek terus bahkan aku rela begadang coba pas awal-awal.

Dan intinya sih pas tau ada kelanjutan season 2 nya, aku udah langsung stuck aja gitu, "duh kenapa pake ada season 2 segala sih wkwk" dan pas di tag sama adek aku di instagram kalo nanti siap-siap You ini bakal ada season 3 nya, makin waaaa banget dong. Secara aku penasaran tapi males buat ngikutin alurnya haha.

Joe pindah ke LA

Jadi guys, Joe di season 2 ini pindah ke LA dan dia ganti nama dong jadi Will. Dan tau ga, itu si tempat penyimpanan kacanya untuk buku-buku tuanya dia bawa juga dan dia simpan ke sebuah lokasi storage gitu yang lumayan safe (ini buat dia melakukan aksinya).

Dan apa yang Joe perbuat dengan bisa mengganti identitas menjadi Will ini? Yup, dia mengurung seseorang dengan nama asli Joe dan memanfaatkan keadaan untuk bisa mendekati seorang wanita bernama Love. 

Sosok Love yang membuat Joe itu merasa harus berubah dari dirinya yang sebelumnya bersama dengan Beck dan juga Candace sudah mulai ada perubahan, eh ternyata hanya berlangsung beberapa saat aja, dan Joe kembali menjadi dirinya sendiri.

Joe mendekati Love dengan bekerja di Anavrin yang mana sebuah toko buku namun lengkap didalamnya ada toko kue juga yang dikelola langsung oleh si kembar Love dan juga adiknya, Forty. Nah Forty ini agak aneh juga, dia sebagai sutradara dan pembuat script dari sebuah film namun cukup freak. Pengendalian emosi yang buruk dan cukup kecanduan dengan obat-obatan dan juga minum-minuman.

Sehingga ia tidak bisa jauh dari kakaknya dan pada awalnya Joe menganggap bahwa Forty ini ancaman untuk hubungannya dengan Love, tapi lama kelamaan ada dalam dirinya yang mengurungkan niat untuk menghabisi hidup Forty, terlebih ini semua katanya untuk hidup Love.

Lebih kompleks dan menegangkan dari season 1

Menegangkannya itu awalnya di season 2 terakhir tapi disempurnakan di season 2 ini yaitu kemunculan Candace dan ini bukan dalam khalayan Joe saja. Ya, benar ini adalah seorang Candance dan kemunculannya mengungkap sebuah tabir bahwa Joe memperlakukan dirinya sama seperti Beck, namun takdir lebih berpihak padanya, ia bisa selamat.

Hal yang sama dilakukan pada Candace adalah dengan menguburnya dalam keadaan yang tidak sadar namun dalam beberapa hari ia tersadar dan terbangun lalu melaporkan pada polisi namun tidak ada bukti yang kuat untuk bisa membuktikannya. Dan sampailah Candance menemukan Will atau Joe ini dengan memacari Forty.

Joe merasa tinggal pada sebuah rumah sewaan yang dikelola oleh Dalillah dengan memiliki seorang adik bernama Ellie, seorang remaja belasan tahun namun cara kerja otaknya cerdas dan ia berdandan seperti orang dewasa. Ada hal yang mengusik Joe, sehingga ia perlu menyelamatkan diri Ellie, berdasarkan pengalaman Dalillah bersama Henderson, seorang artis komedia yang sangat terkenal namun nyawanya berakhir di tangan Joe.

Joe pada awalnya muak dengan menyamar sebagai Will, karena Will sebenarnya terlibat pada sebuah persekingkolan dan Joe tidak tau apa-apa. Saat itu tiba-tiba bagian kelingking jari tangannya dipotong dongggg dan akhir nyawa dari lelaki yang merupakan anggota dari salah satu spionase yang ingin mengangkap Will yang sesungguhnya itu berakhir naas. 

Dia mengalami mutilasi dan tak hanya itu saja, dia juga digiling pada penggilingan mie, dan pada scene inilah aku skip makan siang selama 3 kali dong. Mohon maaf ya kalo blak-blakan aku nulisnya, 

Akhir cerita cinta mereka Joe dan Love

Aku ga nyangka sih kalo Love juga bisa berpotensi bersifat sama seperti Joe, tapi ada benernya juga ketika pasanganmu adalah cerminan dirimu. Karena dari kejadian dimana Dalillah ditemukan tak bernyawa di kurungan kaca setelah ia menemuman ruangan kaca dan beberapa fakta mengenai kematian Henderson, terpaksa Joe mengurungnya namun bukan ia yang membunuhnya.

Waktu itu dimana ia merencanakan kabur dari LA namun terpaksa di tahan oleh Forty karena Forty mengajak untuk menyelesaikan script dari buku Beck untuk dijadikan film dan Joe diberikan LSD dengan dosis dibatas ambang sehingga beberapa kali mengalami halusinasi sehingga ia sendiri menjafi dektektif dari dirinya sendiri atas kematian Dalillah. 

Akhir cerita cukup sulit bagi Forty yang sudah menemukan titik terang bahwa dalam novel yang ditulis Beck, Joe adalah pembunuhnya, namun ia ingin melindungi kakaknya tapi tidak bisa. Dan mereka akhirnya bisa hidup bersama karena Love hamil dan kenapa YOU ini ada lanjutan untuk season 3? 

Kasih tau ga yaaaaaaaaaa. Oke deh, karena di season 2 ini Joe seperti nalurinya terpanggil untuk menyukai dari wanita yang menurut ia terpanggil atas kehadiran dari wanita tersebut yang berasal dari sebelah rumahnya alias tetangganya. Akhirnya review film ini usai sudah, tapi aku ga nyesel sih udah nonton ini karena banyak peljaran terutama obsesi terhadap suatu makhluk atau pasangan itu justru akan menyakiti bagi mereka lho.