Menstruasi merupakan hal yang normal bagi wanita walaupun darah, volume darah, warna pun berbeda-beda setiap wanita. Dari beberapa penelitian termasuk dari penelitian Universitas Indonesia menyatakan bahwa menstruasi bisa memberitahukan penyakit wanita.

“Dari darah haid banyak hal yang bisa dideteksi. Penelitian kita pada pasien muda yang menderita kista atau endometriosis, ternyata di darah haidnya itu ada serabut saraf” ungkap Manajer Riset dan
Pelayanan Masyarakat Fakultas Kedokteran Indonesia, dr. Budi Wiweko, SpOG.

Adanya serabut saraf pada darah haid itulah yang menyebabkan seorang wanita merasa nyeri saat haid. Penelitian ini pernah dilakukan pada pasien muda yang datang ke unit pelayanan teknologi reproduksi di Klinik Yasmin, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Kencana, Jakarta.

Dalam studi tersebut peneliti mengumpulkan pembalut wanita dan mengambil sampel darahnya. Tak lebih dari seminggu, hasil dari laboratorium pun sudah bisa diketahui.

Kebanyakan kista ovarium tidak berbahaya dan bisa menghilang dengan sendirinya tanpa perawatan khusus. Hadirnya kista di ovarium memang sulit terdeteksi karena tidak menimbulkan gejala. Kista baru menampakkan gejala ketika telah berkembang.

Kista ovarium dapat dipastikan ketika membesar dan akan memunculkan beberapa gejala, hal ini tentunya perlu kalian waspadai. Ada 2 jenis kista ovarium.

- Kista ovarium fungsional. Berkembang dari bagian siklus menstruasi, seperti yang dikatakan diatas kista ini akan hilang dengan sendirinya tanpa harus melakukan pengobatan.
- Kista ovarium patologis. Yang berkembang dengan pertumbuhan sel yang tidak normal. Kista ovarium ini memiliki perawatan khusus dan akan menimbulkan gejala.