Hallo sister, pasti udah was was kan dengan perkembangan tekhnologi yang udah semakin maju apalagi dengan akses internet yang udah gampang banget dijangkau, mulai dari akses dunia media sosial hingga konten konten negatif yang ngga pantas.

nah gimana nih kalo dengan perkembang yang semakin modern akan merusak perkembangan anak anak kita, pasti bahaya banget kan ? udah capur aduk tuh perasaannya. mau gimana lagi kan ya kita hidup di zaman yang memang lebih dominan menggunakan akses tekhnologi moderen yaitu gadget. Jadi kebetulan banget sister hari sabtu kemarin (14/9/2019) berkesempatan ikut Kelas Literasi Digital yang mengusung tema "Kapan Anak Boleh Punya Gadget Sendiri" yang di adakan oleh sisternet dan bloggercrony  awalnya sih aku ragu buat ikut kelas ini karna menurut aku kegiatan ini di peruntukan bagi para ibu ibu muda yang memang sudah memiliki buah hati dan bisa diterapkan langsung ke anak anak mereka. namun dengan penjelasan dari admin acra kegiatan ini sangat di peruntukan untuk siapa saja terkhususnya bagi para sister.


Kelas dibuka oleh moderator dari Bloggercrony yaitu Wardah Fajri/Owner Digital Kreativ Hub & Pendiri Bloggercrony Community dengan sambutan hangat memberikan rasa hangat suasana kelas. dilanjutkan sambutan dari Sisternet yaitu . Astri Mertiana/Sisternet Partnership Management XL Axiata yang memberikan info bermanfaat untuk para sister mendapatkan informasi informasi positif di era modern seperti sekarang.



 Ilmu yang di tunggu tunggu akhirnya mucul nih yaitu dengan menghadirkan narasumber Tsurayya Syarif Zain,S.Pd.I.,S.Psi.,M.A./Dosen Psikologi, Konselor, Praktisi Pendidikan & Parenting. Menurut survey yang menyatakan anak yang berusia 5-9 tahun sudah memiliki ketergantungan dengan gadget dibanding berinteraksi dengan lingkungan maupun keluarganya. Dengan pengaruh ketergantungan yang sangat signifikan memfokuskan anak pada gadgetnya ini sangat berpengaruh bagi perumbuhan perkembangannya yang belum siap untuk gadget, papar Tsurayya. 

Perngaruh perkembangan anak meliputi :
  • Perkembangan Motorik.
  • Perkembangan Kognitif.
  • Perkembangan Bahasa.
  • Perkembangan Sosial Emosional.
  • dan Perkembangan Identifikasi Gender.
Dengan pengaruh pengaruh yang di bawa oleh gadget yang terlalu dini untuk anak, anak akan sangat cenderung praktis, love of freedom, ambisius, suka hal detail, terlalu fokus dengan media sosial, berlebihan memiliki rasa percaya diri, dan recognition. Ngga mau kan anak kita jadi tergolong anak yang terkena dampak ketergantungan si gadget ini ?

okey, sekarang kapan si anak bisa akses gadget mereka sendiri ? Pengunaan Gadget dan media sosial dapat di diperkenalkan kepada anak pada usia mereka minimal 13 tahun dan tidak di perbolehkan untuk anak yang berusia kurang dari 2 tahun. 
memang gadget memiliki dampak positifnya juga untuk anak yaitu :
  • sebagai media pembelajaran.
  • kesempatan bergabung dengan komunitas.
  • pengayaan kompetensi dan kreativitas.
tapi apakah dampak buruknya tidak ada ? Oh, jelas ada dong.
  • anak akan bingung menentukan identitas diri dan seksual.
  • resiko CYBERBULLYING, SEXTING, terpapar pornografi, hingga depresi.
  • memberikan peluang kejahatan untuk mebahaya privasi
  • kurangnya membaca teknikmembaca tradisional.
Lalu bagaimana peran orang tua agar si anak tidak terpengaruh dengan gadget dan media sosial ? 
  • orang tua wajib selalu mengupgrade diri untuk lebih kreativ untuk mencipkan kegiatan di dalam lingkungan keluarga.
  • jadilah sosok leader bagi anak untuk menjadi panutanpositif untuknya.
  • selalu mawas diri.
  • sebagai role mode.
  • efektif mebangun mental dan karakter anak yang lebih bisa membantu bagi pertumbuhannya.

Nah, gimana sister ? masih mau memberikan gadget ke anak yang belom waktunya berinteraksi dengan gadget dan media sosial ? mari ciptakan generasi sehat tanpa gadget yang aman bagi anak dan keluarga tercinta. 


See next atikel ya sister. ❤