desa gunung tiga binanga

Aku dinikahi lelaki suku karo marga sebayang. Sebagai permen(menantu) sepatutnya memang mengunjungi kampung suami. Letaknya di Desa Gunung Tiga binanga kabupaten Karo. Sudah beberapa kali ke sini semenjak tiga tahun menikah. Dan sudah punya dua krucil yang makin memeriahkan rumah opong di kampung ini.

Liburan kali ini bertepatan dengan Kerja Tahun Desa Gunung. Ini perayaan yang diadakan warga kampung dalam rangka bersyukur atas panen tahun ini.  Tidak hanya itu, kerja tahun ini juga ajang silaturahmi bagi anak kampung yang merantau.  Kerja Tahun ini diadakan  setiap akhir bulan  Juni khusus Kecamatan Tiga Binanga. Acara ini berlangsung selama dua hari. Musik dan lagu saling bersahut sahutan. Desa Gunung ketika waktunya kerja tahun selalu padat dan ramai dengan anak kampung  yang datang  dari Medan. Termasuk kami. Setiap kampung punya penentuan tanggal untuk melaksanakan kerja tahun, jadi tidak dilakukan secara serempak. Khusus Tiga binanga yaitu akhir bulan juni.

los desa gunung

Perjalanan Medan- Desa Gunung memakan waktu 3 jam. Karena masih suasana lebaran dan libur sekolah, Kami sengaja memilih waktu sehabis subuh karena takut terjebak macet. Short getaway yang memang dibutuhkan oleh kami, yang penat dengan rutinitas perkotaan. Ini semacam angin segar dari hari yang penat selepas lebaran kemarin.

Tak lupa saat melewati  kaban Jahe, saya selalu menyempatkan pergi ke kedai kopi IYO. Yang sudah turun temurun dengan roti bakar srikaya yang luber di lidah. Nuansa gedung zaman dulu dengan tembok warna putih pudar. Di sini juga terkenal dengan kopinya yang sedap. Pengennya berlama lama disini tapi kami dikejar waktu.  Kemudian dari situ melanjutkan lagi sekitar 45 menit untuk sampai di desa Gunung. 


Sebelum sampai, kami melewati ladang jagung dengan pemandangan Gunung Sinabung yang sempat erupsi kecil. Sejauh mata memandang pepohonan dan bukit. Ladang jagung yang sudah menguning menambah cantik daerah ini. Sesampainya kami di Kuta(desa) gunung disambut dengan santapan khas karo. Tak ada gadget disini, hidup berjalan lambat, tapi dengan gitu jadi reconnect dengan keluarga dan alam.

Aidan contohnya, selama dua hari di kampung banyak kegiatannya. Main sepeda, mandi sungai, pergi ke ladang opongnya, main sama sepupunya. Makan pun jadi lahap karena ya asik main dan cuaca juga mendukung. Kuta Gunung ini punya satu Los (balai desa) yang terpusat untuk mengadakan acara yang ada di kampung. Letaknya sekitar 10 menit dari Tiga binanga yang merupakan kota padatnya. Setiap hari selasa diadakan pasar kaget. Semua dijual disana bahkan jadi ajang untuk cuci mata juga. Di pasar ini barang yang dijual merupakan hasil panen sendiri dari ladang petani. Termasuk ladang keluarga kami. Kalo saya demennya jajanan kecilnya.






Tak lupa saat di Tiga binanga, ada satu kedai kopi yang mencuri perhatian. Namanya Surya Indah Restaurant. Letaknya di pinggir simpang Tugu. Interiornya yang paling aku cinta. Beragam foto dan ilustrasi ala karo. Khas dan original. Sudah tau kan kalo di Karo kedai kopi selalu tempat paling rame dan interiornya khas dengan speaker besar. Saya setia sama kopi hitam dan sesekali pesen mie rebus. Dingin dingin emang paling pas menikmati yang panas. Harganya murah meriah. Slogannya "tidak perlu komentar bukti yang perlu".  Suka kali aku. Hanya cukup bawa uang 50 ribu sudah cukup banget jajanin 6 orang kopi/teh ditambah dua mie rebus. Perut senang hati senang.

surya indah tiga binanga karo



Untuk kerja tahunnya sendiri, taun ini kurang meriah. Bisa ditandai dengan tidak adanya umbul umbul. Tidak seperti taun lalu. Tapi biarpun begitu tidak mengurangi kegembiraan warna kampung. Hentak tari dan lagu saling berirama, warga setempat turun ke Los dan bersolek di acara setaun sekali ini. Tak ketinggalan suami saya. Seharusnya saya juga ikut menari bersama suami. Tapi apa daya anak anak jam segitu sudah tidur nyenyak dan harus dijaga tidurnya. Jadi suami aja dulu yang tampil. Acara ini bahkan sampe hampir subuh terdengar keyboard dan suara merdu perkolong kolong menyanyikan lagu karo.

Ada niat suami kepengen lebih lama liburan di kampung. Selama seminggu. Tapi nggak sekarang, mungkin saat anak anak sudah mulai mengerti/bisa dibilangin setidaknya. Semoga kita terus sehat biar bisa kunjungi kampung opong.

DESA GUNUNG TIGA BINANGA
KAB.KARO
SUMATERA UTARA