mengajarkan nilai kehidupan pada anak
Assalamu'alaikum, selamat datang di blog saya! Hari ini saya akan membahas tentang tips parenting sederhana. Sebetulnya seni mendidik anak sudah ada sejak zaman dulu. Hanya saja laju informasi di zaman dahulu belum secepat sekarang. Jadi tak banyak orangtua bisa mengakses info lebih.

Untungnya Anda hidup di era globalisasi seperti saat ini yang memungkinkan berbagai informasi gratis bisa diakses kapan saja dan di mana saja. Seperti sekarang ini contohnya. Yuk pelajari 10 poin penting di bawah ini.

Ini adalah 10 nilai dasar kehidupan yang pasti akan dibutuhkan oleh anak Anda saat dia tumbuh mendewasa kelak. Baca satu per satu ya?! ^_^

Prinsip Dasar

Seorang manusia sejatinya putih bersih, dalam agama saya dikatakan bahwa manusia terlahir dalam keadaan suci. Menjadi seperti apa ia kelak adalah tanggungjawab orangtuanya serta lingkungan.

Watak, sikap, serta kepribadian manusia dibentuk secara perlahan oleh lingkungan. Mulai dari lingkungan terkecil yakni keluarga, hingga masyarakat lokal sampai dengan internasional. Agar bisa hidup dengan baik maka orangtua perlu membangun pondasi yang kokoh sejak dini.

Ini yang sering luput dari perhatian para orangtua atau wali. Sebagian berpemikiran bahwa anak akan tumbuh besar dan terbentuk secara alami. Padahal kenyataannya tidak sepenuhnya demikian.

Bentuk akhir tergantung pada siapa yang membentuk dan bagaimana caranya. Di sinilah urgensi peran orangtua sangat dibutuhkan. Ajarkan prinsip dasar kehidupan agar anak tak mudah terombang-ambing dalam kebimbangan pencarian jati diri di masa depannya kelak.

Berikut ini beberapa yang bisa saya bagikan. Dikutip dari berbagai sumber, inilah nilai dasar kehidupan yang seyogyanya dipahami anak;

1. Bersikap Jujur

Kejujuran itu sangat mahal harganya. Maka nilai ini wajib ditanamkan pada anak sedari usia dini. Caranya dengan tidak pernah berkata bohong pada anak, meski dalam hal bercanda sekalipun. 

Di agama saya rasul pun mengajarkan untuk selalu berkata jujur. Ini dapat dilihat dari riwayat hadits shahih yang berbunyi "Sampaikanlah kebenaran walaupun itu pahit." HR Ahmad

Jadi, selalu budayakan untuk jujur dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan. OK?!

2. Berani 

Berani dalam segala hal? Tentu saja tidak! Ajarkan anak untuk bertindak berani dalam kebenaran, termasuk berani mengakui kesalahan dan meminta maaf.

3. Bersyukur

Apapun yang dimiliki adalah anugerah dari-Nya yang harus disyukuri. Dalam ajaran agama saya diajarkan bahwa semakin Anda pandai bersyukur maka akan semakin banyak nikmat yang Anda terima di kemudian hari.

4. Jaga Kesehatan

Ingat! Bukan hanya kesehatan fisik yang harus senantiasa dijaga. Mental pun harus sehat agar bisa menjalani kehidupan dengan baik. Biasakan untuk bersikap tenang agar emosi anak lebih stabil. Dengan demikian kondisi jiwanya akan baik pula.

5. Kuat

Ini berhubungan dengan poin sebelumnya  ya. Semakin sehat fisik dan mental Anda maka secara otomatis akan semakin tangguh pula keadaannya. Dengan fisik & mental yang kuat, anak tidak mudah menyerah saat menghadapi kesulitan.

6. Menghargai Oranglain

Menjadi kuat tidak cukup tanpa jiwa yang bijak. Ingat! Contohkan pada anak bahwa dengan kekuatan, mereka tak boleh mengintimidasi melainkan harus lebih pandai menghargai oranglain. Terutama kaum yang lebih lemah.

7. Belajar dari Kesalahan

Manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Bukan masalah berapa kali Anda salah, namun bisakah Anda mengambil hikmah dan belajar dari setiap kesalahan serta tidak mengulanginya lagi? Contohkan ini selalu pada buah hati.

8. Tidak Mudah Menghakimi

Menghakimi adalah tugas dari seorang hakim. Hakim tertinggi adalah Allah. Manusia biasa dilarang punya sifat yang suka menghakimi. Hindarkan anak dari sikap sedemikian, baik itu dari lingkungan maupun tontonan televisi.

9. Mendengarkan Sebelum Berbicara

Biasakan untuk mendengar terlebih dahulu sebelum berbicara. Dan terlalu banyak bicara juga bukan hal yang baik. Jadilah pendengar yang baik untuk dapat menjadi pembicara yang baik, itu poinnya.

10. Menghabiskan Waktu Bersama Orang Terkasih

Di suatu hari kelak akan ada masa di mana anak menemukan lingkungan pertemanan yang membuatnya nyaman. Biasakan meluangkan waktu untuk berkumpul bersama keluarga inti dari kecil. Ini bisa menjadi sebuah kebiasaan baik yaitu menghabiskan waktu bersama orang-orang terkasih.

Takeaway

Membesarkan seorang anak bukanlah tugas yang ringan. Namun saat Anda melakukannya dengan sepenuh hati maka itu akan terasa ringan. Anak merupakan investasi terbesar Anda sebagai orangtua. Maka dari itu tanamkan hal-hal baik sedari sekarang, semasa Anda masih mampu.

Oke, sekian dulu ya. Semoga tulisan ini bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel berikutnya. Inshaa Allah! Ada pertanyaan terkait topik ini? Yuk langsung tinggalkan pesan di kolom komentar?! ^_^ Xo


(diens)