Bismillah, 

"Ibu, nanti pas uji publik ibu cuti ya!" 
Begitulah neng Marwah, setiap ada kegiatan di sekolah, ibu wajib cuti. Tidak boleh tidak. Sejak kelas 1 Sd memang saya selalu membiasakan untuk hadir dalam setiap aktivitas di sekolah neng Marwah meskipun saya bekerja, saya selalu mengajukan cuti atau bahkan jika ada aktivitas dadakan saya terkadang bolos kerja, hehe. Kan kasian ya kalau anak tampil sementara orang tuanya tidak bisa menghadiri, pasti hatinya terluka. Saya gak mau itu terjadi, makanya sebisa mungkin saya selalu menyempatkan diri untuk ikut hadir di sekolah neng Marwah jika ada acara. Saya rasa bukan hanya saya yang berpikir seperti itu, semua orang tua pun mikirnya gitu, ya orang tua mana sih yang enggak sayang sama anaknya, ya kan?



Senin, 25 November 2019 di sekolah neng Marwah diadakan uji publik tahfidz, jadi acara ini tuh rutin diadakan sejak masuk kelas 5. Ini kali kedua saya menyaksikan uji publik. Anak - anak di sekolah neng Marwah kan diwajibkan untuk hapalan al-quran nah kemudian diujikan di acara ini, di depan orang tua. Tingkah anak - anak yang lucu, ada yang percaya diri, ada yang malu - malu dan ada yang mendadak blank, mungkin mereka grogi kali ya disaksikan orang tuanya.

Anak - anak solehah yang sedah uji publik Tahfidz di depan orang tua dan guru

Anak - anak murrotal hapalan di depan kelas, kemudian lanjut dengan sambung ayat. Sambung ayatnya ditanya sama guru dan orang tua. Jadi orang tua bisa juga ngetes anaknya sudah hapal bener - bener apa engga nih hapalannya, dan alhamdulillah anak - anak kelas 5 A ini pada keren hapalannya, Masya Allah Tabarakallah. Mudah - mudahan anak - anak soleh / solehah ini kelak akan menjadi penolong orang tuanya di akhirat, aamiin.


Saya yakin, dibalik kecerdasan anak - anak ini ada dukungan orang tua dibaliknya. Dukungan ayah dan ibunya yang selalu mendoakan dan memberikan yang terbaik untuk anaknya, betul? Memang berpengaruh sekali sih yah dukungna orang tua terhadap kecerdasan anak. Jadi dalam kegiatan belajar mengajar bukan hanya guru yang dilibatkan namun juga pengaruh orang tua jauh lebih besar. Setuju bu ibu? Selain itu juga asupan nutrisi pada anak memiliki banyak pengaruh, termasuk air minum. 


Dukungan Morinaga Heiko+ Water di Acara Uji Publik Tahfidz

Setelah selesai uji publik tahfidz nya, anak - anak langsung mengambil Morinaga Heiko+ Water yang kebetulan saya bawa serta ke acara Uji Publik ini (Alhamdulillah nih kebetulan banget nih Morinaga Heiko+ Water memberikan sponsor). Kebetulan kan di acara hari ini ada orang tua juga terutama ibu jadi saya sekalian jelasin dikit aja seputar Morinaga Heiko+ Water ini. Karena ternyata banyak ibu - ibu yang bertanya - tanya ini air minum merk apa, hehe. Mereka bahkan baru pertama kali lihat, katanya.



Setelah acara selesai, akhirnya sambil makan bakso nih saya jelasin deh seputar Morinaga Heiko+ Water ini. Ibu - ibu langsung bilang "ah saya baru tau tentang air demineral buat melarutkan susu dan makanan pendamping ASI ini!". Ya, ternyata sama yah dengan saya sebelumnya, hehe saya juga baru tau waktu itu tentang air demineral ini. Jadi saya jelasin sepanjang yang saya tau aja hehe. 

Bisa baca juga nih tulisan saya : Morinaga Heiko+ Water, Air Minum Kemasan Untuk Anak 



Pentingkah Air untuk tumbuh kembang anak?

Air itu sangat penting untuk kehidupan, setuju yah? 
Apalagi kan sebagian besar dari tubuh kita ini adalah air. Untuk anak - anak penggunaan air itu penting, terutama untuk melarutkan susu dan MPASI nya. Jangan sampai deh air merusak kandungan nutrisi yang terdapat dalam susu atau MPASI anak. Akibatnya tar malah merembet ke tumbuh kembang serta kesehatan anak. 


Saya langsung nanya sama diri sendiri, apakah ini sudah saya perhatikan juga? Apakah selama ini saya sudah memberikan air yang tepat untuk anak? 

