Hi sobat sehat, apa kabarrrr? Hari ini aku mau membahas tentang Food safety untuk ibu hamil. Kehamilan adalah suatu momen yang ditunggu-tunggu oleh pasangan suami istri, siapa sih yang nggak senang diberikan keturunan. Anak adalah harta yang sangat berharga dan tumbuh kembangnya harus dijaga dengan baik sejak sedini mungkin, terutama  sejak di dalam kandungan. Bumil harus menjaga kondisinya tetap fit dan sehat, dan memastikan apa yang dikonsumsi aman untuk janin.

So,let’s got back to the topic

Ibu hamil harus memastikan makanan yang dikonsumsinya aman. Makanan yang aman adalah makanan yang bebas dari, bakteri jahat termasuk toksinnya, parasite atau virus atau kontaminasi senyawa kimia berbahaya . Kamu tahu kan istilah foodborne illness? Atau juga dikenal dengan istilah keracunan makanan, foodborne illness adalah penyakit yang terjadi saat seseorang mengonsumsi  makanan atau minuman yang mengandung  mikroorganisme berbahaya (bakteri, parasit dan virus) serta zat kimia berbahaya (misalnya merkuri , sianida , arsenic, dll ).  Ini penting untuk sobat cerdas ketahui, Wanita hamil dan janin yang sedang bertumbuh di dalamnya berisiko tinggi mengalami  keracunan makanan. Kenapa?  Karena sistem kekebalan tubuh ibu mengalami perubahan selama masa kehamilan, perubahan inilah yang menyebabkan  sistem kekebalan tubuh si ibu akan sulit untuk melawan kuman kuman penyebab penyakit yang terdapat di dalam makanan.

“memangnya kenapa sih dok kalau ibu hamil mengalami keracunan makanan? Berbahaya bagi janin kah?memangnya efeknya apa sih?

Keracunan makanan saat hamil dapat menyebabkan;  permasalahan kesehatan yang cukup serius, keguguran, kematian janin hingga kematian ibu. Berat ringannya kondisi tergantung dengan mikroorganisme penyebab.

Gejalanya keracunan makanan itu seperti apa sih dok?

Gejalanya dapat berupa nyeri perut, muntah, dan diare, kadang-kadang juga disertai gejala seperti flu, seperti demam, nyeri kepala dan nyeri sendi.  Jika mengalami gejala seperti itu setelah mengonsumsi makanan tertentu, maka segera periksakan diri anda ke dokter.

Yang terakhir, bagaimanakah cara agar terhindar dari keracunan makanan saat hamil?

Untuk menghindari keracunan akibat makanan saat hamil, ingatlah 4 tips berikut dan ikuti langkah-langkahnya dengan seksama.

Yaitu, clean, separate, cook , dan chill

Bersihkan, pisahkan, masak dan bekukan.

Clean

  1. Cuci tanganmu dengan air mengalir dan sabun sebersih mungkin
  2. Cuci tangan sebelum dan setelah mengolah makanan, setelah menggunakan kamar mandi, mengganti popok atau menyentuh hewan peliharaan.
  3. Cuci papan untuk memotong makanan, piring, peralatan masak, dan area tempat anda memasak dengan sabun pembersih dan air panas.
  4. Cuci buah-buahan dan sayur-sayuran dengan air mengalir sebersih mungkin.

 

Separate

  1. Pisahkan daging mentah, daging, unggas, dan seafood dari makanan “ready to eat.”
  2. Pisahkan papan pemotong makanan antara daging, unggas dan ikan dengan sayur-sayuran.
  3. Sajikan makanan yang sudah dimasak dalam piring bersih yang sudah dicuci

Cook

  1. Masaklah makanan dengan benar, gunakan temperature makanan untuk mengecek temperature
  2. Masaklah makanan dengan suhu di atas 600 C

Chill

  1. Dinginkan makanan dalam kulkas pada suhu di bawah 40 C, jika di freezer -180C
  2. Masukkanlah makanan yang mudah basi ke dalam kulkas atau bekukan dalam freezer
  3. Konsumsilah makanan yang siap untuk disantap (ready to eat) dan makanan yang mudah basi sesegera mungkin (jangan dibiarkan terlalu lama dalam lingkungan terbuka).

Nah, demikian beberapa tips penting untuk menjaga keamanan makanan, agar terhindar dari kuman-kuman jahat dan keracunan makanan.

Bagi para ibu hamil,tetap semangat, dan jaga kesehatan, semoga sehat terus ibu dan bayinya dan lancar proses persalinannya…