Hai netizen! Well, kali ini openingnya bukan hanya kepada beauty enthusiast, tapi bagi seluruh umat manusia yang ada di bumi. Iya, kalau kamu salah satu yang menginjakan kaki di bumi, berarti kamu salah satu pembaca yang aku tuju. 

Selama bulan Ramadhan kemarin, begitu banyak kegiatan sosial yang tiba-tiba terselenggarakan. Baik itu membawa nama organisasi maupun membawa nama pribadi. Mulai dari bersedekah dalam bentuk dana, hingga tenaga. Semuanya melakukan kebaikan dengan begitu ikhlas, salut aku melihatnya.

Namun seusai lebaran, apakah kebaikan itu masih akan terus berlanjut? Well, tak ada yang tahu. Tidak mudah memang menjadikan aksibaik seperti itu menjadi kebiasaan baik. Tapi begitu besar pengaruhnya terhadap lingkungan, membawa persatuan dan kebahagiaan. 

Akupun menjadi salah satu yang ikut dalam kegiatan berbagi selama bulan Ramadhan. Tanpa membawa nama organisasi, akhirnya aku berhasil mengumpulkan empat orang untuk berbagi sederhana, hanya takjil, bagi para saudara yang menunggu di RSUD Tarakan. Perjalanan panjang, mulai dari persiapan hingga tiba pelaksanaan. Personil yang tadinya 9 orang perlahan menyusut hingga 4 orang, yang benar-benar berkomitmen. 

Dari sini saja sudah terlihat bahwasannya melakukan kegiatan seperti ini membutuhkan komitmen dan kerja keras,bukan hanya berbagi materi maupun tenaga, tapi soal hati. Soal jiwa kerelawanan. 

Aku hanya ingin mengajak teman-teman untuk tidak berhenti disini, tapi terus melanjutkan aksi baik itu. Nggak harus datang dan berkunjung ke rumah sakit maupun panti, tapi lakukanlah sebisa kalian. 

Cerita lengkap mengenai ini bisa dibaca di : https://www.jennitanuwijaya.com/2018/06/kuy-berbagi-volunteer-story.html