impian banget dah ini


Emangnya perlu membuat anggaran untuk make up? Pertanyaan yang terbesit saat awal – awal mulai kenal make up yang banyak macamnya,eh ternyata nggak butuh amat untuk membuat anggaran untuk make up, karena kebutuhan make up ku hanya sebatas bb cream, bedak, dan lipstick, itu doang sihπŸ˜«πŸ˜…. Tapi sekarang kerjanya berhubungan dengan make up alias jadi perias, mau nggak mau printilan make up tambah banyak, make up yang dibutuhkan lebih kompleks. Dan memang sih awal jadi perias modalnya jutaan, tapi kan ya balik modalnya cepet. Kaget juga saat mengeluarkan jutaan diawal, hmm.. ternyata cantik butuh modal yaa.πŸ˜πŸ˜πŸ˜‚

Nggak selamanya make up yang aku punya merupakan produk sponsor *ciyee gitu😜, Alhamdulillah ya masih mampu beli make up, kalau pengin beli ya tinggal beli aja. Oiya, aku bedain sih antara make up untuk pribadi dan make up untuk kerjaan merias, meskipun beberapa kali selalu saja mengusik perlatan make up untuk kerjaan dipakai secara pribadi, ikh.. pengin juga cobain produk make up yang beda – beda.πŸ˜πŸ˜‹

Setelah beberapa bulan, dan entah kenapa produk make up yang aku punya kok ya semakin bertambah secara jumlah dan jenisnya, sering banget coba – coba produk make up ini itu, Alhamdulillah cocok juga di kulit, ada sih yang nggak cocok dan ujung – ujungnya dibuangπŸ˜”, tapi namanya juga cewek, seringnya nggak tahan godaan dengan barang lucu, β€œikhhhh.. lucu..” dan klik, klik, klik, eh loh paketan make up udah datang nih.😱😱

Cukup lama bengong di depan beauty case yang penuh dengan make up dan ada beberapa kotak yang lumayan besar, isinya make up maupun skincare. Bengong karena semua produk ini dapat dari mana ya? Memang sih ada yang dari sponsor, tapi kok ya yang dibeli banyak juga, dapat duit darimana sih akunya?

Sadar banget harga make up bervariasi, meskipun murah kalau beli lebih banyak, ya tetap aja berat di kantong, daripada boros, aku membuat budget khusus untuk make up, nggak aku tetapin berapa untuk setiap bulan, aku hanya menyisihkan seratus ribu rupiah setiap kali aku ada orderan make up, lumayan banget dengan cara ini aku bisa beli make up tapi nggak ganggu budget untuk keperluan lain. Cukup sering beli make up, karena printilan make up ada yang cepet habis, misalnya bulu mata, pensil alis, dan juga hasrat aku yang selalu penasaran pengin coba merek make up yang berbeda, hmmm.. kalau sekarang sih harus dikontrol banget, mana yang hanya pengin doang, mana yang beneran butuh, karena ada beberapa make up yang belum tersentuh.😁😁

miniso nail polish
miniso nail polish water basic

Kalau masih sekolah atau belum punya pendapatan sendiri, gimana dong?


Hmmm.. sepertinya anak sekolahan atau kuliahan duit jajannya lumayan banyak yaaaaπŸ˜‚πŸ˜‚. Semuanya berawal dari niat, meskipun punya duit sendiri, kalau nggak ada niat buat nabung ya sama juga bohong. Niat untuk menyisihkan duit kamu, jangan tergoda untuk beli yang lainnya, fokus aja kalau duit yang kamu sisihkan emang beneran buat make up. Apalagi sekarang aku lagi seneng banget hunting nail polish, meskipun kecil dan murah, tapi kalau sering beli ya mihil juga πŸ˜‘

Catat wish list. Agar semakin bersemangat dan fokus untuk nabung, biasanya aku catat wish list make up mana saja yang jadi impian, tulis dengan detail, harganya berapa (harga normal bukan diskon), beli di mana, usahakan juga nggak terlalu banyak nulis wish list karena semakin banyak malah semakin malas untuk beli produk make up, jadi kayak beban gitu. Kalau aku sih, menetapkan, bulan depan mau beli apa aja, nggak harus setiap bulan harus ada make up yang dibeli, kalau memang masih banyak, cukup menahan diri agar nggak sia - sia.

Menyambung di atas, mulai beberapa bulan yang lalu, aku mulai menerapkan untuk menggunakan produk sampai habis sebelum beli produk baru, agar mencegah dari perbuatan mubadzir, karena kalau dihitung - hitung produk yang hanya sekali pakai trus nggak dipakai lagi, jumlah duit yang sudah dikeluarkan lumayan banget loh. Godaan banget lah karena wajah nggak punya masalah, selalu aja teplokin wajah dengan produk baru hanya untuk coba aja, mulai sadar diri untuk menahan dari menyia-nyiakan produk yang tidak terpakai, dan mulai setia dengan beberapa produk make up dan skincare, kalau bikin kulit wajah semakin kinclong, nggak bikin jerawat, jadi emejing ninh muka, biasanya aku pertahankan, dan beli ulang kalau produknya udah habis.

Ikutan kuis atau giveaway. Nggak ada salahnya sih ikutan kuis atau giveaway dengan hadiah produk make up, aku sih jarang banget ikutan, udah pesimis duluan kalau bakalan menang 😩😩😭

Cari side job. Ketimbang hanya menimbun make up ataupun skincare, mending jadi reseller produk, dapat duit dan biasanya kalau member dapat produk gratis, dan dapat produk sample (tergantung kebijakan masing – masing yang buka reseller).


Banyak jalan punya jodoh  make up kesayangan, yang penting usaha dong aaaaahπŸ˜‹πŸ˜œπŸ˜‡