Mioma adalah tumor jinak pada rahim, keberadaan mioma pada rahim akan mempersulit dan berbahaya pada suatu kehamilan karena dapat memicu perdarahan selama hamil dan menutupi jalan lahir selama persalinan. Salah satu jalan untuk menghilangkan mioma adalah melalui operasi, namun operasi tersebut memiliki resiko keguguran jika dilakukan pada saat sedang hamil.

Miom yang tidak menimbulkan keluhan dan gangguan aktivitas sehari-hari, sebenarnya tidak memerlukan pengobatan. Namun, Anda bisa mempertimbangkan melakukan operasi miom jika timbul gejala-gejala seperti berikut ini:

- Semakin sering buang air kecil
- Sulit mengosongkan kandung kemih atau buang air kecil tidak lampias
- Terdapat tekanan dan nyeri perut bagian bawah
- Perdarahan menstruasi yang berlebihan
- Perdarahan di antara siklus mensturasi

Namun bila operasi hanya sebatas pengankatan miom saja dan tidak mengangkat rahim seluruhnya maka masih memungkinkan untuk hamil karena sperma masih bisa bertemu sel ovum dan terjadi implantasi di dinding rahim, jika tindakan operasi yang dilakukan adalah pengangkatan rahim seluruhnya karena mioma cukup besar maka akan sulit untuk hamil lagi.

Akan tetapi sebelum melakukan operasi dokter akan melakukan persetujuan Anda mengenai jenis operasi yang akan dilakukan. Mintalah informasi sebanyak-banyaknya dari dokter mengenai manfaat, tahapan prosedur, serta risiko komplikasi dari operasi miom yang dianjurkan, sampai Anda sepenuhnya paham.

Baca juga : 
Manfaat daun pandan untuk wajah 
Manfaat kecantikan dari buah bit 
Kurangi makanan ini untuk detox wajah berjerawat