Sebagai ibu yang bekerja, akhir pekan sangat saya nanti-nantikan sebagai waktu untuk quality time bersama keluarga kecil saya. Kegiatan favorit kami di akhir pekan adalah kulineran dan mengajak anak ke taman bermain. Saya memilih ke kabupaten Bungo, satu jam dari tempat tinggal saya. Meski kabupaten, di sini banyak banget pilihan tempat makan yang enak dan jajanan kekinian. 

Saking seringnya ke Bungo untuk kulineran, saya sampai bingung mau kemana lagi. Bosan kalau cuma makan itu-itu saja. Akhirnya saya inisiatif tanya ke seorang teman yang juga blogger, yaitu mas Djangki. Beliau merekomendasikan tempat makan Mie Kocok Bandung "Gilang". 

Saya sendiri belum pernah mencoba mie kocok Bandung sebelumnya. Saya nggak berekspetasi tinggi juga sih, takutnya kecewa. Maklum, soalnya sudah sering dikecewakan karena terlalu banyak berharap, wkwkwkw. 

Lezatnya Mie Kocok Bandung "Gilang" di Bungo

Bermodal Google Maps, sampailah saya di tempat makannya. Ternyata warung Mie Kocok Bandung Gilang ini memanfaatkan halaman rumah pemiliknya, jadi bukan bangunan khusus gitu. Saya langsung suka dengan suasananya yang teduh, karena banyak tanaman hijau. Selain tanaman asli, ada juga daun rambat sintetis yang dipasang untuk memperindah dekorasi. Di bagian kanan, ada ayunan dengan hiasan daun-daun juga, cocok deh untuk yang suka foto-foto buat Instagram. 



pose leher encok

Saya disambut dengan ramah oleh seorang pramusajinya yang membawakan daftar menu. Tentu saja saya langsung pesan Mie Kocok Bandung. Tapi karena ini pertama kalinya, jadi saya juga pesan menu lain yang cukup aman di lidah dan perut, yaitu nasi ayam bakar. Saya dan suami sudah janjian untuk nanti saling icip makanan masing-masing. 

Setelah menunggu sekitar 15 menit, pesanan saya dan suami pun datang. Mata saya terbelalak melihat mangkok yang diletakkan di atas meja, terutama pada sumsum tulang yang sangat mencolok diatas mie kuah yang disajikan. Waaah kebetulan banget saya sudah lama nggak makan sumsum. 


Sangking semangatnya saya langsung menyeruput sumsum dengan sedotan, beberapa detik kemudian saya berteriak karena bibir saya terasa terbakar. Kuahnya masih panas banget woiiii. Suami saya ketawa sambil ngomelin "makanya, sabaaaar".

Ternyata mie kocok ini adalah mie kuning gepeng yang disajikan dengan toge, tetelan, sumsum, dan disiram dengan kuah kaldu. Rasanya enak banget, gurih dan kaldunya sangat berasa ketika saya menyeruput kuahnya. Makannya pakai sambal dan kerupuk, beuuuh tambah nikmat.

Selain mie kocok, nasi ayam bakarnya juga enak banget. Apa lagi penyajian nasinya cukup unik, dibentuk piramid. Ayamnya juga lembut, bumbunya terasa, dan pedas sambalnya pas. Wah nggak nyesal deh ikutin rekomendasi mas Djangki di sini. 


Selain tempatnya yang nyaman, sejuk, dan bersih. Serta pelayanan ramah dan rasa makanan yang lezat, pembayarannya juga nggak ribet dan mudah karena di sini menggunakan Mesin EDC Gopay dari SPOTS.

Apa itu SPOTS?


SPOTS adalah  aplikasi kasir online (sistem Point of Sale) untuk mengelola pesanan.  Produknya adalah mesin EDC yang dilengkapi dengan fitur menu dan harga, sehingga memudahkan penjual untuk menghitung jumlah pembayaran dari setiap transaksi yang masuk. 

Selain membayar dengan uang cash, sesuai namanya Mesin EDC Gopay juga menerima pembayaran dengan uang elektronik dari Gojek, yaitu Gopay. Cara menggunakan mesin EDC ini praktis banget, tinggal scan kode barcode yang tertera pada mesinnya saja. Bahkan sekarang mesin kasir dari Gojek ini juga memudahkan pelanggan untuk membayar menggunakan kartu debit juga lho. Jaga-jaga jika lupa top up saldo Gopay, atau saat ponsel mati karena kehabisan baterai. 

Keuntungan Memakai Mesin EDC Gopay Bagi Penjual dan Pembeli


Waktu itu saya sempat tanya kepada pramusajinya, apa sudah lama pakai mesin EDC Gopay dari SPOTS? Mbaknya jawab sudah cukup lama. Sekalian deh saya tanyain enaknya pakai mesin ini apa? Ternyata aplikasi kasir ini sangat praktis karena bentuknya yang mini jadi mudah dibawa kemana-mana. Bahkan waktu itu bukan saya yang nyamperin mbak kasirnya, tapi malah dia yang nyamperin saya sambil bawa mesin EDCnya. 

Selain itu fiturnya juga sangat mudah digunakan untuk mengatur menu, menerima pesanan GoFood, mencatat ragam transaksi, dan mencetak resi secara instan. Saya lihat waktu itu pun, resinya langsung keluar dari mesinnya yang mini itu. Jadi nggak perlu tambahan printer, deh. 


Sedangkan bagi saya sebagai pembeli, pembayaran dengan mesin EDC Gopay ini sangat praktis dan memudahkan karena ada tiga pilihan pembayaran. Kebetulan juga saya pengguna setia Gopay, tapi kalau saldo lagi habis saya bisa pakai Mesin EDC dengan kartu debit. Terakhir kalau nggak bisa dua-duanya tetap bisa pakai uang tunai seperti biasa. Sayang aja belum ada pilihan pembayaran dengan "exposure",  hehehe #bercandasayang

Ketahui Lebih Banyak Tentang SPOTS


Kalau ada teman-teman di sini yang sedang menjalankan usaha, nggak ada salahnya untuk mempelajari lebih lanjut tentang Mesin EDC Gopay SPOTS ini. Karena fitur-fiturnya yang sangat memudahkan penjual maupun pembeli. Selain itu saya cek di websitenya, biaya yang diperlukan hanya sekitar Rp4.900/hari, tentunya ini  sangat terjangkau untuk fitur yang integratif dan berkualitas. 

Kunjungi website SPOTS di www.spots.co.id dan instagramnya @spots.id untuk informasi lebih lanjut. Saya doakan semoga usaha teman-teman makin lancar dan maju dengan menggunakan mesin EDC dan aplikasi dari SPOTS.

Nah, itulah kisah saya saat kulineran di akhir pekan lalu bersama keluarga. Ada yang suka mie kocok juga? Atau hobi jajan dan bayarnya pakai Mesin EDC Gopay? Cerita di kolom komentar, ya.