Air itu dibutuhkan sekali oleh anak, bahkan dari bayi. Rinciannya seperti ini nih bu ibu : 
Bayi usia 0 - 1 tahun membutuhkan air kisaran 700 - 800 ml 
Usia 1 - 3 tahun itu kisaran air yang dibutuhkannya sekitar 1300 ml 
Usia 4 - 8 tahun anak - anak butuh sekitar 1700 ml
Usia 9 - 13 tahun membutuhkan lebih banyak lagi, untuk anak laki - laki butuh sekitar 2400  ml dan untuk anak perempuan itu membutuhkan 2100 ml 
Usia 14 - 18 tahun anak - anak memerlukan 3300 ml untuk laki - laki dan perempuan butuh 2300 ml 

Saya langsung mikir, asupan air minum untuk neng Marwah dan Akbar apa sudah sesuai nih? Duh mudah2an saja sudah sesuai takaran yah supaya menunjang kesehatan dan tumbuh kembang anak juga, dan yang paling penting air yang sudah masuk kedalam tubuh anak - anak harus bener - bener higienis dan bebas mikroba. Soalnya anak - anak saya tuh rentan diare, apalagi kalau asupan makanan dan minumannya ga jelas, udah deh langsung diare dan sakit perut. 

Masalah ini pun dijelaskan oleh wakil Sekretaris Jenderal Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dr. Fery Rahman, MKM


 “Menurut data WHO tahun 2003 (Feeding and nutrition of infants and young children. Guidelines for the WHO European Region, WHO Regional Publications, European Series, No. 87), kontaminasi makanan (termasuk air minum) oleh agen mikroba adalah salah satu penyebab utama diare pada bayi dan anak kecil.”
Wakil Sekretaris Jenderal Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dr. Fery Rahman, MKM

Morinaga Heiko+ Water , Dukung Kemurnian Nutrisi Anak Sejak Dini

Alhamdulillah, semenjak saya kenalan sama Morinaga Heiko+ Water hidup saya agak sedikit lebih tenang, soalnya kan masalah air untuk anak - anak sudah ada ahlinya. Melarutkan susu atau MPASI pun tenang, ga takut lagi kandungan nutrisinya hilang karena larutan air mineral yang merusak nutrisi. 


Karena kan Morinaga Heiko+ Water ini tuh adalah air pelarut makanan anak yang merupakan air murni, bebas mineral dan bebas bakteri. Steril dan juga higienis plus memiliki jaminan kualitas soalnya diproses melalui delapan tahapan proses untuk menghasilkan kualitas air minum terbaik.

Morinaga Heiko+ Water ini tuh adalah merupakan produk gagasan dari kalbe Nutritionals dan Morinaga Research Center Jepang. Temen - temen udah kenal kan sama perusahaan Kalbe Nutritionals? Yess, perusahaan yang sudah lebih dari 100 tahun memproduksi produk yang mendukung nutrisi dan kesehatan keluarga bukan hanya di Indonesia saja, namun di seluruh dunia. 


MORINAGA HEIKO+ WATER, AIR MURNI PELARUT MAKANAN ANAK


Morinaga Heiko+ Water ini berasal dari kedalaman sumber air pegunungan, masalah proses produksinya bisa temen - temen cek nih delapan prosesnya : 


  1. Proses pengecekan kualitas serta mutu air, dilihat dari aroma, warna, kandungan mikro pada sumber airnya langsung. 
  2. Proses Multistage Filtration, sebuah proses membersihkan air dari partikel - partikel kotor atau makromolekul. 
  3. Proses Super Fine Reverse Osmosis. Proses penyaringan berbagai macam makromolekul dan mikromolekul dengan pemberian tekanan pada larutan sehingga menjadi pure water. 
  4. Proses Uv Lamp, adalah sebuah proses penggunaan pancaran gelobang pendek (ultraviolet) guna membunuh mikroba, bakteri atau virus - virus. 
  5. Proses Magnet Trap, proses penggunaan magnet buat menangkap partikel yang mengandung logam. 
  6. Proses Ultra High Temperature (UHT), metode pemanasan yang dilakukan dalam suhu tinggi untuk mencapai kondisi air yang steril. 
  7. Proses Aseptic Filling, adalah proses pengemasan dalam kemasan yang steril. 
  8. Proses Quality Check, sebuah proses pengecekan yang dilakukan oleh tiga pihak Hokkan, kalbe Nutritionals dan juga pihak Morinaga. 
See? delapan proses ini bener - bener sangat memperhatikan kehigienisan Morinaga Heiko+ Water ini kan? Jadi kemurnian airnya bener - bener terjaga ya, tak ada kandungan mineral, inilah yang bikin Morinaga Heiko+ Water ini memenuhi standar air minum yang layak dikonsumsi anak - anak dan keluarga. Kenapa? Soalnya Morinaga Heiko+ Water ini ga berbau, ga berwarna dan ga ada rasa, sudah bebas dari bakteri, terbebas dari senyawa pestisida, bebas senyawa anorganik seperti arsenik, timbal dan lainnya. Juga bebas senyawa radioaktif.

