Tanda hubunganmu tidak sehat.
Image : Visme

-Kenali Tanda-tanda Hubunganmu Tidak Sehat- Sebuah hubungan (suami-istri) itu seperti halnya tubuh manusia. Yang bisa merasakan sakit, lelah, dan sehat. Ketika tubuh kita sakit, ia pasti mengeluarkan tanda-tanda. Begitu juga sebuah hubungan. Jika hubungan itu tidak sehat, akan ada sinyal-sinyal yang keluar dan tugas kita adalah menangkap sinyal itu dan kemudian mengobati/memperbaiki hubungan yang sedang 'sakit'.

  • Tidak adanya komunikasi. Padahal, komunikasi adalah dasar dari harmonis atau tidaknya sebuah hubungan. Bayangkan jika antara suami-istri tidak saling bicara? Maka ikatan yang kita miliki semakin memudar. Cinta lama-lama hilang karena kita tenggelam urusan masing-masing. Urusan rumah tangga pun jadi terbengkalai atau sama-sama tidak tahu karena tidak ada komunikasi. Seperti contoh orang yang paling dekat denganku ; Mereka sama-sama sibuk kerja dari pagi sampai malam hari. Mereka bertemu hanya di tempat tidur. Suatu ketika, si istri pergi ke luar negeri dan suaminya tidak tahu. Well, ada beberapa kemungkinan hal ini bisa terjadi. Satu, tidak adanya komunikasi. Dan yang kedua adalah ketidak pedulian yang sudah terlanjur mengakar. Padahal, meskipun sibuk, kita bisa berbincang melalu telepon atau chat. Kalau hal semacam ini terus berlanjut, bukan hal mustahil akan terjadi yang namanya perselingkuhan. Atau malah sudah terjadi?
  • Sering bertengkar dan masalahnya itu lagi ... itu lagi. Ribut di dalam sebuah hubungan memang wajar. Tapi sangat tidak sehat jika terjadi secara terus menerus. Masalah ini terjadi biasanya balik lagi ke komunikasi. Wanita membutuhkan 'bicara' pada pasangannya, sedangkan pasangan tak mau mendengarkan. Alhasil, kata-kata yang hendak dikeluarkan si wanita, terpendam di otak dan hatinya, kemudian meledak jika sudah waktunya. Dan untuk mencari perhatian, tak jarang wanita 'ngajak' ribut suami karena hanya dengan seperti itu ia bisa bicara dan mengungkapkan perasaannya pada nahkodanya, suaminya. 
  • Tidak pernah lagi menghabiskan waktu bersama. Sibuk sih sibuk, tapi hal ini tak jarang bisa memicu munculnya orang ketiga. Tak pernah lagi berduaan, bermesraan, itu artinya tak ada lagi komunikasi dan kontak fisik. Padahal, kontak fisik pada perempuan bisa menghasilkan hormon dopamin yang bisa membuat wanita bahagia. Kebayang gak sih kalau istri tidak bahagia di rumahnya sendiri? 
Ada pepatah mengatakan. Jika istri bahagia, maka seisi rumah pun akan ikut bahagia bersamanya. Jika istri bermuram durja, maka seisi rumah seperti di dalam neraka.