Nasi merupakan makanan pokok yang paling utama di kalangan masyarakat indonesia. Maka dari itu setiap harinya perlu mengonsumsi nasi dengan minimal 1 porsi makan dalam 1 hari. Akan tetapi bagi para penderita penyakit diabetes nasi perlu dibatasi karena dapat meningkatkan kadar gula. Akan tetapi kalian bisa mengonsumsi nasi dengan biasa walaupun menderita diabetes.

Pada penelitian yang dilakukan dokter juwalita surapsari, M.Gizi SpGK, kandungan gula pada nasi dingin bisa menjadi lebih rendah jika di bandingkan dengan nasi yang panas. Hal itu tentunya menjadi kabar yang baik untuk para penderita diabetes.

Hal tersebut juga sudah dilakukan oleh banyak penelitian lainnya sehingga membuktikan bahwa nasi dingin memiliki index glikemik yang rendah dibandingkan kadar gula pada nasi panas. Dan kalian bisa memanfaatkan hal ini untuk membantu program diet dengan di temani keseimbangan asupan yang bergizi seperti sayuran, protein, atau karbohidrat.

Yang perlu kalian lakukan ketika mengetahui bahwa nasi dingin lebih rendah kadar gulanya di banding nasi panas ialah mengusahakan tubuh tetap optimal dengan cara melakukan olahraga dengan rutin. Olahraga tidak dibarengi dengan perut yang kosong, karena kadar gula bisa drop dengan cepat dan memicu Anda untuk pinsan. Maka sebaiknya isi perut kalian dengan cemilan apa saja yang membantu kalian untuk bisa melakukan olahraga.

Bila nasi terus saja dimasak akan menyebabkan proses gelatinisasi sehingga menurunkan kadar seratnya dan meningkatkan nilai indek glikemik. Seluruh penelitian cenderung akan mengaitkan kenaikan glikemik atau kandungan gula pada nasi dengan kanker, penyakit jantung hingga obesitas.
Baca juga : Manfaat daun mangga untuk kesehatan 
                   3 Makanan yang membuat Anda menjadi semangat di pagi hari 
                   Manfaat dan Bahaya daun sirih 

sumber : https://lingshenyao.id