Assalamu’alaykum  warahmatullohi  wabarakatuh, ini adalah tulisan pertama ditahun 2020. Semoga akan ada banyak tulisan di tahun ini, pada hari ini aku akan menulis sebuah review drama Korea. Selamat membaca ^^



Hasil gambar untuk hospital ship

(Sumber          : https://www.google.com/)



Sinopsis                       :

Hospital  Ship adalah sebuah serial  drama Korea (2017) dikutip dari wikepedia bercerita tentang dokter muda yang memberikan perawatan medis kepada penduduk setempat yang tinggal di desa pedesaan melalui kapal rumah sakit yang berlayar mengelilingi pulau-pulau kecil.

Pameran Utama           :
Ha Ji Won sebagai Song Eun-Jae
Kang Min-hyuk sebagai Kwak Hyun
Lee Seo-won Sebagai Kim Jae-gul
Kim In-sik sebagai Cha Joon-young

Review                        :

Sebenarnya jika dibilang sebagai penggemar drakor, gak juga sih. Tapi sempat beberapa waktu menonton drama –korea. Apalagi semenjak penayangan di beberapa televisi nasional, memasuki SMA akupun harus menyadari bahwa beberapa teman sekalasku ada yang demam atau menjadi penggemar drama korea. Termasuk aku untuk beberapa drama, hingga akhirnya kuliah ketemu adik kos yang penggemar drakor. Biasanya nontoni drama sih sama beliau sampai larut malam bahkan subuh.

Hingga akhirnya sekarang aku kembali menonton drakor, karena memang lagi memiliki waktu senggang. Keputusanku tertuju kepada drama hospital ship yang sebenarnya sudah tayang pada tahun 2017.  Alur ceritanya menurutku adalah alur campuran, karena sedari awal sudah diperlihatkan permasalahan yang dihadapi setiap tokoh sehingga mereka menjadi dokter di rumah sakit kapal.
Aku sangat menyukai setiap cerita yang ada di setiap episode, banyak hal yang bisa dipelajari atau sebuah sikap yang bisa diambil dari drama ini. Bagaimana Ha Ji wo sebagai Song Eun-jae menghormati atasanya dalam pekerjaan, dan bangkit setelah karirnya hancur di sebuah rumah sakit terkenal di kota Soul dan memendam kesedihan karena ibunya meninggal dan dia sebagai dokter bedah terbaik yang biasanya menyelematkan hidup pasien tetapi tidak bisa menyelamatkan ibunya saat mengalami masa-masa krisis.

Kang Min-Hyuk atau dokter Kwak Hyun adalah dokter yang sangat baik dan manis juga menghadapi beberapa masalah, seperti kehilangan kepercayaan dirinya karena pernah melakukan kesalahan saat menangani pasien. Namun kembali mendapatkan kepercayaan dirinya saat bekerja saat menjadi kolega dari dokter Song yang kemudian menjadi kekasihnya.

Beragam konflik dalam drama ini sukses membuat seseorang yang menontonnya menetaskan air mata, tentunya tak luput dari permasalahan keluarga, politik dan juga percintaan para tokoh utama. Bagi anak komunikasi  terutama PR dari drama ini kita juga dapat belajar bagaimana cara menjaga reputasi. Namun apalah guna reputasi, jika  ada suatu masalah  mendesak yang harus kita tolong, namun karena mementingkan reputasi kita menolak memberi bantuan.Masalah politik menyebabkan rumah sakit kapal akan di tutup dan juga pemecatan dokter Song. Diakhir cerita ditutup dengan kesusksesan dokter Song mengoperasi istri dokter . Namun ternyata, dokter Song juga di vonis memiliki sebuah penyakit kanker ganas yang apabila menyebar keparu-parunya akan memperpendek usianya.

Hingga akhirnya dokter Kwak, yang pada awalnya dibohongi oleh dokter Song.  Datang untuk memberi semangat, dokter Song dengan segala keangkuhan dan kesombongan karena memiliki sikap tidak ingin bergantung tangan kepada siapapun akhirnya memilih untuk meluangkan segala kegundahannya kepada dokter Kwak. Mungkin apa yang saya ceritakan pada tulisan ini belumlah  lengkap, bagi yang sudah menonton boleh menambahkan cerita versi kamu dikolom komentar, bagi yang belum silahkan menonton dijamin tidak akan mengecewakan. Satu hal yang bisa dipelajari dari dokter Kwak menurutku adalah dia lelaki yang baik, lelaki yang mengerti dokter Song. Salah satu perkataan dokter Kwak yang membuat saya senyum-senyum sendiri atau terharu hingga saat ini adalah :

“Pembatas diantara kita bukanlah tembok atau dinding, tetapi pintu. Jika kamu mau maka bukalah pintu itu,”.

Terimakasih telah membaca, sampai jumpa ditulisan selanjutnya.