51tiPodSc8L._SX522_
Minyak kayu putih bisa atasi jerawat?

 

Tahukan minyak kayu putih? Orang Indonesia pasti tau donk, ini minyak pasti akan selalu tersedia di rumah-rumah. Fungsinya banyak, bisa meringankan gejala masuk angin, pegel-pegel, flu, hingga ngilangin gatal akibat di gigit serangga. Tapi, akhir-akhir ini, mulai berkembang tren  mengoleskan minyak kayu putih ke kulit wajah yang berjerawat, dengan harapan jerawat akan kempes.

Netizen pun bertanya ,” Benarkah jerawat akan kempes atau hilang setelah dioleskan minyak kayu putih? Aman ga sih untuk kulit. “

Jawaban dokter afri adalahhhhhhhh…

“ tidak aman dan minyak kayu putih sebagai anti jerawat masih  mitos yang belum bisa dibuktikan dengan uji klinis ilmiah”

Minyak kayu putih merupakan hasil penyulingan dari ranting dan daun  kayu putih atau Malaleuca leucadendra atau malaleuca cajuputi, nah malaleuca leucadendra ini merupakan salah satu esensial oil yang dapat mengiritasi dan menimbulkan alergi pada kulit.

Anda bisa lihat dari keterangan yang saya ambil dari website EWG berikut , lihat pada baris kedua pada keterangan skin allergy dan irritation, lumayan berpotensi mengiritasi kulit.

Juga menurut penelitian yang dilakukan oleh penelitian sri esa ilona dan kawan-kawan, disimpulan bahwa “  Cajeput oil irritates more than alcohol and telon oil. Semakin tinggi konsentrasi kajeput oil semakin berpotensi menimbulkan iritasi. “

Juga dalam buku yang dituliskan oleh Robert Tisserand, Rodney Young Essential Oil Safety – E-Book: A Guide for Health Care Professionals , esensial oil yang tidak menimbulkan iritasi kulit walaupun tidak didilusi adalah yang konsentrasinya lebih kecil atau sama dengan 4%

Oleh sebab itu para ilmuan di bidang medis menyarankan bahwa minyak kayu putih hanya boleh dioleskan pada area jaringan kulit yang intak (atau tidak mengalami masalah apapun). Berarti, secara nggak langsung bisa di tarik kesimpulan bahwa minyak kayu putih enggak boleh dioleskan pada kulit wajah yang berjerawat.

Pilihlah terapi jerawat yang pasti pasti aja dan udah teruji klinis, jangan main-main loh dengan kulit wajah, ntar kalau kenapa napa nyesel…

“ Tapi dok, ada temenku ngolesin minyak kayu putih, jerawatnya kempes..”

“ masuk di akal sih, soalnya minyak kayu putih atau cajeput oil memang mengandung senyawa 1,8- cineole yang memiliki khasiat sebagai antibakteri dan antiradang. Cineole ini lah yang berperan mengatasi bakteri peradangan penyebab jerawat, tapiiii… berhubung risiko yang ditimbulka (iritasi) jauh lebih besar dibandingkan manfaatnya, dan belum ada data klinis yang memadai terkait efikasinya dalam mengatasi jerawat, maka lebih baik hindari mengoleskan minyak kayu putih pada kulitmu.

Lagian, konsentrasi minyak kayu putih yang di jual di pasaran cukup tinggi loh, melebihi 4%, ada juga yang 100% pure essensial oil. So, better not try it at all.

Yang terakhir, aku mau menekankan bahwa minyak kayu putih atau kajeput oil  itu ga sama dengan tea trea oil, meskipun genusnya sama (sama-sama dari genus Malaeuca) tapi spesiesnya beda. Minyak kayu putih berasal dari spesies Malaleuca leucadendra atau malaleuca Cajuputiyang bersal dari asia tenggara, termasuk indonesia, sementara tea   trea oil dari spesies malaleuca alternifolia yang berasal dari Australia. Bentuk pohon nya juga beda, bisa kalian lihat pada gambar ini,.

Okeee,, kesimpulannya, mengoleskan minyak kayu putih pada kulit wajah yang berjerawat bukanlah suatu metode yang dibenarkan secara medis.

Referensi

  1. DOI: http://dx.doi.org/10.19100/jdvi.v2i3.91
  2. http://www.mapeki.org/wrj/wp-content/uploads/2014/04/Utilization-of-Melaleuca-leucadendron-Essential-Oil.pdf
  3. Robert Tisserand, Rodney Young Essential Oil Safety – E-Book: A Guide for Health Care Professionals
  4. https://www.ewg.org/guides/substances/15640-MELALEUCALEUCADENDRONCAJUPUTOIL
  5. doi: 1128/CMR.19.1.50-62.2006