Image : Toko Bunga FlowerAdvisor


-Tips Memilih Bunga Yang Tepat Di Hari Valentine dan Serba Serbinya- Haloha teman cantik ... bagaimana kabarnya hari ini? Semoga sehat selalu dan jika ada yang sedang sakit, mudah-mudahan lekas diberi kesembuhan.

Ngomong-ngomong soal hari valentine yang jatuh pada tanggal 14 bulan Febuari mendatang, aku jadi ingat pertama kali mau ngasih coklat ke kakak kelas. Kalau diingat-ingat, itu adalah kejadian memalukan karena he is my first love. Kenapa memalukan? Karena ngasih bunganya acak-acakan, pada rontok dan urrrggghhh! Gatot alias gagal total! Untuk alasan itu jugalah aku menuliskan sedikit tips cara memilih bunga yang tepat agar valentinemu berjalan lancar dn muluuus semulus kulitmu!

Di masyarakat kita sampai detik ini, perempuan memberikan coklat atau karangan bunga itu masih bisa dibilang tabu, tidak bersikap seperti perempuan, dan pemikiran negatif lainnya. Padahal, di luar negeri memberi hadiah terutama di hari-hari spesial adalah hal yang biasa. Pemikiran seperti itu tentu tak lepas dari yang namanya budaya masyarakat. Bahwa; perempuan itu harus diberi bukan memberi. Bahwa; wanita itu harus dimodali, bukannya ngasih. Sebagai perempuan, aku sangat tidak setuju dengan pemikiran di atas dengan berbagai alasan.

Bukan sebuah dosa jika perempuan memberi buket bunga valentine kepada pasangan atau gebetan.

Dulu, pernah ada beberapa teman yang berkata demikian saat aku memberikan hadiah valentine ke pasangan," Perempuan itu diberi, Mbak. Bukannya memberi."

"Ih, laki-lakinya kok gak modal ya, Mbak? Mau-maunya dimanfaatin."

Ya, seperti yang aku bilang di atas bahwa diakui atau tidak, masyarakat kita masih menempatkan perempuan 'hanya boleh menerima'. Padahal, memberi sebuah buket mawar merah kepada pasangan atau orang-orang tercinta adalah bentuk dari mengekspresikan cinta, menghargai, dan juga bisa membuat orang yang kita beri menjadi bahagia.

Ingat, jika perempuan memberikan hadiah untuk seorang laki-laki, itu bukanlah dosa. Melainkan bentuk lain dari kasih sayang karena pastinya sang pria pun pasti melakukan hal yang sama. Jadilah pasangan yang saling memberi. Jangan hanya mau menerima atau berharap diberi tapi tak mau memberi.

Layaknya cinta yang harus harus memberi dan menerima, begitu juga sebuah hadiah. Buket mawar merah tak hanya menjadi sebuah simbol cinta, tetapi juga lambang dari keberanian. Berani mengungkapkan perasaan dan berani menunjukkan pada dunia bahwa dialah yang kamu cintai. Setiap kelopak mawar mewakili hatimu. Aromanya mewakili harum cintamu. Dan merahnya mewakili darahmu yang selalu berdesir saat bersamanya. 

Valentine bukan hanya tentang seks.

Setiap tahun menjelang valentine, berbagai opini pasti marak di media sosial. Stigma negatif pun tak ketinggalan dijadikan bahan tulisan. Menuliskan opini atau berpendapat memang tidak dilarang dan kebebasannya dijamin undang-undang. Namun, sedangkal itukah pemikiran kita hingga mengaitkan bunga atau coklat dengan seks atau menjual keperawanan?

Sering merasa jengah saat di beranda ada tulisan atau gambar "Jangan hanya karena coklat kamu menjual keperawanan."

"Hari ini dikasih mawar merah dan coklat. Esok kamu berdarah-darah karena menangis telah ditinggalkan."

Masih banyak sekali ungkapan-ungkapan yang memojokkan orang yang merayakan valentine. Seolah-olah, yang merayakan valentine pasti perempuan gak bener. Pasti ujung-ujungnya dibawa ke hotel dan ditiduri pacarnya. Pasti menjual dirinya demi coklat.

Jengah! Sebal dan greget! Valentine bukan seks dan tempat tidur! Melainkan sebuah momen di mana yang kemarin-kemarin sibuk kerja, beraktifitas, tak memiliki waktu bersama pasangan, di tanggal 14 Febuari ini lah mereka meluangkan waktu untuk berbagi kasih. Merapatkan lagi hubungan yang sempat tergerus dimakan kesibukan masing-masing.

