Jadi, beberapa tahun yang lalu aku pernah nyobain natural coffee body scrub dari Frank Body, sebuah brand asal Australia. Saat itu lagi hits banget body scrub ini. Katanya si Frank ini bisa menghilangkan stretchmark, jerawat, bekas luka, dan punya sejumlah manfaat lainnya. Aku jelas ngiler dong. Aku belilah si Frank ini, dan ternyata aku suka banget sama hasilnya. Dia bisa banget mencerahkan kulit, mengurangi biang keringat pada bayi, dan menyamarkan stretchmark! Yang aku nggak suka cuman satu: harganya mahal banget ya Allaaah. 300 ribuan gitu untuk 200 gram. Tak sangguuup emak kalo harus beli rutin 😒

Karena aku suka banget sama scrub kopi macam punya si Frank, akhirnya aku nyari alternatif yang harganya lebih murah. Ternyata, merek-merek lokal sudah banyak ngeluarin scrub kopi dan harganya jauuuhhh lebih miring. Salah satunya dari merek Pulchra ini. Lalu, gimana performanya? Apa bisa menyaingi Frank Body? Baca terus sampai habis ya 😊



Detail Produk

Nama: Pulchra Bath Sugar Face and Body Scrub - Coffee
Isi: 100 gram
Harga: IDR 55.000,-
Kedaluwarsa: 4 bulan
Beli di: Pulchra's Shopee official account

Klaim

Pulchra Bath Sugar merupakan scrub badan yang terbuat dari bahan alami. Bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati, meratakan warna kulit serta menutrisi kulit.

Bath Sugar varian coffee terbuat dari kopi robusta yang efektif menyamarkan stretchmark atau selulit, meratakan warna kulit, cocok untuk ibu hamil dan menyusui, serta menyamarkan bekas luka dan gatal.

Ingredients

Robusta Seed Powder, Brown Sugar, Sweet Almond Oil, Salt, Almond Powder, Orange Oil, Vitamin E Oil

Cara Pemakaian

-  Basahi tubuh dan ambil bath sugar secukupnya
-  Gosok perlahan ke seluruh tubuh, diamkan 2-5 menit lalu bilas
- Setelah menggunakan bath sugar, dapat menggunakan sabun atau tidak tergantung kebutuhan.

Kemasan


Seperti si Frank, Pulchra Bath Sugar dibungkus dengan kemasan yang terbuat dari kertas (?) tebal dan di bagian dalamnya dilapisi semacam aluminium foil gitu. Aduh, aku nggak tau namanya apa. Maaf ya, Manteman, aku nggak bisa menjelaskan dengan baik πŸ˜…



Kemasan produk yang baru disegel dengan sangat rapat dan aman. Untuk membukanya, kita harus mengelupas dulu stiker yang ada di bagian atas kemasan, kemudian bagian atas kemasannya itu digunting. Setelah itu baru ketemu klipnya.





Kemasannya dilengkapi klip
Jangan lupa untuk menutup rapat kembali setelah mengambil scrub-nya. Soalnya kalo nggak ditutup rapat, dia bakal jamuran. Aku pernah ngambil kebanyakan, karena dibuang sayang, akhirnya sisa scrub-nya itu kubiarin gitu aja, nggak ditutup. Niatnya mau dipakai lagi buat next scrubbing. Beberapa hari kemudian, pas mau kupake lagi, ternyata sudah jamuran. Akhirnya terpaksa dibuang juga. Jadi, ambil secukupnya aja trus tutup kembali kemasannya rapat-rapat.

Tekstur



Seperti yang bisa kamu lihat di foto, tekstur Pulchra Bath Sugar ini berupa bubuk dengan butiran kecil-kecil seperti gula. Butirannya ini memang kecil, tapi pas digosokkan ke badan rasanya cukup tajam. Jadi pastikan kulit sudah basah saat memakai scrub ini.

Warna

Berbeda dengan scrub Frank Body yang berwarna hitam legam layaknya kopi pada umumnya, Pulchra Bath Sugar Body Scrub Coffee ini warnanya cokelat muda bercampur putih, persis seperti kopi susu. Kalau dicampur air, warnanya jadi cokelat tua.

Aroma

Seperti namanya, scrub badan ini beraroma kopi yang cukup kuat dan khas. Terus ada aroma jeruk juga, which is naturally, karena scrub ini mengandung orange oil juga. Kalau dibandingkan, aroma kopi dan jeruk pada scrub Frank Body lebih kuat dan benar-benar seperti kopi orisinal yang enak banget. Kalau punya Pulchra ini seperti ada aroma susunya juga. Wanginya tuh semacam kopi susu Nesca**. Aku tidak keberatan, karena aroma scrub Pulchra ini enak juga, kok.

