Khasiat brokoli
Image : Visme

-Brokoli, Si Hijau Yang Kaya Manfaat Dan Antikanker- Ngomong-ngomong soal brokoli, teman cantik di rumah suka memasak brokoli dengan cara apa? Ditumis, sup atau hanya direbus menggunakan air garam?

Mau dimasak dengan cara apapun, brokoli tetap enak dan bergizi asal diolah dengan baik dan benar. Sebelum membahas tentang kandungan gizi yang terdapat pada brokoli, aku akan berbagi sedikit tips dalam mengolah brokoli.

Cara mencuci brokoli :
Siapkan air garam di dalam waskom, setelah itu potong brokoli sesuai selera dan masukkan ke dalam air garam. Rendam kira-kira lima sampai sepuluh menit.

Hal ini dilakukan dengan tujuan agar ulat-ulat yang tersembunyi di dalam brokoli bisa keluar (lakukan hal sama terhadap kembang kol). Setelah melakukan perendaman, cuci bersih brokoli dan tiriskan.

Cara memasak brokoli yang baik :
Kalau soal masak memasak makanan yang sehat, terus terang aku lebih prefer ke chinese cooking terutama dalam mengolah sayuran.

Mereka kalau memasak sayuran, mengutamakan gizi. Dalam artian, sayuran masih dalam keadaan setengah matang. Kalau dimakan masih ada bunyi kres kres.

Baca juga : Jangan Abaikan Sakit Kepala Pada Anak. Hati-hati Kanker Otak.

Lalu bagaimana cara mengolah brokoli agar kandungan gizinya masih terjaga? Masaklah setengah matang. Sebelum menumis atau memasukkan ke dalam sup, rebuslah terlebih dahulu menggunakan air garam. Ini bertujuan agar warna hijaunya masih terjaga.

Selalu masukkan brokoli paling terakhir dalam tumisan agar tidak over cook. Kalau mau dimasukkan ke dalam sup, alangkah baiknya dilakukan saat penyajian. Rebus brokoli dahulu sampai setengah matang, kalau mau makan, masukkan brokoli ke dalam mangkok lalu siram pakai kuah.

Kandungan gizi yang terdapat pada brokoli:
Tidak hanya memiliki cita rasa yang enak, brokoli juga memiliki banyak sekali kandungan gizi dan dikenal sebagai sayuran antikanker.

Kandungan gizi pada brokoli

Selain antikanker, brokoli juga mengandung folat, serat, kalsium, lutein, zeaxanthin, karotenoid untuk kesehatan penglihtan serta kalium/potasium yang berfungsi sebagai menjaga keseimbangan cairan dan tekanan darah tetap normal. Brokoli juga memiliki kandungan antioksidan yang lebih baik dibanding vit C dan A yang langsung bisa menetralkan radikal bebas sebelum masuk ke dalam sel.

Setelah tahu brokoli sangat bermanfaat bagi tubuh, jadi pengen sering-sering mengonsumsi brokoli, ya kan. Tapi sayangnya, di Indonesia harga brokoli tak begitu terjangkau seperti sayuran lainnya. Harganya bisa dibilang cukup mahal dan jarang ada di pasar-pasar kecil apalagi warung dekat rumah. Barangkali ada teman cantik yang tiba-tiba ingin menanam sendiri brokoli? Bisa dicoba deh ... siapa tahu berhasil. Terima kasih sudah mampir, see you 🌻 (*)