Begitu sulitkah berpikir positif? Ingatlah, yang merayakan valentine bukan hanya anak-anak remaja. Kita orang dewasa pun butuh hari spesial untuk bersama dengan pasangan setelah sama-sama bergelut dengan pekerjaan. Sama halnya hari raya bagi setiap agama, hari valentine pun harus tetap ada agar orang dewasa memiliki jeda dari hiruk pikuknya kehidupan dunia.


Meskipun kontroversi, mawar mewar tetap mekar di hari valentine.

Sebelum hari valentine, pasti akan selalu ada yang namanya kontroversi baik itu di dunia nyata atau dunia maya. Ada saja yang tidak membolehkannya hingga melakukan demo. Meskipun begitu, toh nyatanya masih sangat banyak orang-orang yang merayakan hari kasih sayang dalam berbagai bentuk. Seperti; memberi karangan atau tangkai bunga mawar merah kepada guru-guru sebagai bentuk kasih sayang dan penghormatan. Kalau saat SMA dulu, beberapa temanku ada yang membagika coklat kepada kawan-kawan sekelasnya. Mungkin ini terlihat sepele, namun justru hal kecil inilah yang menumbuhkan kebersamaan, merasa dicintai, dihormati dan dipedulikan. Yang tak kalah penting adalah kenangan indah yang yang tak pernah terlupakan akan persahabatan dan pertemanan.

Tips memilih bunga yang tepat untuk merayakan hari kasih sayang.

Memilih bunga untuk hari valentine bisa dibilang gampang-gampang susah. Namun, pastikan pilih yang terbaik di hari yang spesial untuk orang spesial.

1. Pilihlah bunga segar, bukan mitasi yang terbuat dari bahan plastik atau kain. Bunga mawar merah yang asli, dari segi harga memang lebih mahal. Namun, dari segi kualitas pun lebih baik. Aroma kesegarannya pun akan mampu membuat si penerima kagum dan meninggalkan kesan bahwa kita bersungguh-sungguh. Dan yang tak kalah penting adalah selipkan kartu ucapan yang singkat, padat, dan jelas. Kata-kata yang paling mewakili perasaanmu.

Aroma mawar merah di hari valentine ini semoga menyampaikan perasaanku padamu.

2. Jangan coba-coba merangkai sendiri jika tidak terbiasa. Merangkai buket mawar tak semudah kelihatannya. Dibutuhkan skill khusus agar kelopak-kelopak mawar tak rontok, jalinan ikatannya kuat. Dan yang lebih penting lagi adalah bisa tahu perpaduan yang pas untuk buket yang akan diberikan pada orang terkasih.

3. Serahkan pada ahlinya adalah the best way jika tidak bisa merangkai bunga sendiri. Lebih savety dan yang pasti kita tak perlu repot-repot.

Pilihlah toko bunga yang terpercaya dan berintegritas seperti FlowerAdvisor untuk memenuhi kebutuhanmu. Tinggal masuk ke websitenya, pilih buket yang diinginkan atau bisa request sesuai keinginan. Setelah itu lakukan pembayaran dan pesanan akan diantar dengan aman hingga ke tangan orang tercinta.

Beli bunga di floweradvisor


Valentine pembawa cinta.

Di hari valentine, tak hanya orang-orang yang merayakan yang merasakan bahagia. Namun bagi para penjual bunga, petani bunga pun ikut merasakan kasih sayang dan cinta dari kita dengan bentuk omset penjualan mereka naik. Yang kemarin-kemarin penjualan sepi karena tidak setiap hari orang-orang membutuhkan bunga, pada hari valentine justru bunga mwar merh menjadi primadona bagi par pedagang kecil hingga besar.

Hari valentine bukanlah hari yang buruk dan harus dicaci setiap tahunnya. Yang buruk adalah tindakan para pelaku yang salah dalam mempersepsikan hari kasih sayang. Jadi, tak perlu lagi ribut-ribut dan mendebatkan hal yang sebetulnya tak perlu. Toh banyak orang yang bahagia dengan di hari tersebut. Iya, kan? Gimana teman cantik, sudah berencana ngasih karangan bunga yang seperti apa untuk orang tercinta? Kalau masih bingung, yuk ke FlowerAdvisor aja! (*)