Sudah jelas punya sertifikat FSCC dan botol Morinaga Heiko+ Water sudah BEBAS BPA

Udah pada paham dong BPA itu apa? yap, betul sekali. BPA adalah Bisphenol A, adalah bahan kimia yang sering digunakan dalam proses pembuatan botol plastik, kalau terpapar suhu panas maka zat BPA ini akan memberikan dampak kurang baik untuk kesehatan anak dan dewasa. Alhamdulillah Morinaga Heiko+ Water ini aman yah, tenang deh hati ibu.


Pengalaman Saya Menggunakan Morinaga Heiko+ Water Untuk Yang Terkasih


Semenjak saya kenalan dengan Morinaga Heiko+ Water, saya langsung jatuh hati dan terus memberikannya untuk yang terkasih, anak - anak dan anggota keluarga. Apalagi nih neng Marwah dan Akbar kan masih minum susu, jadi memang saya butuh sekali Morinaga Heiko+ Water ini untuk melarutkan susu yang mereka konsumsi. Kadang saya pun jika mau minum susu suka melarutkannya menggunakan Morinaga Heiko+ Water, sudah jelas kan kandungan nutrisinya akan selalu terjaga dengan baik, senengnya. 


Dan inilah beberapa alasan saya kenapa saya tetap memilih dan akan merekomendasikan Morinaga Heiko+ Water pada sahabat, kerabat dan teman - teman? Karena saya termasuk 9 dari 10 bunda setuju Morinaga Heiko+ Water STERIL dan HIGIENIS cocok untuk melarutkan Makanan (susu & bubur) si kecil. Mom Choice For The Loved One

Steril & Higienis
Morinaga Heiko+ Water ini ga usah dikhawatirkan lagi untuk masalah steril atau higienisnya, karena sudah melalui proses UHT, adalah proses pemanasan selama 60 detik pada suhu 141 + 2°C dan Aseptic filling atau pengisian yang dilakukan secara steril untuk memastikan terbebas dari kuman - kuman (bakteri, virus, parasit dan jamur). 

Bebas Mineral 
Lebih nyaman dan lebih aman melarutkan susu bubuk, bubur atau biskuit bayi bahkan minuman serbuk juga karena ga akan mempengaruhi mineral dari makanan atau minuman yang diolah dengan menggunakan Morinaga Heiko+ Water ini. Soalnya kan Morinaga Heiko+ Water ini bebas mineral alias demineral. 

Air Demineral itu adalah air khusus yang sudah dimurnikan dimana hampir semua mineral dan ion-ion nya dihilangkan

Jelas jaminan kualitasnya
Morinaga Heiko+ Water ini jelas banget jaminan kualitasnya, dari mulai menggunakan teknologi delapan tahapan yang sudah saya jelaskan diatas. Bebas bahan kimia berbahaya juga, sudah memenuhi standar mutu dari BPOM (MD No 265210151281), SNI 6241 : 2015 dengan sertifikasi standar sistem manajemen mutu ISO 22000 : 2005 dan sudah ada sertifikat halal dan sudah terdaftar di LPPOM dengan nomor 00120032950405


Kemasannya aman gak? 
Tentu saja, bebas BPA dan sudah bersegel untuk menjamin kesterilan dan keasliannya. Insya allah aman. Dan kemasannya pun ramah lingkungan karena bisa didaur ulang.


Oiya, dalam acara Uji Publik Tahfidz di Sekolah Neng Marwah itu ada ibu wali murid yang menanyakan beberapa hal nih sama saya terkait Morinaga Heiko+ Water ini, saya jawab dan rinci disini aja yah, siapa tau ada temen - temen lain yang juga ingin tau. 

Pertanyaan : Mineral apa yang dihilangkan pada proses demineralisasi Morinaga Heiko+ Water ini?

Jawaban : Jadi biasanya mineral yang dihilangkan itu adalah berupa kalsium, fluoride, magnesium, natrium, chloride, sulphate, nitrate dan bicarbonate. Terus mineral anorganik yang terkandung pada air dapat juga mengandung unsur seperti timbal hitam (Pb), besi teroksidasi, merkuri, arsenik, alumunium atau bahan kimia lain hasil resapan tanah. Nah jika semua unsur itu numpuk terus menerus dalam tubuh manusia, cepat atau lambat akan menyebabkan gangguan kesehatan.

Pertanyaan : Adakah aroma atau bau khas atau rasa yang khas dari Morinaga Heiko+ Water ? 

Jawaban : Rasanya sih tawar, hampir sama dengan air minum pada umumnya, sama sekali tidak ada aroma. Penampakannya jauh lebih jernih dibandingkan air mineral, silakan cek sendiri. 


Seingat saya itu deh pertanyaannya hehe, semoga bisa membantu yah.

Buat temen - temen yang penasaran nih sama Morinaga Heiko+ Water bisa langsung stalking aja ke website : http://www.heikowater.com/ dan instagram : @Heikowater.id 




With love,