Salah satu permasalahan yang cukup sering dihadapi oleh ibu dan dialami oleh bayi adalah ruam popok. Ruam popok merupakan masalah yang seringnya bikin bayi jadi lebih rewel dan bikin ibu menjadi lebih repot karena harus telaten dan rutin buat mengatasi ruam popok.

Image source: Pixabay.com.

Anak saya, Sultan,  termasuk anak yang berkulit badak, di usianya yang menginjak 23 bulan, baru sekali mengalami ruam popok. Itu pun ruamnya masih tergolong sedang karena cuma beruntusan banyak dan memerah, jadi perawatan dan pengobatannya pun relatif gampang. Tapi, meski tergolong sedang, saya cukup kualahan juga karena harus memastikan kulitnya tetap dalam keadaan kering dan rutin mengoleskan diapers rash cream.


Image source: babydex-a.com

Sekedar informasi, menurut dr. Rinawati Rohsiswatmo, Sp.A (K),  ruam popok adalah peradangan kulit bayi yang terjadi di area yang tertutup dan lembab, dan biasanya terjadi di area genital bayi akibat seringnya terkena gesekan di kulit dan terlalu lamanya kontak dengan urin dan feses. Salah satunya karena penggunaan popok yang kurang tepat. 

dr. Rinawati Rohsiswatmo, Sp.A (K)
(Image by Amallia Sarah) 

Ketika kulit bayi terlalu lama bersentuhan dengan urin dan feses, bakteri yang ada di urin dan feses akan mengiritasi kulit dan semakin lama bisa menjadi ruam popok. Makanya kenapa ibu harus rajin mengganti popok si kecil maksimal tiap 3 jam sekali.

Sebenarnya ruam popok bisa dicegah, asal ibu harus cermat dan telaten untuk mencegahnya. 

  • Pastikan kulit di sekitar area genital bayi selalu dalam keadaan kering. 
  • Ganti popok maksimal 3 jam sekali untuk meminimalisir terlalu lamanya kontak dengan urin atau feses. 
  • Hentikan pemakaian popok untuk        sementara waktu jika mulai muncul gejala yang mengarah pada ruam popok. 
  • Pastikan ukuran popok yang dipakai sesuai dan pas dengan tubuhnya untuk mencegah gesekan ke kulit karena pemakaian yang terlalu ketat.
  • Pilih popok yang cocok untuk kulit bayi. Kalau cocoknya pakai diapers yang premium, jangan ragu untuk membeli meski harganya lebih mahal.
Sudah dicegah tapi tetap ruam popok? Tenang! Ibu bisa melakukan hal-hal berikut untuk mengatasi ruam popok. 
  • Sebaiknya hentikan pemakaian popok untuk mempercepat proses penyembuhan sampai ruam di kulit bayi berangsur membaik. 
  • Hati-hati dalam membersihkan area yang terkena iritasi agar bayi tidak terlalu rewel. 
  • Oleskan diapers rash cream untuk mengurangi iritasi pada kulit bayi. 
  • Jangan lupa untuk oles ulang diapers rash cream tiap selesai dari kamar mandi. 
  • Ruam popok tidak kunjung membaik? Segera bawa ke dokter terdekat untuk ditangani lebih lanjut. Karena bisa jadi yang anak alami bukan ruam popok, karena tidak semua iritasi di area genital anak adalah ruam popok. 
  • Tetap sabar ya bu. Badai pasti berlalu.
Saat anak terkena ruam popok, yang paling ampuh mengatasinya memang dengan rutin oles diapers rash cream. Tapi kendalanya, cream yang dioles ke kulit mudah hilang saat terkena air atau terkena gesekan celana. Otomatis ibu harus sering oles. 

Tapi tenang, sekarang sudah ada 3M Cavilon No Sting Barrier Film.


Cavilon No Sting Barrier Film adalah salah satu produk dari 3M sebagai perusahaan yang bergerak di berbagai bidang. Seperti Company, Industry,   Home, dll. Saat ini merambah ke bidang Health Care dengan mengeluarkan produk baru sebagai pencegah dan perawatan luka akibat iritasi.

Cavilon berbentuk spray yang cukup disemprot sekali ke kulit dan bisa tahan selama 72 jam. Yes, 72 jam atau selama 3 hari cukup sekali semprot aja. Kenapa bisa lama? Karena ketika Cavilon disemprot ke kulit, formulanya membentuk lapisan film (pelindung) sehingga meski terkena air, kulit yang disemprot tetap aman dari gesekan kain maupun air. Jadi nggak perlu sering-sering semprot.

Oh, iya. Perlu diperhatikan, bahwa Cavilon bukan sebagai pengobatan ruam popok, jadi ibu harus tetap mengoleskan diapers rash cream dan kemudian semprot Cavilon biar cream yang dioles nggak mudah hilang saat terkena air atau gesekan. 

Cavilon No Sting Barrier Film ini ternyata bukan cuma untuk membantu ruam popok lebih cepat sembuh. Seperti dr. Sony, Sp.B selaku dokter spesialis bedah umum di salah satu RS Swasta di Jakarta, beliau sering menggunakan Cavilon sebagai perawatan luka pada pasiennya untuk penyembuhan yang lebih cepat.

Cavilon bukan obat, jadi bisa didapatkan tanpa resep dokter secara online maupun offline seperti  Apotek, Toko Obat, dll dengan harga Rp. 180.000 untuk ukuran 28 ml. Meski dari segi harganya tergolong cukup mahal untuk ukuran segitu, tapi ternyata cukup ekonomis juga dari segi pemakaiannya,  karena bisa dipakai sampai 140x semprot.

Mau coba?


Salam,