Performa

Aku sudah pakai Pulchra Bath Sugar Body Scrub Coffee ini selama kurang lebih tiga mingguan. Seminggu aku pakai dua kali. Aku pakai di seluruh badan, termasuk wajah. Sejauh ini nggak ada masalah sama sekali. Setelah scrubbing dengan bath sugar ini kulit jadi terasa lebih bersih, halus, dan lembut. Setelah dibilas, ada rasa sedikiiit lengket, yang aku yakin berasal dari kandungan oil-nya. Untuk pemilik kulit kering sepertiku, ini bagus sekali, bikin kulit jadi lebih lembap.

Setelah scrub-nya dibilas, sebaiknya sih nggak usah pakai sabun mandi lagi, biar kelembapannya bertahan lama. Cuma, yang namanya orang Indonesia ya kalo belum pakai sabun mandi yang banyak busanya gitu rasanya belum afdol. Jadi, aku tetap pakai sabun mandi setelah scrubbing.

Saat membilas, kita harus benar-benar teliti karena bisa jadi ada butiran yang masih menempel, terutama di area dekat telinga, batas rambut, dan lipatan-lipatan. Itu pula sebabnya aku masih pakai sabun mandi setelah scrubbing, untuk memastikan sisa-sisa scrub sudah hilang sepenuhnya.



Aku sudah pernah coba pakai scrub ini dengan tiga cara.

1. Pertama, aku pakai cara sesuai petunjuk pemakaian, yaitu scrub-nya dalam keadaan kering digosokkan ke kulit yang basah. Hasilnya, scrub bisa nempel ke kulit tapi berjatuhan ke lantai pas digosok, dan rasanya terlalu tajam dan sakit.

2. Yang kedua, cara yang pertama dibalik: scrub-nya dicampur air sedangkan kulitku dalam keadaan kering. Hasilnya, scrub berjatuhan karena dia cepat mengering setelah dioleskan ke kulit dan rasanya masih terlalu tajam dan sakit saat digosok, dan jadi sedikit lebih boros scrub.

3. Terakhir, scrub-nya aku campur air lalu digosokkan ke kulit basah. Cara ini yang paling nyaman buatku, karena scrub-nya nggak berjatuhan dan butirannya jadi nggak terlalu tajam lagi. Tapi, cara ini bikin pemakaian scrub jadi lebih boros ketimbang kedua cara di atas. Normalnya, aku cuma butuh kira-kira 2 sendok teh untuk seluruh badan, tapi kalo dicampur air, aku jadi butuh 3 sampai 4 sendok teh. Tapi, karena ini cara yang paling enak buatku, ya udah, nggak papa deh.

Karena scrub ini bisa dipakai di wajah juga jadinya ini praktis banget. Waktuku untuk melakukan perawatan pribadi tuh terbatas banget karena harus mengurus dua balita juga. Jadi maunya kalo ngapa-ngapain sekalian aja gitu. Ibarat kata, sekali luluran, wajah dan badan beres semua. Dan karena scrub ini aman buat wajah, aku jadi nggak perlu beli scrub khusus wajah lagi. Mayaaan πŸ˜†

Kekurangannya, scrub ini tidak bisa menyamarkan stretchmark, mencerahkan atau meratakan warna kulit seperti klaimnya, setidaknya selama tiga minggu aku pakai ini. Mungkin durasinya harus lebih lama kali ya mengingat bahan-bahannya natural semua.

Dicampur air bikin teksturnya lebih lembut


Oles-oles


Gosok-gosok


Setelah dibilas
Maaf banget, aku lupa bikin foto before-nya πŸ˜…

Final Verdict

Yang aku suka:

- Wanginya kopi banget, bikin rileks
- Multifungsi, bisa dipakai buat scrubbing wajah juga
- Aman buat ibu hamil dan menyusui.
- Butirannya lumayan tajam, tapi bisa diakali dengan dicampur air
- Bikin kulit bersih, halus, dan lembut
- Harganya murah
- Produk asli Indonesia

Yang aku nggak suka:

- Tidak menyamarkan stretchmark
- Tidak mencerahkan atau meratakan warna kulit
- Boros
- Harus beli online

Secara keseluruhan, aku cukup merekomendasikan Pulchra Bath Sugar Body Scrub Coffee ini. Hasilnya memang tidak sedahsyat coffee scrub dari Frank Body, tapi itu bisa dipahami mengingat harganya yang jauh banget jaraknya.

🌟: 3,5 / 5 

Repurchase?

Nope! Kalau ini habis, aku mau nyoba coffee scrub dari brand lain.


Hope it helps,

Gita 😘


Let's be friend 😊

Instagram || Vigo Video || Twitter || Facebook